?>

Kategori: Olahraga

  • Pape Dime Tinggalkan Dewa United Banten, Titip Pesan Juara IBL 2025

    Pape Dime Tinggalkan Dewa United Banten, Titip Pesan Juara IBL 2025

    VISTA NUSANTARA – Pebasket Pape Malick Dime mengatakan dirinya hanya memiliki satu pesan atau harapan bagi Dewa United Banten, yakni tim tersebut harus meraih juara Indonesian Basketball League (IBL) 2025, meski pemain asing itu tidak lagi memperkuat klub.

    “Pesan saya hanya satu yakni rebut gelar juara itu (IBL 2025), karena saya yakin tim ini mampu dan saya akan selalu mendoakan yang terbaik,” kata Dime dalam laman IBL yang dikutip ANTARA di Jakarta, Kamis.

    Ia menyatakan, klub yang bermarkas di Dewa United Arena, Tangerang, itu memiliki peluang besar untuk menjuarai kompetisi musim ini.

    Sebab, materi pemain dan strategi pelatih yang bagus sudah terpenuhi, sebagai syarat untuk menjuarai liga.

    Terbukti saat laga terakhir Dime bersama tim guna melawan klub kuat seperti Kesatria Bengawan Solo, Minggu (23/3) yang lalu, anak asuh Pablo Favarel mampu menumbangkan lawannya itu.

    Pertandingan tersebut juga menjadi kado perpisahan pemain asal Senegal itu bersama Anak Dewa.

    “Laga terakhir yang sangat emosional, sangat banyak emosional di sana, karena saya menyukai tim ini dan semua pemain, serta pelatih,” ujar center berpostur tubuh setinggi 2,06 meter itu.

    Dewa United Banten terpaksa melepas Pape Malick Dime, karena pemain itu diminati klub luar negeri. Ditambah, sejak awal musim pemain berumur 32 tahun itu telah memiliki kesepakatan dengan manajemen, bahwa tidak bisa membela klub selama semusim penuh.

    Selama membela klub tersebut, Dime merupakan pemain yang andal dalam menjaga sisi pertahanan.

    Terbukti, dalam 13 laga yang sudah dilakoni, dia membukukan 34 blok dan 110 rebound.

    Selain itu, pebasket itu juga memiliki kontribusi yang besar di sisi penyerangan, dengan mencetak total 152 poin.

    Kehilangan dia, membuat klub harus segera mencari pemain pengganti untuk mencari tandem atau pelapis Lester Prosper.

    (Red)

  • NPC Sumut Apresiasi Kesetaraan Bonus Atlet Peparnas Dan PON

    NPC Sumut Apresiasi Kesetaraan Bonus Atlet Peparnas Dan PON

    VISTA NUSANTARA – National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara mengapresiasi Pemprov Sumut yang menyamaratakan bonus untuk atlet berprestasi peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan atlet disabilitas yang berprestasi di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas).

    Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting di Medan, Kamis, mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution yang menyamaratakan bonus atlet PON dengan Peparnas.

    Alan Sastra mengatakan hal tersebut merupakan penantian panjang atlet dan pelatih NPC, setelah pemerintah pusat terlebih dahulu menyamakan bonus atlet difabel dan non difabel.

    “Terima kasih kepada pak gubernur karena ini sebuah sejarah untuk NPC dan atlet-atlet difabel karena setelah Peparnas ketiga kali baru doa kita dikabulkan untuk kesetaraan. Harapannya, ini perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terus berlanjut karena atlet kita juga prestasinya sangat membanggakan,” katanya.

    Ia mengatakan pihaknya juga mengapresiasi kebijakan Gubsu Bobby Nasution, yang akhirnya memutuskan agar beban pajak bonus ditanggung pemerintah provinsi. Itu berarti, atlet dan pelatih menerima tali asih full tanpa ada potongan pajak.

    “Insyaallah, kalau hari ini kita menginput data-datanya ini dikejar, mudah-mudahan nanti sebelum Lebaran disalurkan kepada atlet dan pelatih. Kita menyesuaikan apa yang didapat atlet PON,” katanya.

    Apresiasi juga dikatakan atlet para angkat berat NPC Sumut, Nurtani Purba yang meraih medali emas di Peparnas 2024 Solo, Jawa Tengah.

    “Alhamdulillah, kami mengucap terima kasih sebesar-besarnya kepada gubernur karena inilah yang kami nanti sejak dulu. Ini pasti menjadi motivasi tambahan bagi kita untuk bisa meraih prestasi lebih baik di event selanjutnya demi nama harum daerah Sumut,” katanya.

    (Red)

  • Pelatih Rajawali Puji Perkembangan Pemain Lokal

    Pelatih Rajawali Puji Perkembangan Pemain Lokal

    VISTA NUSANTARA – Pelatih Rajawali Medan Arif Gunarto mengaku senang melihat perkembangan pemain lokal milik klubnya, karena sudah mulai banyak berkontribusi untuk membantu tim dalam setiap pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

    Menurut dia, para pemain lokal sudah bisa menunjukkan jati diri sebenarnya, sehingga perlahan melepaskan diri dari ketergantungan kepada pemain asing yang ada di dalam tim.

    “Saya cukup senang dengan perkembangan tim, terutama para pemain lokal, karena mereka mulai lebih percaya diri, membuktikan diri, dan perlahan mengangkat tim ini,” kata Arif dalam laman IBL yang dikutip ANTARA di Jakarta, Kamis.

    Ia menjelaskan, mentalitas anak asuhnya sudah perlahan terbentuk dan terasah, walaupun hingga 13 laga sejak awal musim belum pernah menang.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, seperti Darryl Winata yang tampil mengesankan, saat membukukan 20 poin melawan juara IBL 2024, Pelita Jaya Jakarta, pada Sabtu (22/3) lalu.

    Sang pemain, ujar Arif, mulai menunjukkan tajinya selaku pemain yang bisa mengangkat moral bertanding bagi rekan-rekan setimnya yang lain, meski akhirnya harus kalah dengan skor 77-94.

    “Seperti apa yang dilakukan Darryl pada pertandingan itu. Saya berikan kepercayaan dan dia berhasil menjawabnya,” ujar pelatih yang menggantikan peran Raoul Miguel Hadinoto sejak bulan lalu itu.

    Arif selalu menekankan bahwa, timnya tidak boleh bergantung kepada pemain asing seperti Quintin Dove, yang selama ini menjadi mesin utama dalam mendulang poin.

    Sebab, tambah dia, semua pemain harus berkontribusi poin di setiap pertandingan, sehingga lawan juga akan sulit untuk membendung serangan tim.

    Rajawali Medan menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang dalam 13 laga yang sudah dilakoni atau hingga separuh musim babak reguler.

    Julius Caesar Wongso dan kawan-kawan, kini menghuni dasar klasemen sementara IBL Gopay 2025, yakni peringkat ke-14.

    (Red)

  • Pemprov NTB Serahkan Bonus Rp31 M Untuk Atlet PON 2024

    Pemprov NTB Serahkan Bonus Rp31 M Untuk Atlet PON 2024

    VISTA NUSANTARA  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat menyerahkan bonus uang bagi atlet peraih medali di PON Aceh-Sumut 2024 dengan jumlah yang dialokasikan sebesar Rp31 miliar.

    “Ini bentuk komitmen Pemprov NTB kepada atlet agar terus memperbaiki prestasi dengan investasi pembinaan yang baik,” ujar Gubernur Lalu Muhamad Iqbal didampingi Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB Mori Hanafi dan Kadis Dispora Tri Budiprayitno pada penyerahan bonus atlet, menurut siaran pers diterima wartawan di Mataram, Kamis.

    Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan regenerasi dan menciptakan juara baru membutuhkan pelatih dan ekosistem olahraga yang memperhatikan setiap kelemahan dan potensi yang ada.
    Sementara Ketua KONI NTB, Mori Hanafi mengungkapkan syukur bahwa pencairan bonus ini merupakan apresiasi cepat Pemprov dan akan menjadi motivasi bagi atlet dan pelatih untuk memperbaiki prestasi di masa depan.

    Alokasi anggaran yang disiapkan untuk pemberian bonus ini mencapai Rp31 miliar. Pemprov memberikan bonus sebesar Rp350 juta bagi atlet yang meraih medali emas.

    Selain itu, untuk medali perak sebesar Rp250 juta dan medali perunggu sebesar Rp150 juta. Tidak saja atlet, bonus juga akan diberikan kepada para pelatih.

    Dalam PON XXI tahun 2024, NTB meraih 16 medali emas. Dari 54 cabang olahraga mendapatkan medali. Selain dari olahraga yang serangkai dengan PON yakni Porwanas bagi wartawan olahraga dan Peparnas bagi penyandang disabilitas.

    (Red)

  • Pemprov Papua Salurkan Bonus Rp25 M Untuk Atlet PON Dan Peparnas

    Pemprov Papua Salurkan Bonus Rp25 M Untuk Atlet PON Dan Peparnas

    VISTA NUSANTARA – Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong menyebutkan bonus bagi atlet berprestasi di ajang PON dan Peparnas pada 2024 telah disalurkan dengan total yang disiapkan mencapai Rp25 miliar yang masuk dalam APBD 2025.

    “Penyaluran bonus ini memang memerlukan waktu karena ada beberapa persyaratan administrasi yang harus diselesaikan,” katanya seusai melakukan penyerahan secara simbolis di Gedung Negara,Kota Jayapura, Kamis (27/3).

    Menurut Ramses, mekanisme pemberian bonus ini langsung melalui rekening masing-masing atlet.

    “Besaran bonus untuk peraih medali emas perorangan di PON maupun Peparnas adalah Rp120 juta, sedangkan emas beregu Rp60 juta,” ujarnya.

    Sementara atlet peraih medali perak perorangan akan menerima Rp80 juta dan perak beregu Rp40 juta. Lalu untuk atlet peraih medali perunggu perorangan Rp50 juta, dan beregu Rp30 juta.

    “Sedangkan para pelatih peraih medali emas mendapatkan bonus Rp35 juta, asisten pelatih Rp30 juta, dan pendamping Rp15 juta,” katanya.

    Dia menambahkan, pelatih peraih medali perak Rp30 juta, asisten pelatih Rp25 juta, dan pendamping Rp15 juta.

    “Pelatih medali perunggu Rp 25 juta, asisten pelatih Rp 20 juta, dan pendamping Rp 15 juta,” ujarnya lagi.

    Dia menjelaskan meski nominal tidak sebesar edisi sebelumnya namun pihaknya berharap para atlet tetap bersyukur dan menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi.

    Sementara itu Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua, Jayakusuma, mengatakan apresiasinya kepada pemerintah daerah atas komitmen mereka dalam memberikan penghargaan kepada atlet-atlet berprestasi.

    “Kami sangat berterima kasih di mana pemerintah telah memenuhi janji sebelum Lebaran. Ini adalah bentuk penghargaan kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama baik Papua di tingkat nasional,”katanya.

    (Red)

  • Timnas 3×3 Putri Lolos Ke Babak Utama FIBA Asia Cup 2025

    Timnas 3×3 Putri Lolos Ke Babak Utama FIBA Asia Cup 2025

    VISTA NUSANTARA – Tim nasional bola basket 3×3 putri Indonesia berhasil lolos ke babak utama FIBA Asia Cup 2025 usai menundukkan Makau dengan skor 22-13 pada babak kualifikasi yang digelar di OCBC Square, Singapura, Kamis malam.

    Dikutip dari laman Instagram @fiba3x3 di Jakarta, pada pertandingan itu Angelica Jennifer Chandra dan kawan-kawan berhasil memastikan kemenangan melalui tembakan dua angka Natasya Amelia serta Thasya Heri, saat laga tersisa sisa 47 dan 37 detik.

    Kemenangan tersebut membuat Garuda Pertiwi mengantongi total dua kemenangan dan satu kekalahan dalam babak kualifikasi itu.

    Indonesia yang tergabung dalam grup D kualifikasi, berhasil menuai hasil positif usai kalah 13-15 melawan Turkmenistan, pada Kamis siang.

    Sementara itu, hari sebelumnya atau hari pertama babak kualifikasi, Rabu (26/3), Indonesia berhasil menang 17-5 melawan Papua Nugini.

    Pada awalnya, Indonesia tertinggal 0-2 dari lawannya. Namun Natasya mencetak dua angka dengan tembakan jarak jauh dan setelah itu poin demi poin berhasil dikumpulkan anak asuh Fandi Andika Ramadhani.

    Perolehan poin Papua Nugini terhenti di menit ke-6, poin kelima berhasil didapatkan. Sedangkan Natasya dan rekannya, terus membombardir lawan hingga akhir.

    Hasil dua kemenangan dan satu kekalahan yang didapat timnas 3×3 putri Indonesia itu, membuat mereka menempati peringkat pertama klasemen grup D dalam babak kualifikasi, sekaligus meloloskan diri ke babak utama.

    Selanjutnya, timnas tersebut akan melawan Australia, Sabtu (29/3) siang dan Filipina pada malam harinya.

    Berikut daftar pemain timnas 3×3 putri Indonesia:

    1. Angelica Jennifer Chandra

    2. ⁠Christine Aldora Tjundawan

    3. ⁠Natasya Amelia Putri

    4. ⁠Thasya Heri Saputera

    (Red)

  • PBSI Terapkan Sistem Degradasi Atlet Sepanjang Tahun

    PBSI Terapkan Sistem Degradasi Atlet Sepanjang Tahun

    VISTA NUSANTARA  – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengubah sistem promosi dan degradasi pelatnas yang memungkinkan atlet terdepak kapan saja jika tidak menunjukkan performa maksimal, tanpa harus menunggu evaluasi berkala seperti sebelumnya.

    Wakil Ketua Umum I PBSI Taufik Hidayat mengatakan sistem baru ini diterapkan untuk memastikan hanya atlet terbaik yang tetap menghuni pelatnas.

    “Jadi sistemnya tidak seperti dulu yang menunggu setahun untuk promosi dan degradasi. Sekarang bisa kapan saja. Kalau sudah diberikan banyak kesempatan bertanding tapi tidak ada hasil, buat apa dipertahankan? Lebih baik beri kesempatan kepada yang lebih potensial,” kata Taufik kepada pewarta di Jakarta, Rabu (26/3).

    Sebelumnya, sistem promosi dan degradasi dilakukan setiap enam bulan hingga satu tahun. Namun, PBSI kini menerapkan sistem yang lebih ketat.

    Keputusan ini bertujuan mempercepat regenerasi pemain dan memberikan kesempatan bagi atlet muda berbakat untuk tampil di turnamen internasional.

    Evaluasi atlet akan didasarkan pada hasil turnamen BWF dan multi-event. Selain itu, keputusan promosi dan degradasi tetap mempertimbangkan masukan dari tim pelatih serta data performa atlet.

    “Keputusan ini dibuat dengan pertimbangan matang dari pelatih teknik, fisik, dan semua data capaian atlet. Dengan sistem yang lebih fleksibel, regenerasi bisa berjalan lebih cepat,” ujar Taufik.

    PBSI berharap kebijakan ini dapat meningkatkan daya saing atlet Indonesia di kancah internasional serta memastikan pelatnas diisi oleh pemain yang benar-benar layak.

    Seperti diketahui, sepanjang musim 2025 pencapaian atlet belum benar-benar maksimal. Bahkan yang paling menyita perhatian adalah kegagalan wakil Indonesia mempertahankan gelar di BWF World Tour Super 1000 All England 2025.

    Dari 11 wakil yang bertanding di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut, tak satu pun yang mampu membawa pulang gelar juara.

    Hasil ini bukan sekadar kekalahan, tetapi alarm keras bagi pembinaan bulu tangkis nasional yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di dunia.

    Kegagalan terbesar datang dari sektor ganda putra, yang selama bertahun-tahun menjadi andalan.

    Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menjadi wakil terjauh Indonesia di turnamen ini dengan menembus final. Namun, mereka harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dengan skor 19-21, 19-21.

    Lebih mengejutkan, dua juara bertahan dari tahun sebelumnya, Jonatan Christie di sektor tunggal putra dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra, justru tersingkir di babak kedua.

    Ini menjadi pukulan telak, terutama setelah PBSI mengklaim bahwa persiapan menghadapi All England 2025 dilakukan sudah cukup matang.

    Sejak lama, Indonesia menjadi salah satu kekuatan utama di All England dengan total 52 gelar juara. Tradisi juara ini bahkan sempat terjaga di sektor ganda sejak 2016, kecuali pada 2021 akibat pandemi COVID-19.

    Namun, tren positif itu kini terhenti, menandakan ada persoalan mendasar dalam sistem pembinaan.

    (Red)

  • Menpora Dampingi Presiden Prabowo Serahkan Zakat Ke Baznas

    Menpora Dampingi Presiden Prabowo Serahkan Zakat Ke Baznas

    VISTA NUSANTARA – Hari Kamis (27/3) sore, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo turut mendampingi Presiden Prabowo menyerahan Zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta.

    Menpora Dito hadir mengenakan pakaian batik bercorak warna cokelat, serta mengenakan peci hitam bersama dengan para menteri Kabinet Merah Putih dan tamu undangan lainnya. Sementara, Presiden Prabowo mengenakan pakaian putih lengan panjang serta peci hitam.

    Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengapresiasi peran penting dan kerja keras Baznas baik di dalam maupun di luar negeri. Presiden juga mengajak jajarannya untuk terus meningkatkan peran penting Baznas.

    “Terima kasih Baznas. Mari kita bekerja dan berusaha untuk memperkuat Baznas kita dalam beberapa bidang, menteri-menteri, K/L yang punya otoritas mungkin bisa berpikir caranya bagaimana menyalurkan lebih banyak kekuatan kepada Baznas kita,” ujar Presiden.

    Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo secara langsung menyerahkan zakat kepada Baznas. Momen ini menunjukkan teladan bagi seluruh umat muslim, khususnya para pejabat negara, untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi.

    Ketua Baznas Noor Achmad menyampaikan, capaian dan peran strategis BAZNAS dalam mendistribusikan zakat kepada masyarakat. Penyaluran Baznas kepada masyarakat lanjutnya, setiap tahun rata-rata meningkat.

    “Pada tahun ini alhamdulillah potensi zakat kita masih seperti tahun kemarin Rp 327 triliun. Tetapi baru dapat mengumpulkan sebanyak Rp 41 triliun se Indonesia,” kata Noor Achmad.

    “Baznas Pusat di Jakarta kami kumpulkan sebanyak Rp 1,2 triliun. Jumlah ini meningkat dari tahun 2021 Rp 500 miliar, tahun 2022 Rp 634 miliar, tahun 2023 Rp 882 miliar, tahun 2024 Rp 1,2 triliun dan insha Allah tahun 2025 ini kami targetkan Rp 1,35 triliun,” imbuhnya.

    Turut hadir serta menyerahkan zakat kepada Baznas dalam kesempatan tersebut yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan sejumlah direktur utama BUMN.

    (Red)

  • Menpora Dukung Pelantikan Dan Program Kepemudaan AMMDI

    Menpora Dukung Pelantikan Dan Program Kepemudaan AMMDI

    VISTA NUSANTARA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menerima audiensi Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (AMMDI), Rabu (26/3) siang di Lantai 10 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan.

    Kedatangan jajaran AMMDI ini dipimpin Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) KH Choirul Anam. Disampaikan, kunjungan ini berkaitan rencana pelantikan Pengurus PP AMMDI yang dirangkai Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tingkat Nasional dan Pembahasan Sinergi Program bidang Kepemudaan.

    Ketum Choirul menguraikan, MDI bersama AMMDI telah lama hadir memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam dakwah agama Islam. Di bidang kepemudaan, MDI melalui AMMDI gencar melakukan kegiatan-kegiatan dakwah yang menyasar generasi muda dengan mengusung semangat kebangsaan.

    “Agar MDI bisa lebih merangkul kaum milenial, kami salah satunya memiliki target satu desa satu dai. Kami juga melakukan kegiatan dakwah pada kaum ibu-ibu melalui sayap perempuan Korps Perempuan MDI,” jelas Ketum MDI.

    Disampaikan, AMMDI dalam waktu dekat akan melakukan pelantikan pengurus pusat sekaligus pelatihan kepemimpinan pemuda tingkat nasional dan pembahasan sinergi program bidang kepemudaan. Dalam hal ini diharapkan Menpora Dito bisa hadir menjadi keynote speaker dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari 25 sampai 26 April mendatang.

    “Kami berharap Mas Menteri bisa hadir dan memberikan keynote speech, sekaligus memberikan pengarahannya,” harap Ketum PP AMMDI Safrin Yusuf.

    Menpora menyambut baik kunjungan MDI bersama AMMDI ini. Menpora Dito menyatakan Kemenpora siap berkolaborasi khususnya di bidang kepemudaan. Apalagi MDI selain mendorong hadirnya para dai muda, juga memiliki kepedulian dalam penguatan ekonomi para pendakwah.

    “Sukses terus untuk MDI dan AMMDI. Nanti silakan dikoordinasikan saja, dikolaborasikan, khususnya berkaitan moderasi agama. Untuk acara pelantikan, insyaallah saya hadir,” tutur Menpora.

    Hadir mendampingi Menpora Dito dalam audiensi ini Staf Khusus Menpora Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati.

    (Red)

  • Menpora Dukung Merdeka Marathon 2025

    Menpora Dukung Merdeka Marathon 2025

    VISTA NUSANTARA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi Direktur LPDUK Ferry Kono yang hadir bersama Chairman of Artek Group Danny Manan, Marketing Director Metha dan Running Community Ussy Sulistiawaty. Menpora Dito dukung rencana pelaksanaan Merdeka Marathon Agustus 2025 mendatang.

    Kepada Menpora Dito, Direktur LPDUK Ferry Kono selaku promotor menyampaikan, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia akan diadakan kegiatan lari Marathon bertajuk Merdeka Marathon 2025.

    “Menyambut HUT ke-80 tahun Kemerdekaan RI salah satu inisiatif acaranya adalah Marathon dan nanti akan di jelaskan oleh teman-teman. Dan diacaranya itu akan dikolaborasikan dengan kegiatan Kemenpora yaitu Indonesia Sport Industry Summit (ISIS) dan akan ada expo dan sebagainya,” ujarnya.

    “Kita hadir ini Pak Menteri menindaklanjuti diskusi dengan LPDUK sekitar dua setengah bulan lalu perihal ide untuk mengadakan satu event Marathon yang nantinya akan didukung oleh World Athletics,” imbuh Danny Manan.

    Usai berdiskusi, Menpora Dito menyambut baik dan mendukung rencana pelaksanaan Merdeka Marathon yang rencananya akan dilaksanakan pada 8-10 Agustus 2025 mendatang di Indonesia Arena.

    “Ini bagus karena ada culture sekaligus menggabungkan dengan sport industry summitnya. Tapi, karena adanya dua event yang mirip sebelum dan sesudahnya itu dan ada logo Kemenporanya dan waktunya relatif singkat, mungkin lebih ke half marathon yang mungkin akan relatif aman,” kata Menpora Dito.

    Merdeka Marathon 2025 direncanakan akan menyediakan kategori 5K, 10K, Half Marathon, Full Marathon, Fun Run dan Virtual Run. Kegiatan ini bermakna perayaan persatuan dan kemerdekaan yang menampilkan festival olahraga dan budaya terbesar yang merayakan kebersamaan Indonesia.

    Merdeka Marathon 2025 menjadi yang pertama dengan LED dan cultural checkpoint. Selain lari akan ada konser musik dan event yang mendapatkan dukungan resmi dari Kemenpora dan komunitas olahraga yang menjadikannya event kelas dunia.

    Turut hadir, Tim Inaspro, Tim Gebyar Komunisi lainnya selaku Organizer Event, Business Head Gona, Strategic Planner Putra, Project Manager Rayhan, Race Management Advisor Iyek dan Race Management Zaki.

    (Red)

     

?>