Kategori: Olahraga
-
Muhammad Reza Al Fajri Melaju ke Babak 32 Besar Indonesia International Challenge 2024
VISTA NUSANTARA — Tunggal putra Indonesia Muhammad Reza Al Fajri melangkah ke babak 32 besar turnamen Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya, Rabu.Fajri memenangkan laga 64 besar atas wakil Jepang Yudai Okimoto melalui pertarungan rubber game 21-18, 17-21, 21-16.Dikutip dari keterangan resmi PP PBSI, pemain asal Makassar itu mengaku sempat kehilangan fokus saat sudah unggul di gim pertama. Perlahan permainan Fajri mulai membaik di gim penentuan untuk akhirnya meraih kemenangan lewat pertarungan yang berlangsung dalam tempo 1 jam 10 menit.“Saya membutuhkan sedikit adaptasi di arena pertandingan setelah pindah sisi lapangan. Karakteristiknya sangat berbeda dari tahun lalu sehingga saya sempat kesulitan mengolah serangan yang ingin saya lancarkan. Dengan bermain lebih sabar, saya perlahan bisa menguasai dan akhirnya mampu meraih kemenangan,” ungkap Fajri.Dengan hasil ini, maka Fajri akan menghadapi pemenang laga antara Aditya Bapineedu Goparaju (India) melawan Ong Zhen Yi (Malaysia) di 32 besar.Menghadapi babak kedua nanti, tunggal putra ranking 239 dunia itu ingin memberikan yang terbaik melalui persiapan yang maksimal.“Saya punya target di turnamen ini. Saya mempersiapkan diri dengan matang dan semoga hasilnya bisa memuaskan,” kata Fajri.Di sisi lain, tunggal putri Deswanti Hujansih Nurtertiati terhenti di babak pertama usai kalah dari wakil Malaysia Ling Ching Wong dengan skor 21-15, 10-21, 18-21.“Saya masih punya banyak kekurangan. Pastinya saya mencoba bermain lebih konsisten lagi di setiap turnamen dengan berlatih lebih keras lagi,” ujar Deswanti.*** -
Taufik Hidayat Siap Tingkatkan Prestasi Atlet Indonesia sebagai Wamenpora
VISTA NUSANTARA — Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat mengatakan dirinya ingin membuktikan dapat mengelola atlet-atlet Indonesia agar berprestasi di level dunia dengan jabatan baru yang diamanatkan kepadanya.“Jadi saya juga ingin membuktikan tidak hanya di lapangan bulu tangkis bisa juara. Tapi, bagaimana tata cara mengelola atlet, membesarkannya agar menjadi prestasi dunia yang lebih baik lagi,” kata Taufik Hidayat dalam acara ramah tamah di Wisma Kemenpora sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenpora di Jakarta, Selasa.
Taufik sebagai peraih medali emas dari cabang bulu tangkis untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004 tersebut mengaku merasa bangga dapat kembali ke Kemenpora menjadi wakil menteri setelah sebelumnya bergabung dengan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan pernah menjadi Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga saat dipimpin Imam Nahrawi.
“Semoga dengan kehadiran saya bisa membantu Pak Menteri meningkatkan prestasi olahraga lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, Presiden Prabowo telah mengingatkannya agar mampu membantu Menpora Dito Ariotedjo menuju cita-cita peningkatan prestasi olahraga pada Olimpiade 2028 dan ajang multivent lainnya.
“Target besarnya adalah di Olimpiade 2028, tetapi sebelum ke Olimpiade 2028 akan banyak multievent yang harus diikuti SEA Games, Asian Games dan sebagainya juga menjadi perhatian secara prioritas,” ujarnya.
Taufik memastikan akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan menterinya terkait tugas-tugas yang ada di Kemenpora khususnya terkait bidang olahraga dan kepemudaan.
Intinya, kata dia, seperti apa arahan menteri akan dijalankan sesuai amanah dari presiden yang tujuan akhirnya adalah peningkatan prestasi olahraga.
“Saya dan pak menteri insya Allah akan membuktikan itu, beri kesempatan kami untuk bekerja lebih baik. Yang pasti saya pernah merasakan sebagai atlet jadi saya tahu dan harus membuktikan kalau saya tidak hanya juara di lapangan bulu tangkis saja,” ujarnya.***
-
Dhinda Amartya Hadapi Wakil Taiwan di Babak 32 Besar Surabaya
VISTA NUSANTARA — Tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menembus babak utama turnamen Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya, Selasa.Berlaga di GOR Jatim Expo, Surabaya, pemain kelahiran 13 Juni 2006 itu menembus babak utama seusai mengalahkan wakil Malaysia Yi Xing Ung dengan skor 21-11, 21-17.Dikutip dari keterangan resmi PP PBSI, Dhinda mengaku sudah mulai menemukan bentuk kepercayaan diri dan dapat mengatur pola permainannya untuk lebih tenang lagi terutama saat tertinggal saat berlaga hari ini.“Dhinda menghadapi lawan tangguh di babak kualifikasi. Beberapa kali lawan bisa mengatur tempo permainan saya. Saat mendapat tekanan, saya banyak melakukan kesalahan sendiri sebelum akhirnya bisa keluar dari tekanan dan meraih kemenangan di laga ini,” ungkap Dhinda.Juara Seleknas 2024 itu mengaku saat ini sudah bisa melupakan kekalahan menyakitkan di Kejuaraan Dunia Junior 2024 saat tersingkir di 32 besar seusai kalah dari wakil China Xu Wen Jing 10-21, 14-21.“Setelah tampil di BWF World Junior Championships 2024, Dhinda banyak melakukan evaluasi untuk bermain lebih tenang lagi. Saya mencoba untuk tidak terburu-buru dalam melakukan serangan,” ungkap Dhinda.“Tentu pengalaman tampil di BWF World Junior Championships 2024 tidak bisa terlupakan buat Dhinda mengingat lawan yang saya hadapi di sana menjadi juara,” ujarnya menambahkan.Dengan hasil ini, Dhinda akan berhadapan dengan wakil Taiwan Hung Yi-Ting di babak utama Indonesia International Challenge. Ia mengaku siap bersaing dengan pemain yang memiliki pengalaman lebih banyak.“Dhinda tidak mau melewatkan kesempatan dan ingin memberikan permainan terbaik. Tentu Dhinda banyak belajar dari pengalaman tampil di turnamen sebelumnya untuk bisa lebih baik saat berlaga di ajang ini,” kata Dhinda.Selain Dhinda, sektor tunggal putri Indonesia pada Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya menurunkan Ruzana, Chiara Marvella Handoyo, Mutiara Ayu Puspitasari, Deswanti Hujansih Nuertertiati, Kyla Legiana Agatha, Yulia Yosephine Susanto, Bilqis Prasista, dan Aisyah Sativa Fatetani.Babak 32 besar Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya bakal digelar mulai Rabu (23/10).*** -
Atlet Berkuda Papan Atas Bersaing Ketat di KHI Jogja Istimewa 2024
VISTA NUSANTARA — Sebanyak 180 ekor kuda dari 30 tim atau stable meramaikan kejuaraan KHI Jogja Istimewa 2024, yang berlangsung di Kawedan Bangun Kerto Turi Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 16 sampai 20 Oktober silam.Kejuaraan ini melombakan kategori dressage (tunggang serasi) dan show jumping (lompat rintangan), dengan total hampir 900 peserta yang berpartisipasi.“Alhamdulillah kejuaraan berjalan lancar, para atlet dan kuda-kuda juga selamat hingga akhir pertandingan, dan yang terpenting semua yang ikut di kejuaraan ini bisa menikmatinya.” kata President of Event KHI Jogja Istimewa 2024 Sapta Nugraha seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pewarta di Jakarta, Senin.Selain dihadiri para peserta dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta sebagai tuan rumah, kejuaraan kali ini juga diikuti oleh tim-tim dan atlet-atlet berkuda papan atas Indonesia dari DKI Jakarta dan Jawa Barat yang merupakan kiblat olahraga berkuda equestrian di tanah air.“Saya berharap agar atlet-atlet dari daerah bisa menyerap ilmu dan pengetahuan tentang berkuda dari para atlet berkuda profesional yang hadir di kejuaraan ini sekaligus bisa berkompetisi dengan mereka tanpa perlu jauh-jauh datang baik ke Jakarta atau Jawa Barat, karena kesempatan ini tentu jarang sekali terjadi dimana para Atlet berkuda profesional bisa berkumpul dalam satu kejuaraan berkuda di tingkat daerah.” lanjut Sapta.Pada kejuaraan tersebut, hadiah utama berupa satu unit Honda Brio berhasil direbut oleh Yanyan Hadiansyah dan kuda DSP Toscana yang mewakili Almor Stable dari kelas pertandingan paling bergengsi yakni SJ 115 Cm Open.Sebelum berhasil membawa pulang hadiah utama tersebut, Yanyan harus bersaing ketat dengan 21 peserta lainnya yang merupakan para atlet berkuda papan atas nasional dengan kuda-kuda yang memiliki kemampuan mumpuni melalui dua babak pertandingan ditambah satu babak Jump Off yang digelar dalam dua hari.Hasil akhir pertandingan Yanyan dan kuda DSP Toscana unggul dengan meraih hasil Clear Round di ketiga babak tersebut dengan catatan waktu tercepat di babak Jump Off 41,03 detik diikuti oleh Arserl Rizki Brayudha (Aragon Equestrian Sport), Agung Riyanto (TKM ART Team), dan Riko Ganda Febryanto (Denkavkud Aragon Equestrian Sport).*** -
Desak Rita Kusuma Dewi Raih Emas di IFSC Madrid 4 Speed
VISTA NUSANTARA — Desak Made Rita Kusuma Dewi menyegel medali emas nomor speed putri dalam IFSC Madrid 4 speed di Madrid pada Minggu.Dalam final, Rita mencatat waktu tercepat 6,49 detik untuk mengungguli atlet panjat tebing Korea Selatan, Jimin Jeong, yang finis dengan catatan waktu 6,74 detik.Rekan senegara Rita, Salsabilah Rajiah menempati peringkat ketiga usai finis dengan catatan 9,65 detik.Pada speed putra, Veddriq Leonardo harus puas dengan medali perunggu setelah peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu finis dengan catatan 5,11 detik.Dia kalah cepat dari atlet panjat tebing China Jianguo Long yang finis dengan 4,98 detik dan atlet Kazakhstan Amir Maimuratov.Berbeda dengan kejuaraan sebelumnya, format kejuaraan 4 speed mempertandingkan empat atlet secara langsung untuk bersaing dalam empat jalur, lane A hingga D.Pada babak kualifikasi, penghitungan waktu tercepat diukur setelah atlet menjajal setiap lane mulai A sampai D.Usai melewati babak kualifikasi, atlet yang memasuki 16 teratas akan melaju ke 16 besar dalam format grup. Mereka dibagi empat grup yang masing-masing dihuni empat atlet.Dua atlet tercepat dalam setiap grup otomatis mendapatkan tiket semifinal, untuk memperebutkan empat tiket pada final.Pada final, empat finalis beradui kecepatan di empat lane untuk memperebutkan podium pertama hingga ketiga.Format baru ini untuk pertama kali dilombakan dalam IFSC. Desak merebut medali emas dan kemudian menjadi modal penting Indonesia untuk menjadi negara kuat dalam format 4 speed.Hasil IFSC Madrid 4 speed seperti dikutip laman IFSC:Putra1. Jianguo Long – China (Emas)2. Amir Maimuratov – Kazakhstan (Perak)3. Veddriq Leonardo – Indonesia (Perunggu)Putri1. Desak Made Rita Kusuma Dewi – Indonesia (Emas)2. Jimin Jeong – Korea Selatan (Perak)3. Salsabilah Rajiah – Indonesia (Perunggu) -
Tim Woodball Indonesia Raih Tiga Emas di Piala Dunia 2024
VISTA NUSANTARA — Indonesia mengawinkan gelar juara single stroke Piala Dunia Woodball 2024 di Shangyu, China, Sabtu setempat, sehingga total membawa pulang tiga medali emas dan dua medali perak.Medali emas dipersembahkan Muhammad Khadiq, Susila Marga Nugraha, Untung Ariska, dan Pratama Aditya dalam stroke beregu putra. Marga meraih medali emas keduanya dari stroke tunggal putra setelah mengalahkan Aditya.Medali emas ketiga disumbangkan Siti Mashita dari stroke tunggal putri. Siti juga meraih medali perak stroke ganda campuran bersama Marga.“Alhamdulillah bersyukur dan sangat senang sekali bisa mengibarkan bendera Merah Putih di China dan bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia,” kata Marga dalam sebuah pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu.Ini penampilan kedua Marga dalam Piala Dunia Woodball setelah edisi 2013. Ia mengaku lebih siap tampil karena sudah lebih jeli membaca kekuatan lawan.“Apalagi ini mainnya dari PON ke World Cup sangat dekat, jadi auranya masih terbawa, on fire banget untuk berjuang,” lanjutnya.Keberhasilan ini membanggakan Indonesia, terutama setelah menghadapi tim-tim kuat seperti China, Hongkong, dan Taiwan.Para atlet Indonesia menunjukkan performa luar biasa bagus dan semangat juang yang tinggi sehingga menandingi lawan-lawannya.“Ini hasil kerja keras semua pihak, termasuk para atlet, pelatih, dan tentu saja dukungan dari pengurus provinsi yang sudah berkomitmen untuk melahirkan atlet-atlet hebat woodball yang telah membawa harum nama bangsa di kancah dunia,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji.*** -
Menpora Dito Ariotedjo Luncurkan Inaspro untuk Majukan Industri Olahraga
VISTA NUSANTARA — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo meluncurkan Indonesian Sport Promotor (Inaspro) untuk mendorong kemajuan industri olahraga yang berlangsung di Senayan Park, Jakarta, Jumat malam.“Setelah ada Inaspro ini ke depan akan bermanfaat bagaimana nantinya bisa proaktif untuk mendorong majunya industri olahraga” kata Menpora Dito Ariotedjo kepada pewarta.Menpora mengatakan bahwa Inaspro, yang merupakan sebuah promotor olahraga, hadir di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora yang berfungsi sebagai motor penggerak dan jembatan segala potensi dari atlet, event, serta seluruh ekosistem olahraga bertaraf nasional maupun internasional.Dengan adanya Inaspro, Dito berharap berbagai produk lokal juga akan merasakan efek domino untuk bisa lebih maju dalam dunia industri olahraga.“Olahraga adalah kekuatan yang dapat menyatukan bangsa, membentuk karakter, dan menjadi sumber kebanggaan. Targetnya tentu mendorong event skala dunia masuk ke Indonesia ataupun sebaliknya. Efeknya nanti adalah bagaimana produk lokal juga terbantu bisa maju,” kata Dito.Menpora mengatakan bahwa melalui Inaspro ini juga diharapkan bisa menciptakan ekosistem olahraga yang profesional dan lebih inovatif. Karena akan memberikan ruang dan peluang untuk berkembang bagi setiap talenta-talenta olahraga dalam dunia industri olahraga.Menpora berpesan bahwa Inaspro akan senantiasa mengedepankan semangat kolaborasi dengan para pelaku industri olahraga baik dari pihak pemerintah maupun swasta yang ada saat ini.“Dampaknya itu jelas harus positif bagi para atlet, masyarakat secara luas, dan juga sektor ekonomi kreatif. Inaspro hadir dengan semangat untuk menghubungkan Indonesia dengan dunia olahraga global,” ujar Menpora.“Kita akan melahirkan lebih banyak inisiatif baru yang menginspirasi generasi muda. Bersama kita menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga terkemuka ditingkat internasional,” imbuh Dito.Peluncuran program Inaspro ini sekaligus menjadi program penutup Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah kepemimpinan Menpora Dito yang akan purna tugas sebagai Menpora Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.*** -
Kerja Sama KONI dan ATU Diharapkan Tingkatkan Prestasi Taekwondo Indonesia
VISTA NUSANTARA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menerima kunjungan kehormatan dari organisasi The Asian Taekwondo Union (ATU) dari Korea, di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Jumat, untuk memperkuat kerja sama.ATU merupakan salah satu dari lima badan organisasi resmi Serikat Benua yang mengatur seluruh kegiatan Taekwondo di Benua Asia asal Korea.
Kunjungan ATU ke sejumlah negara adalah bagian dari upaya mempromosikan dan mengembangkan cabang olahraga taekwondo di Benua Asia. Saat ini terdapat 44 asosiasi nasional yang menjadi anggota dan bekerja sama dengan ATU.
“Saya selaku Ketum KONI Pusat berharap prestasi cabang olahraga taekwondo Indonesia dapat lebih meningkat setelah ini,” kata Marciano dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Kunjungan tersebut ditujukan untuk meningkatkan lebih lanjut kerja sama yang telah terbangun sebelumnya, khususnya untuk peningkatan capaian prestasi atlet Indonesia ke multievent dunia melalui cabang olahraga taekwondo. Dengan kerja sama tersebut diharapkan prestasi atlet-atlet Indonesia semakin baik.
Korea menjadi salah satu pusat pelatihan taekwondo terbaik, yang terbagi di beberapa perguruan tinggi di sana.
ATU menyatakan siap menjalin kerja sama pelatihan atlet cabang olahraga taekwondo dengan KONI Pusat.
Sementara itu, Kejuaraan KASAD 6th Asian Taekwondo Open Championship 2024 tengah bergulir.
Kejuaraan taekwondo tersebut berlangsung selama lima hari pada 15-19 Oktober 2024, diikuti sebanyak 450 atlet dari 21 negara Asia.
Indonesia sebagai tuan rumah mengikutsertakan tim taekwondo dari seluruh provinsi di Indonesia, termasuk dari TNI dan Polri.
Kejuaraan tersebut memiliki makna yang baik bagi taekwondo Indonesia sebagai peta jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dan sebagai persiapan menghadapi SEA Games serta Asian Games.***
-
Empat Wakil Indonesia Tampil di Perempat Final Denmark Open 2024
VISTA NUSANTARA — Sebanyak empat wakil Indonesia siap bertanding pada babak perempat final turnamen BWF Super 750 Denmark Open 2024, Jumat, mulai pukul 17.00 WIB.Sektor tunggal putri memiliki dua wakil yang akan berlaga di babak delapan besar, yakni Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani.Gregoria yang turun sebagai unggulan kelima dalam turnamen ini bakal berjumpa dengan wakil India Pusarla V. Sindhu hari ini. Menilik dari histori pertemuan, kedua pemain sudah 12 kali berjumpa, dengan 10 di antaranya dimenangkan oleh Sindhu yang bisa dibilang merupakan pemain veteran.Pertemuan terakhir mereka adalah pada babak pertama French Open 2023, dimana Gregoria harus menyerah setelah melakoni laga rubber game sengit.Namun, Gregoria kini bisa dibilang memiliki penampilan yang lebih solid dan konsisten, sehingga sang peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu punya peluang untuk memperkecil rekor kekalahannya dari Sindhu.Sebelumnya, Gregoria melaju ke babak perempat final Denmark Open 2024 setelah menang atas wakil tuan rumah Mia Blichfeldt 21-10, 22-20 pada babak 16 besar, Kamis (17/10).Lebih lanjut, Putri KW akan berjumpa dengan wakil Singapura Yeo Jia Min pada partai delapan besar. Ini menandai pertemuan pertama di antara dua pemain yang sedang naik daun ini.Putri melaju ke babak perempat final setelah menang atas wakil Taiwan Sung Shuo Yun pada babak 16 besar melalui dua gim langsung 21-11, 21-15.Di sisi lain, unggulan keenam Fajar Alfin/Muhammad Rian Ardianto kembali menjadi tumpuan Indonesia untuk sektor ganda putra.Fajar/Rian akan berhadapan dengan wakil Inggris Ben Lane/Sean Vendy pada babak ketiga turnamen kali ini. Kedua pasangan bisa dibilang sering bertemu, dengan 4 dari 7 pertemuan dimenangkan oleh Fajar/Rian.Adapun juara bertahan All England Open ini melangkah ke perempat final setelah menang atas pasangan Taiwan Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee melalui rubber game ketat 21-16, 18-21, 21-18 di babak 16 besar.Wakil terakhir Indonesia di delapan besar adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang bakal berjumpa dengan unggulan kedua asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.Pasangan China memenangkan semua pertandingan dari tiga pertemuan mereka, dengan kemenangan terakhir adalah pada babak perempat final Arctic Open 2024.*** -
Kemenpora Resmikan BAKI untuk Tingkatkan Kepastian Hukum Olahraga Indonesia
VISTA NUSANTARA — Indonesia secara resmi memiliki Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) sebagai lembaga tunggal yang berperan menyelesaikan sengketa dalam bidang keolahragaan di Tanah Air.Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menyatakan kehadiran BAKI merupakan momentum bersejarah bagi olahraga Indonesia terutama masa depan penyelesaian sengketa keolahragaan.“Ini sebuah langkah maju yang tidak hanya untuk memenuhi amanat undang-undang tetapi juga menegaskan komitmen kita terhadap kepastian hukum di dunia olahraga,” kata Dito Ariotedjo dalam konferensi pers terkait peresmian BAKI di Jakarta, Jumat.Ia mengatakan, meskipun pembentukan BAKI dilakukan pada akhir masa jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024, tetapi pihaknya tetap menyambut terbentuknya BAKI yang menjadi badan arbitrase keolahragaan tunggal di Indonesia.Hadirnya badan itu sebagai kesepakatan seluruh unsur keolahragaan di Indonesia seperti KONI, KOI, NPCI, BAORI, BAKI, organisasi olahraga fungsional, organisasi olahraga profesional setelah melalui dialog panjang sejak 2023.Dito menyebutkan, tantangan terbesar penyatuan di lembaga arbitrase tersebut adalah faktor historis dan karakteristik perkara yang ditangani.Sebelumnya, kata dia, ada dua forum penyelesaian sengketa keolahragaan yaitu Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) dan BAKI, namun sekarang hanya melalui BAKI.“Tetapi ini bukan soal menang atau kalah atau mama yang lebih diutamakan, tetapi yang utama adalah akses seluruh stakeholders memiliki forum yang jelas dalam menyelesaikan sengketa yang ada sesuai undang-undang,” ujarnya.Dito mengatakan, hadirnya BAKI ini mewujudkan satu forum penyelesaian sengketa keolahragaan yang efisien dan adil. Oleh sebab itu, BAKI juga akan mengakomodir pengurus BAORI dalam kepengurusan yang disesuaikan aspek profesionalitas dan kapabilitas untuk kader-kader BAKI.Ia menambahkan, BAKI harus memainkan peranan strategis dalam kemajuan olahraga nasional karena yang sangat tergantung pada infrastruktur pendukungnya termasuk kepastian hukum kepada semua pihak terkait.Ketua BAKI Mohamed Idwan Ganie mengatakan, setelah penunjukan sebagai badan arbitrase keolahragaan tunggal, BAKI akan menjalankan tugas sepenuhnya sesuai yang diamanatkan dalam aturan yang ada.BAKI, kata dia, akan terus mengedepankan kepastian hukum, integritas, dan independensi, serta azas-azas akses terhadap keadilan serta proses yang cepat dengan biaya yang ringan.“BAKI sekarang dan nanti akan tetap menjadi badan yang dikelola secara independen meskipun BAKI menerima dukungan dan difasilitasi pendiriannya oleh Kemenpora,” ujarnya.***









