?>

Kategori: Pemerintahan

  • Bhumandala Award 2024, Pemkab Bandung Diakui dalam Tata Kelola Informasi Geospasial

    BANDUNG, VISTA NUSANTARAPemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) berhasil meraih Bhumandala Kanaka (Medali Emas) untuk Kategori Kabupaten Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan dalam ajang bergengsi Bhumandala Award 2024 yang diselenggarakan Badan Informasi Geospasial (BIG).
    Penganugerahan penghargaan Bhumandala Award 2024 ini dilaksanakan di Grand Studio Metro TV Citra Media Nusa Purnama PT., Jalan Pilar Mas Utama No.17 Jakarta, Senin (4/11/2024) malam.
    Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik, S.T., M.T., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bandung Drs. H. Tata Irawan Subandi yang menerima langsung penganugerahan penghargaan Bhumandala Kanaka di ajang Bhumandala Award 2024 tersebut.
    Sebelum penghargaan Bhumandala Kanaka itu ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, terlebih dahulu ada proses ekspos terkait pelaksanaan kegiatan penetapan dan penegasan batas (PPB) desa/kelurahan di Kabupaten Bandung yang diinisiasi Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan (PPB Des) Kabupaten Bandung.
    Hal ini diungkapkan Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik melalui Kepala Dinas PMD Kabupaten Bandung Tata Irawan Subandi usai menerima penghargaan Bhumandala Kanaka (Medali Emas) di ajang Bhumandala Kanaka Award 2024 tersebut.
    Untuk meraih penghargaan Bhumandala Kanaka pada tahun 2024 ini, dikatakan Tata Irawan, tentunya melalui proses monitoring dan evaluasi dilakukan tidak hanya pada kinerja simpul jaringan informasi geospasial saja.
    “Namun juga pada penyelenggaraan nama rupabumi, penyelenggaraan informasi geospasial tematik, dan penyelenggaraan informasi geospasial batas desa/kelurahan,” ujarnya.
    Tata Irawan menjelaskan, rangkaian kegiatan Bhumandala Award 2024 ini dikemas Badan Informasi Geospasial sejak tanggal 26 Juli 2024 sampai dengan 20 Oktober 2024 lalu.
    “Penyelenggaran ini merupakan bagian dari rangkaian 1 Dekade Bhumandala Award yang bertajuk Tata Kelola Data Spasial Berkualitas untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.
    Dikatakannya, sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2014, dan untuk kategori Informasi Geospasial Batas Desa dan Kelurahan merupakan penganugerahan penghargaan tahun ke-2.
    “Bhumandala Award informasi geospasial batas desa/kelurahan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi BIG kepada pemerintah daerah yang telah berkoordinasi dan bersinergi dalam penyelenggaraan penegasan batas desa dan kelurahan yang telah melalui tahapan verifikasi teknis,” tutur Tata Irawan.
    Menurutnya, Dinas PMD selaku Perangkat Daerah yang melaksanakan program dan kegiatan penetapan dan penegasan batas desa/kelurahan ini mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung.
    “Dinas PMD turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini tidak sekedar untuk mendapatkan penghargaan, namun bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan (Tim PPB Des) di Kabupaten Bandung yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dalam menjalankan program kegiatannya,” tuturnya.
    Tata Irawan menyebutkan penilaian dalam Bhumandala Award untuk Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan ini meliputi dua kriteria utama yaitu kualitas data dan aktivitas.
    “Proses penilaiannya pun melibatkan Tim Juri dari BIG dan Kementerian Dalam Negeri, serta dilakukan secara transparan, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
    Setelah melalui berbagai tahapan verifikasi dan validasi yang ketat, lanjut Tata Irawan, dilakukan penilaian akhir melalui presentasi dan wawancara. Tim Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dipimpin langsung Kepala Dinas PMD Tata Irawan Subandi, mampu bersaing dengan 41 kabupaten terbaik lainnya. Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung berhasil meraih Bhumandala Kanaka (medali emas) yang merupakan penghargaan utama.
    “Keberhasilan dalam meraih penghargaan ini merupakan hasil kerjasama seluruh komponen Tim PPB Des Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan di Kabupaten Bandung,” kata Tata Irawan dengan nada bangga atas prestasi tersebut.
    “Kami merasa bangga dapat mengikuti kegiatan ini setelah sebelumnya Tim PPB Des berhasil menyelesaikan Peraturan Bupati tentang Peta Batas Desa untuk seluruh segmen batas desa/kelurahan di Kabupaten Bandung,” ucapnya.
    Diungkapkannya, segmen batas desa di Kabupaten Bandung itu sendiri tercatat terdapat 826 Segmen Batas, terdiri dari 92 Segmen Batas Desa/Kelurahan antar Kabupaten/Kota, 279 Segmen Batas Desa/Kelurahan antar Kecamatan, dan 455 Segmen Batas Desa antar Desa/Kelurahan.
    “Seluruh Peraturan Bupati Bandung tentang Peta Batas Desa yang dihasilkan sudah melalui tahapan verifikasi teknis,” ujarnya.
    “Untuk selanjutnya Dinas PMD merencanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati tersebut, serta melakukan monitoring dan evaluasi,” imbuhnya.
    Menurut Tata Irawan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan informasi geospasial yang akurat, berkualitas, dan bermanfaat bagi pembangunan.
    “Informasi batas wilayah desa/kelurahan yang valid sangat penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta penetapan kebijakan pembangunan berbasis spasial,” katanya.
    “Dengan keberhasilan dalam ajang
    ini diharapkan dapat lebih memahami akan pentingnya Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan,” pungkasnya.***
  • Atap Roboh, Gedung Pusat Kebudayaan Ditutup Sementara

    BANDUNG, VISTA NUSANTARAGedung Pusat Kebudayaan akan ditutup seluruhnya untuk sementara waktu. Keputusan ini diambil menyusul insiden robohnya atap di Ruang Gallery, Senin 28 Oktober 2024 lalu.


    Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat menggelar rapat penanganan Gedung Pusat Kebudayaan, Minggu 3 November 2024. Penutupan akan dimulai Selasa 5 November karena gedung akan menjalani proses perbaikan.

    Rapat digelar bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa, dan Ketua Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Retno Raswaty. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat Indra Maha, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat lendra Sofyan, serta beberapa stakeholder terkait.


    Biaya perbaikan nantinya akan menggunakan APBD Provinsi 2024 pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Langkah cepat ini langsung diapresiasi oleh Ketua DPRD Jabar.

    Selama perbaikan, kegiatan seni dan budaya akan dialihkan ke fasilitas lain milik Pemprov Jawa Barat. Nantinya hal tersebut bakal dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.***

  • Kerja Keras Berbuah Hasil! Diskominfo Kabupaten Bandung Raih Dua Penghargaan di 2024

    BANDUNG, VISTA NUSANTARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) raih dua penghargaan sekaligus pada even “Festival Literasi Digital atau VIRAL” dalam rangkaian Satu Data Jabar Award Tahun 2024 yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Kota Bandung, Kamis (31/10/2024) malam. 


    Festival Literasi Digital Tahun 2024 ini dikemas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, sebagai ajang untuk meningkatkan motivasi dan kinerja semakin baik kedepan di jajaran pemerintah. 

    Dua penghargaan yang diraih Diskominfo Kabupaten Bandung ini, yakni Juara 2 Penyelenggara Tata Kelola Data Statistik Sektoral Kabupaten dan Kota (Satu Data Jabar Award Tahun 2024). Kemudian, Metadata Geospasial Terbaik (Satu Data Jabar Award Tahun 2024). 

    Penghargaan ini diterima langsung Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Yosep Nugraha didampingi Bidang Statistik mewakili Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik. 

    Tentunya dengan diraihnya penghargaan terbaik ini menambah catatan sejarah bagi Pemkab Bandung yang ditorehkan Diskominfo melalui ajang peningkatan motivasi dan kinerja di lingkungan pemerintahan. Selain itu untuk membangun sinergitas lebih baik dengan mitra kerja di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung. 


    Usai menerima penghargaan itu, Pjs. Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih Pemkab Bandung melalui Diskominfo. 

    “Saya menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih Kabupaten Bandung melalui Diskominfo Kabupaten Bandung sebagai Juara 2 Pengelolaan Satu Data Provinsi Jabar dan sebagai Pengelola Metadata Geospasial Terbaik Tingkat Provinsi Jabar. Semoga penghargaan yang diraih menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dalam rangka mendukung penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Bandung,” tutur Dikky.

    Demikian pula yang diungkapkan Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Yosep Nugraha. Ia mengungkapkan rasa syukur dan alhamdulilah, setelah menerima dua penghargaan pada ajang Festival Literasi Digital Tahun 2024 itu.

    “Alhamdulillah pada hari ini di even Festival Literasi Digital Tingkat Provinsi Jawa Barat, Diskominfo Kabupaten Bandung atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung mendapatkan dua penghargaan. Yang pertama Juara 2 Kategori Pengelolaan Satu Data Tingkat Jawa Barat Tahun 2024. Kemudian penghargaan kedua, yakni Kabupaten Kota Terbaik dalam Kategori Metadata Geospasial Tingkah Provinsi Jawa Barat Tahun 2024,” ujar Yosep.

    Yosep selaku Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo yang dipimpinnya, khususnya Bidang Statistik.


    “Kemudian juga ucapkan terima kasih kepada para mitra kerja, yaitu Kepala BAPPERIDA (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah), Badan Pusat Statistik dan OPD lainnya di lingkungan Pemkab Bandung. Semoga dengan penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi kita untuk bekerja semakin baik di masa yang akan datang,” pungkasnya.***
?>