VISTA NUSANTARA, BANDUNG — Memperkenalkan budaya kepada anak-anak tidak selalu harus melalui buku atau pembelajaran di dalam kelas. Permainan tradisional pun dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, sportivitas, dan gotong royong.
Semangat tersebut dihadirkan melalui Festival Bermain Anak 2026 yang berlangsung di Atrium Hejo, 23 Paskal Shopping Center Bandung, pada 17–23 Agustus 2026.
Digelar bertepatan dengan momentum libur kemerdekaan, festival ini mempertemukan dunia anak dengan kekayaan tradisi Nusantara. Mengusung tema “Nusantara: Menghidupkan Tradisi, Membangun Masa Depan”, kegiatan tersebut mengajak keluarga menikmati pengalaman bermain sekaligus mengenal kembali budaya Indonesia.
Festival merupakan hasil kolaborasi 23 Paskal Shopping Center, bagian dari PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia), bersama PlayPlus Indonesia.
Menghidupkan Permainan yang Mulai Terlupakan
Di tengah perkembangan permainan digital, berbagai permainan tradisional kembali mendapat ruang di festival ini.
Anak-anak diajak mencoba congklak, bekel, gasing bambu, cingciripit hingga cato riumeuneng.
Permainan tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda karena sebagian besar dimainkan secara langsung dan melibatkan interaksi dengan orang lain.
Nilai edukasi pun menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Anak belajar mengikuti aturan, menghargai teman, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, serta mengembangkan kreativitas.
Dengan cara sederhana, permainan tradisional menjadi sarana untuk memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.
Dari Permainan hingga Pertunjukan Seni
Festival Bermain Anak 2026 tidak hanya menghadirkan arena permainan.
Berbagai aktivitas kreatif dan hiburan juga disiapkan untuk keluarga, seperti lomba Agustusan, Amazing Race, lomba mewarnai, peragaan busana, flashmob, serta workshop membuat dan menghias layang-layang.
Pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan Tari Jaipong dan Drama Musikal Barudak Nusantara.
Rangkaian kegiatan tersebut membuat suasana festival menjadi lebih berwarna sekaligus memberikan ruang bagi seni dan budaya lokal untuk tampil di tengah masyarakat.
Bandung Jadi Persinggahan Baru “Yuk Main Lagi”
Bagi PlayPlus Indonesia, kehadiran Festival Bermain Anak 2026 di Bandung merupakan langkah penting.
Festival dengan tagline “Yuk Main Lagi” ini telah rutin diselenggarakan sejak 2017. Sebelumnya, kegiatan lebih banyak digelar di Jakarta.
Melalui kerja sama dengan 23 Paskal Shopping Center dan Paradise Indonesia, untuk pertama kalinya festival tersebut hadir di Kota Bandung.
Tidak kurang dari 35 komunitas dan 25 kelompok seni pertunjukan tradisional ikut terlibat dalam penyelenggaraan.
Di antaranya Forum Penulis Bacaan Anak, Kampung Dongeng Kota Bandung, Read Aloud Academia, Sanggar Purbaning Laras, Aksara Rembaka, dan Rangkai Jawa Barat.
Sejumlah narasumber juga dihadirkan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, antara lain Tethy Ezokanzo, Reissa Usadinata, Din Muhammad Kausar, dan Ardelia Clarissa Rahmat.
Sementara itu, dukungan dari kreator konten dan figur publik seperti Endah Parawansa dan Salma Salsabila ikut memperkuat pesan festival kepada generasi muda.
Ketika Ruang Komersial Menjadi Ruang Budaya
Campaign, Experience, & CRM Manager 23 Paskal Shopping Center, Indra Pratama Wicaksono, menilai permainan tradisional memiliki nilai penting yang perlu terus diwariskan.
Permainan tradisional membawa cerita, interaksi, dan nilai yang dapat diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Festival Bermain Anak pun diharapkan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal budaya Indonesia melalui pengalaman yang menyenangkan sekaligus menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran 23 Paskal sebagai destinasi yang tidak hanya menghadirkan retail, kuliner dan entertainment, tetapi juga ruang bagi komunitas dan aktivitas sosial budaya.
Merdeka Bermain di Enam Kota
Festival Bermain Anak 2026 merupakan bagian dari program Paradise Merdeka Bermain, yang menjadi salah satu implementasi kegiatan sosial dalam kampanye #BuildingTomorrow Paradise Indonesia.
Program ini digelar secara serentak di enam kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, Makassar, dan Batam.
Chief of Corporate Communication Paradise Indonesia, Siti Utami, menyampaikan bahwa destinasi yang dikelola perusahaan dapat memiliki fungsi lebih luas.
Selain sebagai ruang komersial, destinasi dapat menjadi tempat masyarakat berkumpul, berinteraksi, belajar, dan membangun hubungan sosial.
Hal tersebut sejalan dengan visi Paradise Indonesia, “To spark joy in people’s lives by elevating spaces and experiences.”
Gratis, Saatnya “Yuk Main Lagi”
Festival Bermain Anak 2026 terbuka bagi keluarga dan seluruh rangkaian kegiatannya gratis.
Bagi masyarakat Bandung, khususnya keluarga yang ingin mengisi libur kemerdekaan dengan aktivitas edukatif dan menyenangkan, festival ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak secara langsung.
Festival Bermain Anak 2026
📅 17–23 Agustus 2026
📍 Atrium Hejo, 23 Paskal Shopping Center, Bandung
🎟️ Gratis
Informasi jadwal kegiatan dan registrasi lomba tersedia melalui media sosial PlayPlus Indonesia dan 23 Paskal Shopping Center.
Pada akhirnya, pelestarian budaya bisa dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana: mengajak anak bermain.
Sebab ketika congklak kembali dimainkan, gasing kembali berputar, layang-layang kembali menghiasi langit, dan anak-anak kembali bermain bersama, saat itu pula tradisi Nusantara menemukan kehidupan barunya.




