?>

Tag: Wen & the Wknders

  • Formasi Baru, Wen & the Wknders Sukses Hipnotis Penonton di Rancaekek

    Formasi Baru, Wen & the Wknders Sukses Hipnotis Penonton di Rancaekek

    VISTA NUSANTARA – Band pop-rock asal Bandung, Wen & the Wknders, sukses menghadirkan atmosfer meriah saat tampil di Twentyone Fest Vol.2 yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Cipasir Rancaekek RW 21, Minggu (17/08/2025).

    Penampilan ini menjadi semakin spesial karena sekaligus menandai formasi baru mereka dengan bergabungnya Hilman sebagai drummer. Dari semula beranggotakan empat orang, kini band ini tampil dengan kekuatan penuh lima personel di atas panggung.

    Membawakan lima lagu andalan — Rindu Sesaat, Jumpa Mentari, Too Far Away, Tak Mungkin Kembali — serta satu lagu terbaru yang rencananya akan dirilis pada September mendatang, Wen & the Wknders sukses membakar semangat penonton dalam malam penuh euforia tersebut.

    “Pani­tianya keren, meskipun ini acara Karang Taruna tapi LO-nya bisa meng­handle kami dengan baik,” ungkap Wenang, vokalis Wen & the Wknders, usai tampil di atas panggung.

    Sementara itu, Hilman yang tampil perdana sebagai drummer juga menyampaikan antusiasmenya. “Crowd-nya luar biasa, seru banget. Undang kami lagi tahun depan, ya!”

    Penampilan di Twentyone Fest Vol.2 sekaligus menjadi penanda babak baru Wen & the Wknders, yang kini tengah menyiapkan single terbaru serta peluncuran album perdana mereka dalam waktu dekat.

    (Red)

  • Wen & the Wknders Panaskan Panggung Opus Musicalis: “Senang, Bahagia, dan Bangga!”

    Wen & the Wknders Panaskan Panggung Opus Musicalis: “Senang, Bahagia, dan Bangga!”

    VISTA NUSANTARA – Unit musik indie asal Bandung, Wen & the Wknders, kembali menyapa para penikmat musik lewat penampilan mereka di acara Opus Musicalis Bandung yang digelar oleh komunitas kreatif Titik Koempul (Tikpul), Rabu (16/042025). Acara ini menjadi ajang temu dan apresiasi bagi musisi lokal untuk tampil dan berbagi karya.

    Tak sendiri, Wen & the Wknders tampil satu panggung bersama band Trian, yang juga berasal dari kota yang sama. Suasana hangat dan intim menyelimuti acara yang digelar di Pendopo, tempat yang memiliki nilai historis dan kedekatan dengan skena kreatif Kota Bandung.

    Formasi Wen & the Wknders yang terdiri dari Wenang (vokal), Lupi (gitar), Isyan (bass), dan Demi (gitar) membawakan enam lagu dalam penampilan mereka malam itu, yaitu Jumpa Mentari, Aku Masih di Sini, Tak Mungkin Kembali, Rindu Sesaat, Mencari Penggantimu, dan Too Far Away.

    “Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan luar biasa bisa tampil di event berkelas seperti ini. Senang, bahagia, dan bangga,” ungkap Wenang, sang vokalis, usai tampil.

    Lupi, gitaris pertama, menambahkan, “Acaranya bagus, sound-nya juga oke, dan yang paling penting bisa menampung musisi lokal. Semoga ke depannya Tikpul bisa jadi panggung besar.”

    Senada dengan rekan-rekannya, Isyan sang bassis mengaku senang bisa terlibat, “Tampil di sini asik, intinya kami senang sekali bisa diundang.”

    Sementara Demi, gitaris kedua, menyampaikan, “Merasa terhormat bisa ketemu para musisi Bandung, ini kesempatan yang berharga.”

    Wen & the Wknders hingga saat ini telah merilis enam single, dan tengah mempersiapkan debut album penuh yang dijadwalkan rilis pada tahun 2025.

    Penampilan mereka di Opus Musicalis menjadi bukti konsistensi dan semangat mereka dalam meramaikan industri musik tanah air, khususnya dari skena independen Bandung.

     

    (Red)

  • Wen & the Wknders Buktikan Eksistensi Musik Rock Dengan Single ‘Rindu Sesaat’ Yang Makin Populer

    Wen & the Wknders Buktikan Eksistensi Musik Rock Dengan Single ‘Rindu Sesaat’ Yang Makin Populer

    VISTA NUSANTARA – “Musik rock ternyata belum mati, dan terbukti masih banyak penggemarnya,” ujar Wen, vocalis Wen & the Wknders. Ucapannya di buktikan dengan membanjirnya jumlah penonton video musik single kelima mereka yang bergenre rock bertajuk “Rindu Sesaat” di awal perilisannya tanggal 11 Januari kemarin.

    “Dua hari pertama di Youtube langsung tembus 5000 viewers, dan jumlah pendengar di platform musik digital juga naik cukup signifikan. Luar biasa, Alhamdulillah, terima kasih atas dukungannya,” Isyan sang bassis tak mampu membendung kebahagiaannya.

    “Tadinya jujur kami sempat khawatir karena musik single kelima ini jauh lebih kencang dan lebih keras dari lagu-lagu kami sebelumnya. Tapi kami sih pede aja. Lagipula ini juga membuktikan bahwa kami juga bisa membuat lagu bergenre rock murni, dan tidak melulu membuat lagu bertempo sedang atau lambat,” tambah Demi (gitar).

    Sementara itu gitaris lainnya, Lupi, berujar bahwa pemilihan sound yang tepat membuat single ini jadi jauh lebih istimewa. “Semua sound dari instrumen di lagu ini enak di dengarnya. Pas banget semuanya.”

    Keberhasilan ini tentunya didukung pula oleh struktur lagunya sendiri yang cukup unik. Tidak seperti lagu-lagu pada umumnya, “Rindu Sesaat” tidak memiliki bagan reffrain yang biasanya terdiri dari 4 bagian, namun hanya berisi satu kalimat saja.

    “Struktur yang berbeda, lirik yang intriguing, serta tentu saja gebukan drum dan bunyi gitar distorsi yang khas musik rock, membuat lagu ini standout dari pasar musik yang di dominasi lagu-lagu mellow manja saat ini,” pungkas Wen.

     

    (Red)

?>