Tag: Polda Jawa Barat

  • Direktorat Intelkam Polda Jabar Ajak Komunitas Driver Online Jaga Kondusivitas Ramadan

    Direktorat Intelkam Polda Jabar Ajak Komunitas Driver Online Jaga Kondusivitas Ramadan

    VISTA NUSANTARA – Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Direktorat Intelkam menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Forum Ketua Komunitas Driver Online Bandung Raya pada Rabu (12/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Ampera Soekarno Hatta ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat hubungan persaudaraan, serta menyamakan komitmen dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Jawa Barat selama bulan Ramadan.

    Kegiatan buka bersama tersebut dihadiri oleh sejumlah ketua komunitas dan founder dari berbagai wadah driver online di Bandung Raya. Di antaranya Fajar Harimata selaku Founder Single Fighter Indonesia, Arif Sobarna sebagai Ketua Samawana Jawa Barat, Nurman selaku Ketua Poros Jawa Barat, Hendri selaku Ketua BBB, serta perwakilan dari sekitar 12 komunitas driver online lainnya di wilayah Bandung Raya.

    Melalui kegiatan ini, Direktorat Intelkam Polda Jabar berupaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas driver online yang memiliki peran penting di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di ruang publik.

    Para ketua komunitas yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif kepolisian dalam membangun komunikasi yang lebih erat dengan para pengemudi layanan transportasi daring. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah kepolisian serta siap bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Barat.

    Momentum buka puasa bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara aparat kepolisian dan komunitas driver online dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.

     

    (Red)

  • Silaturahmi Intelkam Polda Jabar dan IPOBA: Dorong Dialog Dengan Gubernur Soal Larangan Study Tour

    Silaturahmi Intelkam Polda Jabar dan IPOBA: Dorong Dialog Dengan Gubernur Soal Larangan Study Tour

    VISTA NUSANTARA – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Jawa Barat, melalui Unit III Subdit 2, menggelar silaturahmi dengan Wakil Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Jawa Barat (IPOBA), H. Abung Hendrayana, untuk membahas kondisi terkini sektor transportasi pariwisata di Jawa Barat, Selasa (17/07/2025).

    Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, H. Abung menyampaikan keprihatinan terhadap dampak signifikan dari kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melarang kegiatan karyawisata atau study tour oleh sekolah-sekolah ke luar wilayah Jabar.

    Kebijakan ini dinilai telah memukul keras sektor angkutan pariwisata, termasuk para pengusaha otobus dan pelaku usaha wisata lainnya seperti pengelola destinasi wisata dan pelaku UMKM di kawasan wisata.

    H. Abung Hendrayana menjelaskan bahwa larangan tersebut menyebabkan penurunan pendapatan hingga 70% bagi pengusaha otobus. “Kondisi ini memaksa banyak perusahaan menjual armada, bahkan tidak sedikit kendaraan ditarik oleh pihak leasing atau perbankan karena gagal bayar cicilan. Dampaknya, sebagian besar karyawan terpaksa dirumahkan,” ungkapnya.

    IPOBA sebagai organisasi telah mencoba langkah solutif, termasuk mengirimkan surat permintaan audiensi kepada Gubernur Jawa Barat. Namun hingga kini belum ada tanggapan resmi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan munculnya aksi damai dari kalangan pengusaha dan pekerja angkutan pariwisata yang terdampak.

    Meski demikian, H. Abung menegaskan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi kerja sama dan koordinasi dengan aparat kepolisian. “Kami masih menahan diri dan terus menjalin komunikasi. Namun kami berharap ada fasilitasi dari berbagai pihak untuk membuka ruang dialog dengan Gubernur, guna menemukan solusi terbaik bagi semua pihak,” imbuhnya.

    Direktorat Intelkam Polda Jabar menyambut baik niat kerja sama ini dan akan terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, seraya mendorong adanya mediasi yang melibatkan pemangku kebijakan, pelaku usaha, dan unsur masyarakat.

    (Red)

  • Kombes Pol Joseph Apresiasi Sikap Bijak Driver Online Jabar Tolak Aksi Massa

    Kombes Pol Joseph Apresiasi Sikap Bijak Driver Online Jabar Tolak Aksi Massa

    VISTA NUSANTARA – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara masyarakat dan aparat kepolisian, Direktorat Intelijen Keamanan (Intelkam) Polda Jawa Barat kembali melanjutkan kegiatan silaturahmi dengan mengundang perwakilan driver online dari Gerakan Bersatu General (GEBRAG) Jabar pada Senin, 19 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Direktorat Intelkam Polda Jabar, Kota Bandung.

    Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan pada 18 Mei 2025 bersama Kasubdit Ekonomi AKBP Drs. Muhamad Tatang, M.Si di Cafe Kenari. Kali ini, dialog berlangsung dalam suasana lebih formal dan langsung dipimpin oleh Direktur Intelkam Polda Jabar, Kombes Pol Dr. H. Joseph Ananta Pinora, S.I.K., M.Si.

    Turut hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari GEBRAG Jabar, yakni Sdr. Abah Dendi, Sdr. Dani Kuncen, dan Sdr. Nico, yang mewakili aspirasi para driver online di wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat secara umum.

    Dalam sambutannya, Kombes Pol Dr. Joseph Ananta Pinora menyampaikan apresiasi atas sikap dewasa dan bijaksana yang ditunjukkan oleh GEBRAG Jabar dalam merespons dinamika seruan aksi nasional. Langkah organisasi yang memilih untuk mengedepankan audiensi dan kegiatan sosialB ketimbang aksi turun ke jalan dinilai sebagai keputusan tepat yang mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Jawa Barat.

    “Kami sangat menghargai komitmen rekan-rekan driver online yang lebih memilih jalur dialog dan kerja sama ketimbang aksi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik. Ini merupakan contoh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah,” ujar Kombes Pol Joseph.

    Beliau juga berpesan agar para perwakilan GEBRAG Jabar senantiasa mengajak anggotanya untuk menahan diri dari provokasi, serta tetap percaya pada proses pemerintahan baik di tingkat daerah maupun pusat dalam merumuskan regulasi yang lebih berpihak dan solutif terhadap kebutuhan driver online.

    Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan perkembangan terkait rencana penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan dan Biro Hukum, yang akan diteruskan sebagai usulan kepada Kementerian Dalam Negeri. Regulasi tersebut diharapkan dapat mengakomodasi aspirasi komunitas driver online secara adil dan berkelanjutan.

    Kegiatan ini menandai komitmen Polda Jabar dalam membangun ruang komunikasi terbuka dan konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku ekonomi digital berbasis transportasi daring, demi menciptakan Jawa Barat yang aman, tertib, dan sejahtera.

     

    (Red)

  • Dit Intelkam Polda Jabar Gandeng Komunitas Ojek Online, Perkuat Komunikasi dan Keamanan Sosial

    Dit Intelkam Polda Jabar Gandeng Komunitas Ojek Online, Perkuat Komunikasi dan Keamanan Sosial

    VISTA NUSANTARA – Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Jawa Barat menggelar kegiatan silaturahmi bersama Komunitas Driver Online Bandung Raya, bertempat di Dapoernya Pabrik, Jl. Soekarno Hatta No. 571, Kota Bandung, Rabu (30/04/2025).

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 14.30 WIB ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan komunitas ojek online dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam kegiatan ini, Dir Intelkam Polda Jabar diwakili oleh Kasubdit 2 Ekonomi Dit Intelkam AKBP Drs. Mohamad Tatang, M.Si, serta didampingi oleh Kanit 3 Subdit 2 Ekonomi AKP Andriani Kusumo Ratih, S.H., beserta jajaran. Sementara dari pihak komunitas, hadir 13 perwakilan driver online dari berbagai wilayah Bandung Raya.

    Silaturahmi ini merupakan agenda rutin yang digagas Dit Intelkam sebagai jembatan komunikasi, koordinasi, sekaligus bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pekerja sektor transportasi daring.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun dan menjaga komunikasi yang harmonis dengan para driver online, karena mereka memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing,” ujar AKBP Mohamad Tatang.

    Polda Jabar menilai, komunitas driver online memiliki potensi besar sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi awal terkait kondisi sosial masyarakat. Selain itu, kedekatan para driver dengan masyarakat sehari-hari menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban yang partisipatif.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, serta ditutup dengan sesi diskusi interaktif untuk mendengarkan aspirasi dan saran dari para driver online yang hadir.

    Dengan pertemuan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin solid antara kepolisian dan masyarakat, khususnya komunitas transportasi online, untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Bandung Raya dan Provinsi Jawa Barat secara umum.

     

    (Red)

  • Sosialisasi LPG 3 Kg, Antisipasi Konflik dan Stabilitas Distribusi di Jawa Barat

    Sosialisasi LPG 3 Kg, Antisipasi Konflik dan Stabilitas Distribusi di Jawa Barat

    VISTA NUSANTARA – Direktorat Intelijen Keamanan (Intelkam) Polda Jawa Barat melalui Subdit Ekonomi menggelar sosialisasi bersama Ketua Koperasi Pengusaha Nasional Minyak dan Gas Bumi (Kopana Migas) wilayah Bandung Raya serta para agen dan pangkalan LPG 3 Kg. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah potensi konflik di masyarakat terkait dengan perubahan kebijakan pemerintah mengenai distribusi LPG 3 Kg subsidi, khususnya peralihan dari pengecer menjadi sub pangkalan.

    Dipimpin oleh Kanit 4 Subdit Ekonomi Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat, Kompol Dongor Panjaitan, S.E., kegiatan ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai regulasi yang masih dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah pusat. Dalam pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan di sektor distribusi LPG 3 Kg mendapatkan wawasan terkait kebijakan yang akan diterapkan dan langkah-langkah strategis dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi gas bersubsidi ini.

    Ketua Kopana Migas, H. Opik, yang hadir dalam kegiatan ini di kantor Kopana Migas di Jl. Parakan Wangi No.11, Batununggal, Kota Bandung, menyampaikan bahwa wilayah Jawa Barat menaungi lima kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung. Saat ini, terdapat 90 agen LPG 3 Kg dan sekitar 2.425 pangkalan yang beroperasi di wilayah tersebut. Semua agen LPG 3 Kg mendapatkan pasokan langsung dari PT Pertamina melalui Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) yang telah ditunjuk.

    Lebih lanjut, H. Opik menegaskan bahwa Hiswana Migas sebagai mitra resmi Pertamina memiliki peran penting dalam memantau operasional distribusi LPG 3 Kg agar tetap sesuai regulasi. Selain itu, Hiswana Migas juga turut mendukung program pemerintah dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, seperti pertalite dan solar, melalui sistem barcode kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2).

    Sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi potensi kelangkaan LPG 3 Kg, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, pihak terkait memastikan akan menyalurkan tambahan kuota sesuai kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga akan menambah pasokan BBM guna menghindari kelangkaan yang dapat berdampak pada kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami kebijakan terbaru dan berperan aktif dalam menjaga kelancaran distribusi serta kestabilan harga LPG 3 Kg subsidi di wilayah Jawa Barat.

     

    (Red)