?>

Kategori: Pemerintahan

  • Pemkot Cimahi Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Melalui Program Air Bersih

    Pemkot Cimahi Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Melalui Program Air Bersih

    CIMAHI, VISTA NUSANTARA — Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi meresmikan Pemasangan Jaringan Pipa dan Sambungan Rumah (SR) air minum bertempat di RW 13 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan pada Jum,at (13/12/2024). 


    Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi dalam sambutannya menyebutkan bahwa Kegiatan Pemasangan Pipa Dan Sambungan Rumah (SR) Air Minum ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan Cakupan Pelayanan Air Minum Untuk mendukung penurunan angka kematian ibu dan stunting serta penanggulangan kemiskinan dan juga akan memberi dampak positif bagi kehidupan dalam rangka menciptakan suasana kehidupan yang lebih sehat.

    “Hari ini saya meresmikan pemasangan sambungan air minum di RW 13 dan 14 Kelurahan Cibereum. Kurang lebih 500 sambungan rumah yang sumbernya dari PDAM Kota Cimahi. Apa yang kita lakukan ini bagian dari upaya untuk memenuhi air bersih yang layak bagi masyarakat, karena air bersih layak adalah kebutuhan mendasar dan lebih dari itu akan memberikan kemanfaatan bagi kesehatan masyarakat. Jadi termasuk supaya mencegah stunting, mencegah penyakit pencernaan lainnya dan juganya tentunya untuk penanggulangan kemiskinan” ungkap Dicky kepada awak media. 

    Target dari SDG’s (Sustainable Development Goals) mensyaratkan pada tahun 2030 akses air minum aman harus sudah tercapai 100%. Berdasarkan RPJMN 2020-2024, target Pemerintah terpenuhinya 75% akses air minum layak dan aman (termasuk 30 % akses perpipaan) dan 100 % PDAM memiliki kinerja sehat pada tahun 2024. Oleh karenanya Pemerintah Kota Cimahi berupaya untuk mewujudkan pelayanan air minum yang lebih baik dengan meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan.
    Sebagai upaya peningkatan cakupan pelayanan air minum, Pemerintah Kota Cimahi melakukan pengembangan pelayanan dengan memanfaatkan kapasitas dari SPAM Cimahi Utara 80 liter per detik guna memenuhi kebutuhan air minum masyarakat Kota Cimahi. 

    “Tentu apa yang kita lakukan ini masih jauh daripada kebutuhan yang seharusnya. Karena dari 124.000 kepala keluarga yang ada di Kota Cimahi baru ± 49.000 kepala keluarga yang menikmati air bersih perpipa baik dari PDAM Kota Cimahi maupun PDAM Kabupaten Bandung maupun juga yang dari sumber artesis” imbuhnya.  



    Dicky menegaskan bahwa pemerintah Kota Cimahi akan terus berupaya mendapatkan sumber air bersih yang baru atau intake yang di dapatkan dari Bandung Selatan yang nantinya akan bisa memperbanyak sambungan rumah yang bisa disediakan untuk kebutuhan air bersih di Kota Cimahi.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi, Endang, mengungkapkan bahwa “Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi pada tahun 2024 telah membangun Jaringan Pipa dan Sambungan Rumah untuk air bersih di RW 13 dan RW 14 Kelurahan Cibeureum sebanyak 500 Sambungan Rumah yang didanai oleh pemerintah pusat melalui DAK fisik infrastruktur bidang air minum dan sebanyak 666 SR di RW 15, 16, 26 dan 27 Kelurahan Cibeureum melalui dana APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2023”
    Pemasangan Jaringan Pipa dan Sambungan Rumah (SR) Air Minum ini terlaksana dengan dukungan dari berbagai pihak dari mulai tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan.

    Ia pun berharap dengan hadirnya program ini telah mengubah wajah permukiman di beberapa wilayah di Kota Cimahi menjadi lebih bersih dan sehat dikarenakan menggunakan air minum layak dan aman.*** 
  • Cimahi Ikut Serta dalam Rakornas KLHK, Siap Percepat Pengelolaan Sampah

    Cimahi Ikut Serta dalam Rakornas KLHK, Siap Percepat Pengelolaan Sampah

    CIMAHI, VISTA NUSANTARA — Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).

    Rakornas ini mengusung tema “Aksi Kolaborasi Penumpasan Pengelolaan Sampah di Tahun 2025-2026” dan diikuti oleh 800 peserta dari berbagai daerah di Indonesia termasuk Kota Cimahi.

    Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., menekankan pentingnya percepatan penanganan isu pengelolaan sampah. Ia menyebutkan bahwa target nasional untuk menyelesaikan masalah sampah secara menyeluruh diarahkan pada tahun 2025-2026.

    “Pengelolaan sampah telah menjadi isu global dan lokal yang belum sepenuhnya terselesaikan. Saat ini, sebanyak 38% sampah dunia masih belum terkelola dengan baik. Tingginya angka ini dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk dan budaya masyarakat yang belum ramah terhadap lingkungan,” ujar Menteri Hanif.

    la menambahkan bahwa rata-rata setiap individu di Indonesia menghasilkan 1 kg sampah per hari, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat memicu berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran udara, air, tanah, hingga peningkatan emisi gas rumah kaca.***

  • Bupati Dadang Supriatna Terima Swasti Saba Wistara dan Raksa Prasada untuk Kabupaten Bandung

    Bupati Dadang Supriatna Terima Swasti Saba Wistara dan Raksa Prasada untuk Kabupaten Bandung

    BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Pemerintah Kabupaten Bandung berhasil meraih dua penghargaan prestisius, yaitu Swasti Saba Wistara dan Raksa Prasada, dalam bidang lingkungan hidup. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Tahun 2024, 5 Desember 2024.


    Bupati Bandung, Dr. H. M Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si, bersama dengan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Dr. H. Marlan Nirsamsu, M.M, menerima penghargaan tersebut dengan bangga. Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup serta flora dan fauna di wilayahnya.

    Dr. H. M Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah berperan aktif dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan keseimbangan ekosistem di Kabupaten Bandung. “Penghargaan ini adalah hasil kerja keras bersama. Mari kita terus menjaga dan melestarikan lingkungan kita untuk generasi mendatang,” ujarnya.

    Dr. H. Marlan Nirsamsu menambahkan bahwa penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk lebih giat lagi dalam upaya konservasi lingkungan. “Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mencapai lebih banyak lagi prestasi dalam bidang lingkungan hidup,” katanya.


    Penghargaan Swasti Saba Wistara diberikan kepada daerah yang berhasil dalam program-program kesehatan lingkungan, sementara Raksa Prasada adalah penghargaan khusus untuk upaya pelestarian alam dan satwa. Dengan penghargaan ini, Kabupaten Bandung diakui sebagai daerah yang mampu mengintegrasikan upaya kesehatan lingkungan dan pelestarian alam dengan baik.***
  • HAKORDIA 2024, Kejari Cimahi Pulihkan Keuangan Negara Hingga Rp 1,18 Triliun

    HAKORDIA 2024, Kejari Cimahi Pulihkan Keuangan Negara Hingga Rp 1,18 Triliun

    CIMAHI, VISTA NUSANTARA — Dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, Bapak Arif Raharjo, S.H., M.H., beserta Dr. Randikha Prabu Raharja, S.H., M.H., selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus dan Fajrian Yustiardi, S.H., M.H., selaku Kepala Seksi Intelijen melaksanakan kegiatan Press Release Terkait Capaian Kinerja Tahun 2024, bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Cimahi pada hari Senin, 09/12/2024.


    Pada peringatan HAKORDIA (Hari Anti Korupsi Sedunia) tahun 2024 ini, Kejaksaan Negeri Cimahi menyampaikan perkembangan penangan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Berupa Penerimaan Hadiah atau Janji atau Memaksa Seseorang Memberikan Sesuatu Kepada Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara Terkait Penegakkan Peraturan Daerah di Kota Cimahi pada Tahun 2023 sampai dengan Tahun 2024 oleh Tersangka dengan inisial “R”.

    Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Cimahi pada tahun 2024 telah melaksanakan 2 kasus penyidikan, 3 kasus penuntutan dan 4 kasus eksekusi terhadap perkara yang telah berkekuatan hukum tetap pada tahun 2024. Dan pemulihan keuangan negara sebesar Rp. 231.703.000,-.

    Selain kinerja dari Seksi Tindak Pidana Khusus, disampaikan juga beberapa capaian kinerja yang telah dicapai. Kejaksaan Negeri Cimahi melalui Seksi Intelijen yang telah melaksanakan operasi Intelijen berupa Penyelidikan dan Pengamanan, Pengawasan Aliran Kepercayaan, Kampanye Anti Korupsi, Penyuluhan Hukum dan Penerangan Hukum kepada siswa/i tingkat SMP, SMA, Pesantren, Kampus, Para Guru, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat di tingkat Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Cimahi dengan total 18.365 peserta yang telah menerima Penerangan/Penyuluhan Hukum. Seksi Tindak Pidana Umum telah menangani 858 perkara termasuk didalamnya terdapat 9 restorative justice, serta Kejaksaan Negeri Cimahi melalui Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara telah melaksanakan 516 SKK, 2 litigasi, serta menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 1,18 triliun dan Rp 150 juta.

    Melalui kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Cimahi terus berkomitmen untuk memperkuat integritas, transparansi, dan pemberantasan korupsi demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat.***
  • Hari Anti Korupsi Sedunia Tingkat Kota Cimahi, Edukasi dan Pencegahan sejak Usia Dini

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tingkat Kota Cimahi, Edukasi dan Pencegahan sejak Usia Dini

    CIMAHI, VISTA NUSANTARA — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tingkat Kota Cimahi yang diadakan oleh Inspektorat Kota Cimahi digelar di Selasar Gedung B Pemkot Cimahi, Senin (09/12/2024).


    Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tingkat Kota Cimahi dihadiri oleh seluruh Pegawai Inspektorat Kota Cimahi, Tokoh Masyarakat, perwakilan siswa SD, SMP, SMA dan SMK di Kota Cimahi, perwakilan Kepala Sekolah serta tamu undangan lainnya.

    Ketua Pelaksana Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Kota Cimahi Ipan Syaeful Rahman, S.T., dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan Hakordia 2024 atas dasar sebagai usaha dalam menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, Pemberantasan tindak pidana korupsi dalam segala bidang, serta sebagai strategi nasional dalam pencegahan korupsi.

    Peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi di segala bidang, memperluas keterlibatan guna meningkatkan pemahaman sehingga berperan aktif dalam pemberantasan korupsi. 

    Dalam kegiatan Hakordia ini dari lomba yang diadakan diikuti oleh siswa-siswi SD dan SMP, hal ini bertujuan guna memberikan pemahaman awal serta menanamkan pondasi bagi pelajar sebagai persiapan menyambut Indonesia Emas di tahun 2045, ungkap Ipan.

    Tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW 05 Kelurahan Utama Dadan Kurniansah, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Cimahi khususnya Inspektorat Kota Cimahi yang telah mengadakan Hari Anti Korupsi Sedunia. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi satu kegiatan rutin sebagai usaha mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di Kota Cimahi. Selain itu diharapkan Inspektorat pun bisa turun langsung ke lapangan, guna memberikan bimbingan serta pengawasan pada penggunaan anggaran Kota Cimahi atau APBD yang diturunkan langsung ke masyarakat melalui RW, sehingga penggunaan anggaran ini menjadi amanah serta tepat penggunaannya yang dilengkapi dengan pelaporan yang transparan serta akuntabel, tutur Dadan.

    Kepala SD Kartika XIX-5 Kota Cimahi Liswara Utami, S.Pd., M.Hum., menyambut baik kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang diadakan oleh Inspektorat Kota Cimahi. Hal ini bisa menjadi media dalam membentuk karakter positif dari siswa-siswi guna memahami dan mengetahui dampak negatif dari korupsi.


    Ekspektasi atau harapan dari siswa-siswi Kota Cimahi bisa dilihat dari isi puisi yang dibacakan, semoga kedepannya Inspektorat bisa membuat satu MoU dengan sekolah guna memberikan bimbingan dalam penggunaan anggaran bantuan yang diterima oleh satuan pendidikan. Dan salah satu usaha dalam membentuk karakter positif di sekolah yaitu dengan adanya Kantin Kejujuran, kejujuran ini menjadi dasar bagi seluruh warga sekolah termasuk para guru guna memberikan tauladan bagi seluruh siswa, tutur Liswara Utami.

    Kegiatan Harkodia tingkat Kota Cimahi 2024, diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya pemutaran video edukasi mengenai korupsi, lomba cipta puisi, stand up comedy serta konten kreator dengan tema pencegahan tindak pidana korupsi.***
  • Sarung Majalaya Warnai Pemecahan Rekor ASN Jawa Barat

    BANDUNG, VISTA NUSANTARA Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Cimahi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti pemecahan Rekor MURI kategori pemakaian sarung tenun oleh ASN terbanyak 2024, di Lapangan Apel Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (22/11/2024). 
    Kegiatan ini dilakukan serentak oleh ASN Lingkup Provinsi Jawa Barat, ASN Lingkup Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Kementerian Pertahanan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat dan Otoritas Jasa keuangan Provinsi Jawa Barat di seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat. 
    Kegiatan yang digagas oleh Dinas Perdagangan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat ini diselenggarakan dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), serta melestarikan dan mempromosikan kain sarung Jawa Barat, khususnya sarung Majalaya. Kegiatan ini juga sekaligus untuk mendorong belanja produk UMKM Jawa Barat.
    “Ini adalah bentuk dukungan kita kepada Provinsi Jawa Barat. Program ini adalah program Pemda Provinsi Jawa Barat, untuk yang pertama adalah kaitannya dengan Bangga Buatan Indonesia yang kedua Bangga Berwisata di Indonesia. Kita mendukung program tersebut, karena targetnya adalah 30.000 ASN se-Provinsi Jawa Barat,” terang Kepala Bidang Perdagangan Disdagkorperin Kota Cimahi, Indra Bagjana.
    Indra menjelaskan, dengan turut berpartisipasinya ASN Kota Cimahi, jumlah peserta yang terlibat dalam Pemecahan Rekor MURI kali ini mencapai 44.000 orang, melebihi target awal sebanyak 30.000 orang peserta, “Jadi dari laporan terakhir ternyata ada kurang lebih 44.000 orang peserta yang ternyata jadi melebihi target. Di kota Cimahi sendiri melibatkan 400 ASN Kota Cimahi,” lanjutnya.
    Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan hari ini selaras dengan aturan berpakaian ASN Pemprov Jawa Barat yang mengenakan busana muslim setiap tanggal 22 di setiap bulannya, “Di Pemprov Jawa Barat dikaitkan dengan Hari Santri, jadi setiap tanggal 22 menggunakan pakaian ala santri, salah satunya sarung. Di Pemkot Cimahi memang belum diterapkan, tapi bukan tidak mungkin kedepannya akan diterapkan hal yang sama. Nanti akan dikoordinasikan dengan Bagian Organisasi yang mengatur terkait pakaian dinas ASN, mudah-mudahan untuk ke depannya Pemkot Cimahi juga menerapkan tanggal 22 menggunakan busana muslim seperti di Pemprov Jawa Barat,” harapnya.
    Lebih lanjut, Indra menjelaskan terkait dukungan terhadap UMKM Kota Cimahi, pihaknya akan terus berupaya untuk mendukung UMKM Kota Cimahi agar mampu bersaing dengan UMKM lainnya, “Pemkot Cimahi memberi dukungan penuh pada UMKM. Kita bina, kita berikan pelatihan, kemudian juga kita promosikan, termasuk hari ini kita rangkaikan dengan acara bazzar. Ada Bazzar UMKM kuliner dan fashion hari ini karena memang temanya Bangga Buatan Indonesia,” tutupnya. (Bidang IKPS).***
  • Pelantikan Ketua APJI Jabar yang Baru, Misi Membangun Jabar Bergizi dan Berdaya Saing

    BANDUNG, VISTA NUSANTARAGelaran Musyawarah Daerah (Musda) III Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Jawa Barat berlangsung meriah di Hotel Topas Galeria, Bandung. Dengan tema besar *“Bangkit dan Berkolaborasi Menuju Jabar Bergizi serta Berdaya Saing”*, acara ini mengundang perhatian luas dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari sektor pemerintahan, industri, dan keamanan. Musda ini juga menjadi momen bersejarah dengan pelantikan Ocha Cahya Tedjawisastra sebagai Ketua APJI Jabar yang baru, serta para Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) APJI dari kota dan kabupaten di Jawa Barat.


    **Hadirnya Para Tokoh Terkemuka**

    Musda III APJI Jabar dihadiri oleh Ketua Umum APJI, Tashya Megananda Yukki, yang dalam pidatonya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha kuliner dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Jawa Barat. “Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan inovasi dan solusi yang dapat memperkuat sektor jasaboga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Tashya dengan penuh semangat.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. R. Vini Adiani Dewi, turut hadir dan menyampaikan pandangannya tentang peran penting APJI dalam mendukung program kesehatan dan gizi pemerintah. “Pengusaha jasaboga memiliki peran strategis dalam memastikan akses masyarakat terhadap makanan yang bergizi dan aman. Melalui kerja sama dengan sektor kesehatan, kita bisa menciptakan dampak positif yang lebih luas,” kata dr. Vini.

    Satuan Tugas Produk Halal yang diwakili oleh Saeful Falah dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat juga menyampaikan pentingnya kepatuhan terhadap standar halal dalam industri makanan. Hal ini, menurut Saeful, adalah upaya untuk memberikan rasa aman bagi konsumen Muslim dan memperluas pasar produk jasaboga di Jawa Barat.

    Sementara itu, melalui platform digital, Badan Gizi Nasional yang diwakili oleh Prof. Dr. Abdul Gofur Ahmad hadir dalam Musda ini dan menekankan pentingnya kesadaran gizi dalam setiap produk yang ditawarkan. “Peningkatan kualitas gizi harus menjadi prioritas utama dalam industri makanan, dan APJI bisa menjadi ujung tombak dalam transformasi ini,” ujar Prof. Abdul melalui sesi daring.

    **Dukungan Pemerintah dan Sektor Keamanan**

    PJ Gubernur Provinsi Jawa Barat diwakili oleh Jafung Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparbud Jabar, Melinda Rizki, S.S., M.M., menyampaikan apresiasi atas komitmen APJI dalam mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif. “Industri kuliner memiliki peran penting dalam menarik wisatawan dan memajukan ekonomi kreatif. Kami berharap APJI dapat terus berinovasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan daya saing Jawa Barat di tingkat nasional dan internasional,” ujar Melinda.

    Dari sisi keamanan dan pertahanan, Kabekangdam III/Siliwangi, Kolonel CBA Faryan Noversyah PPY. S.Sos. CHRMP, dan Kabid Keuangan Polda Jawa Barat, Kombes. Pol. Heni Kresnowati, S.P., S.E., M.Si, juga hadir untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap stabilitas dan pengembangan usaha kuliner. Kombes Heni menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dan kerjasama yang erat antara sektor usaha dan keamanan guna menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif.

    **Pelantikan Ocha Cahya Tedjawisastra dan Para Ketua DPC**

    Pelantikan Ocha Cahya Tedjawisastra sebagai Ketua APJI Jabar yang baru menjadi salah satu sorotan utama dalam Musda ini. Dalam pidato pelantikannya, Ocha menyampaikan visinya untuk membawa APJI Jabar ke arah yang lebih progresif dan kolaboratif. “Tema *‘Bangkit dan Berkolaborasi Menuju Jabar Bergizi serta Berdaya Saing’* mengingatkan kita bahwa untuk maju, kita perlu berjalan bersama, saling mendukung, dan menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan pasar sekaligus memperhatikan kesehatan masyarakat,” ungkap Ocha.

    Tidak hanya itu, pelantikan para Ketua DPC APJI dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat juga menandai babak baru bagi pengembangan APJI di tingkat daerah. Dengan kepemimpinan yang baru ini, diharapkan setiap cabang mampu menjadi pilar yang memperkuat peran APJI dalam memajukan industri jasaboga secara lokal dan regional.

    **Kolaborasi Lintas Sektor dan Harapan Masa Depan**

    Selain tokoh-tokoh di atas, hadir pula Ketua Asgeprindo Jawa Barat, Nico Raymond, yang mendukung pengembangan jaringan antara pelaku usaha jasaboga dan penyedia fasilitas pernikahan di Jawa Barat. Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, menegaskan bahwa kemitraan antara APJI dan Kadin akan membawa dampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kolaborasi antara sektor jasaboga dengan sektor lainnya sangat penting. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang sinergi untuk menciptakan ekosistem yang sehat,” ujarnya.

    Dari sisi ketahanan ekonomi dan kebudayaan, Analis Seni dan Budaya Bakesbangpol Jawa Barat, Dani Hadianto, SE., MAB., turut memberikan pandangan bahwa kekuatan seni dan budaya bisa menjadi bagian dari pengembangan sektor kuliner. Ketua GIPI Jabar, Herman Muchtar, juga hadir memberikan dukungan terkait potensi pariwisata kuliner sebagai daya tarik utama Jawa Barat.

    **Penutup: Membangun Masa Depan yang Lebih Bergizi dan Kompetitif**

    Musda III APJI Jabar ini menandai tonggak penting dalam upaya penguatan sektor jasaboga di Jawa Barat. Dengan pelantikan ketua baru dan komitmen yang diperbarui dari para pemimpin DPC, diharapkan APJI Jabar bisa terus berinovasi dan meningkatkan kontribusinya dalam menciptakan produk makanan yang bergizi, aman, dan berkualitas tinggi. Semangat kolaborasi lintas sektor yang ditunjukkan dalam acara ini menjadi bukti bahwa dengan dukungan bersama, Jawa Barat dapat meraih masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing.***
  • Penyaluran KETM 2024 Terhambat, FKSS Jabar Soroti Kurangnya Regulasi Hibah

    BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Bantuan Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) Tahun 2024 SMA/SMK Swasta sebesar 7 Miliar tidak akan tersalurkan di tahun 2024.


    Berdasarkan Disdik Provinsi Jawa Barat yang disampaikan oleh Sekdisdik, Kasubag Tata Usaha (Keuangan) dan Perencanaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat disebabkan ada temuan Inspektorat diantaranya : 

    1. Tidak ada regulasi khusus (Pergub) karena selama ini regulasinya menggunakan Pergub No. 13 Tahun 2021

    2. Hibah tidak bisa disalurkan setelah 3 tahun berturut-turut

    3. Pengajuan hibah seharusnya H-1

    Menurut Ketua Umum FKSS Jawa Barat Ade Hendriana, S.H., Selasa (12/11/2024), seharusnya kejadian seperti sudah tidak terjadi lagi karena perihal seperti ini sudah pernah terjadi pada BPMU Tahun 2018 dan RMP Kota Bandung Tahun 2020, tidak salur pada tahun anggaran tersebut dan salur di tahun anggaran berikutnya. 

    Pemerintah provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Jawa Barat tidak belajar dari permasalahan sebelumnya. Temuan Inspektorat tersebut pada tanggal 13 Desember 2023, dari Desember 2023 sampai sekarang November 2024 seolah-olah ada pembiaran terhadap KETM 2024, yang dampaknya sekarang terancam tidak tersalurkan di tahun 2024, sedangkan beberapa satuan pendidikan sudah menggratiskan peserta didik KETM tersebut, ujar Ade Hendriana.

    Kalau pengajuan hibah KETM harus H-1 itu sangat tidak mungkin karena penetapan peserta didik KETM itu berdasarkan tarik data dari web PPDB.


    Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat akan menghadap ke Kemendagri didampingi oleh FKSS Jawa Barat dan FKKSMKS Jawa Barat untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. Mudah-mudahan ada diskresi sehingga KETM bisa disalurkan di tahun 2024 jika tidak dipastikan KETM 2024 disalurkan di APBD Murni Tahun 2025 dan sebelum tahun ajaran baru sudah tersalurkan, dan mudah-mudahan tidak hangus karena kita tahu pilkada bulan November ini akan dilaksanakan. Siapapun Gubernur yang terpilih bisa menyalurkan KETM tersebut, kita tahu KETM ini produk politik, tegas Ade Hendriana.

    Harapannya FKSS Jawa Barat meminta HIBAH KETM ini bisa mempunyai regulasi yang jelas seperti BPMU dan RMP Kota Bandung, yaitu Hibah Program yang wajib disalurkan. Kedua hal itupun bisa terwujud hasil unjuk rasa FKSS JABAR, masa sekarang harus unjuk rasa lagi!! Atau kalau tidak bisa hibah program boleh dicoba KETM menjadi Beasiswa.

    Yang paling utama FKSS Jawa Barat berharap siapapun nanti Gubernur terpilih ketika ada kebijakan program bantuan untuk satuan pendidikan harus dikaji dulu dan dibuatkan regulasinya jangan sampai hal seperti ini terulang kembali, pungkas Ade Hendriana.***
  • BPBD Kota Cimahi Gelar Apel Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam

    CIMAHI, VISTA NUSANTARAPemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) gelar apel kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan cuaca di ekstrim di daerah Kota Cimahi tahun 2024-2025 di Halaman Mall Pelayanan Publik jl Aruman Kota Cimahi, Selasa (12/11/2024).


    Kegiatan kesiapsiagaan bencana Kota Cimahi dihadiri oleh Pj. Wali Kota Cimahi Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc., serta Forkompinda Kota Cimahi dari unsur TNI, Polri, PMI kota Cimahi, Damkar, Orari, Dinsos, Dishub, Satpol PP, Kelurahan, Forum PRB, TP PKK, Karang Taruna, Tagana, Dispangtan, Diskominfo, DLH, Disdik, PGRI dan tamu undangan lainnya.

    Dalam amanatnya Pj Walikota Cimahi Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc., menyampaikan selaku Pj mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana di kota Cimahi, guna menunjukan kesiapsiagaan dalam usaha mengurangi resiko dari bencana yang terjadi. 


    Bencana sesuatu yang tidak bisa diprediksi, saat ini kita masuk siaga darurat bencana dengan masuknya di musim hujan. Guna kenyamanan masyarakat kota Cimahi kita siapkan seluruh kapasitas dan potensi yang ada. Semua peralatan dan logistik serta SDM harus siap kapanpun dan dimanapun saat terjadi bencana yang membutuhkan kehadiran kita. Angin kencang hari Sabtu (09/11/2024), terlihat semua mampu bekerjasama dan mengurangi resiko dari bencana yang ada, tutur Dicky.

    Dicky mengaskan semua unsur yang ada dalam kesiapsiagaan bencana untuk lebih siap saat dibutuhkan, sekaligus hari ini bersamaan dengan

    Pencanangan Bulan Dana PMI. PMI lembaga yang tidak mencari profit tetapi sebagai lembaga kemanusiaan. Kepercayaan publik menjadi dasar gerak PMI. Pencanangan Bulan Dana PMI menjadi sarana guna mengukur kepercayaan masyarakat pada PMI. Dan dengan gerakan ini semoga bisa memupuk kebersamaan serta semua puhak bisa terketuk hatinya guna mendukung gerak operasional PMI agar lebih berdaya guna bagi masyarakat secara keseluruhan. Dengan keadaan saat ini ada 4 hal yang harus menjadi skala prioritas dan harus dilaksanakan:

    – Komitmen dan sinergi serta kolaborasi untuk mengantisipasi serta mitigasi bencana 

    – Ketahui dan kesadaran pentingnya kesiapan baik logistik maupun peralatan saat adanya bencana 

    – Skala prioritas pada kapasitas dan kemampuan, belajar adalah mengikat kita sepanjang hayat

    – Tingkatkan kewaspadaan dengan selalu berkomunikasi antar lembaga yang ada

    – Selalu berdoa untuk diberikan kemudahan dan kelancaran 
    Acara apel gelar pasukan siaga bencana Kota Cimahi dengan Inspektur Upacara Kasi Darlog BPBD Kota Cimahi Rohmat, diisi pula dengan 
    penyerahan Surat Keputusan (SK) kesiagaan Kota Cimahi menghadapi bencana dan Pencanangan Bulan Dana PMI secara langsung oleh Pj. Wali Kota Cimahi Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc.***
  • Job Fair Bandung 2024, Lebih dari 2.400 Lowongan Tersedia

    BANDUNG, VISTA NUSANTARA Kota Bandung menyaksikan penyelenggaraan Job Fair 2024 yang berlangsung di Graha Manggala Siliwangi pada tanggal 6-7 November 2024. Acara ini, yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung bersama Sinergi Promosindo, menawarkan lebih dari dua ribu lowongan pekerjaan dari beragam sektor industri. Job Fair ini disambut dengan antusiasme tinggi, terlihat dari jumlah pengunjung yang membludak, mayoritas adalah pemuda-pemudi Kota Bandung yang bersemangat mengajukan lamaran kerja.

    Pembukaan Job Fair dilaksanakan pada pagi hari tanggal 6 November dengan kehadiran berbagai pejabat penting yang mendukung acara ini. Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, SE, SH; Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung, Dr. Maya Himawati, Sp; dan perwakilan Forkopimda Kota Bandung memberikan sambutan. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Drs. Dharmawan, juga hadir dan dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menciptakan peluang kerja di Bandung.

    Acara pembukaan juga dihadiri oleh perwakilan BP2MI, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Kadisnaker Kota Bandung Drs. Andri Darusman, M.Si, Ketua Paguyuban Camat dan Ketua Forum Lurah Kota Bandung, Kepala HC Rekrutmen BJB Pusat Naripan Andika Maulana, dan Pemimpin Bank BJB Cabang Tamansari Yogi Yogiswara. Kehadiran mereka menandakan komitmen bersama dalam mendukung penciptaan lapangan kerja di Bandung.

    Sebagai Ketua Pelaksana dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, Drs. Andri Darusman, M.Si, mengumumkan bahwa Job Fair ini menawarkan total 2.433 lowongan pekerjaan dari 46 perusahaan dari berbagai sektor industri, termasuk perbankan, manufaktur, ritel, dan teknologi. “Kami berharap Job Fair ini bisa menjadi jembatan bagi pencari kerja dan perusahaan untuk menemukan kandidat yang tepat dan memberikan kesempatan kerja yang layak bagi masyarakat,” kata Andri.

    Andri juga menghimbau pengunjung untuk mempersiapkan diri dengan serius, khususnya dalam membawa CV yang terbaik. “Peluang emas untuk berkarir ada di depan mata! Ayo ikuti Job Fair 2024 dan temukan pekerjaan impian Anda! Siapkan CV terbaik Anda dan jangan sia-siakan kesempatan ini!” serunya dengan penuh semangat. Antusiasme ini terlihat dari jumlah pengunjung yang memenuhi lokasi sejak pagi.

    Selama dua hari pelaksanaan, Job Fair ini menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu pencari kerja mengerti kebutuhan industri saat ini. Tidak hanya stan perusahaan, tetapi juga ada sesi konsultasi karir, tips penulisan CV, dan kesempatan wawancara langsung dengan beberapa perusahaan yang berpartisipasi. Disnaker Kota Bandung juga menyediakan layanan konsultasi ketenagakerjaan, memberikan informasi tentang hak-hak pekerja, dan cara melamar pekerjaan dengan benar.

    Salah satu pengunjung, Vira (22), seorang lulusan baru yang baru menyelesaikan studinya, menyatakan bahwa Job Fair ini sangat membantu dalam pencarian pekerjaan di kotanya. “Saya berharap dapat menemukan pekerjaan yang cocok dengan bidang saya. Keberagaman perusahaan yang berpartisipasi di sini memberikan banyak pilihan,” katanya.

    Andri menambahkan bahwa penyelenggaraan Job Fair ini adalah upaya untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kota Bandung. “Kami berencana untuk menyelenggarakan Job Fair ini secara rutin setiap tahun sebagai platform bagi pencari kerja yang ingin mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka,” imbuhnya.

    Lebih dari 40 perusahaan, termasuk beberapa yang terkemuka di Indonesia, telah menunjukkan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan lebih banyak peluang kerja. Keterlibatan institusi seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta perwakilan dari serikat pekerja, memberikan nilai tambah pada acara ini dengan menyediakan informasi tentang jaminan sosial dan perlindungan untuk pekerja.

    Saat ini, ribuan pendaftar telah mengakses aplikasi bima, berharap untuk memanfaatkan peluang yang tersedia sebaik mungkin. “Kami berharap bahwa semua pencari kerja yang hadir hari ini akan menemukan pekerjaan yang mereka harapkan, dan bahwa perusahaan-perusahaan akan menemukan kandidat yang berkualitas,” ujar Hendi Santara dari Sinergi Promosindo.

    Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, Job Fair 2024 diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun masa depan yang lebih cerah bagi tenaga kerja di Kota Bandung.***

?>