?>

Kategori: Jawa Barat

  • Pilkada Jabar 2024: Kosgoro 1957 Jabar Targetkan Paslon Dedi-Erwan Menang 80%

     


    BANDUNG, VISTA NUSANTARA – Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Barat menargetkan kemenangan telak bagi pasangan calon nomor urut 4, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, pada Pilkada Jawa Barat 2024. Mereka optimis bisa meraih hingga 80 persen suara dalam pemilihan yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

    Ketua PDK Kosgoro 1957 Jawa Barat, Aria Girinaya, menyatakan bahwa hasil survei terbaru menunjukkan elektabilitas Dedi Mulyadi telah mencapai 77,81 persen. Hal ini memperkuat keyakinan mereka untuk memenangkan pasangan yang dikenal dengan sebutan “Dermawan” tersebut.

    “Alhamdulillah, survei Kang Dedi hari ini menunjukkan angka 77,81 persen. Kami di Kosgoro 1957 siap menggerakkan kader hingga ke akar rumput, serta memperkuat dukungan di setiap tempat pemungutan suara (TPS),” kata Aria dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) PDK Kosgoro 1957 Jawa Barat di Grand Hotel Preanger, Bandung, Minggu (6/10/2024).

    Aria juga menjelaskan bahwa selain mobilisasi kader di tingkat akar rumput, Kosgoro 1957 akan memberikan bimbingan teknis (bimtek) di setiap TPS dalam waktu dekat, sebagai bagian dari strategi pemenangan.

    “Insya Allah, kami optimis. Berdasarkan pengalaman, setiap calon yang kami dukung selalu menang,” tambahnya.

    Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara, turut menyampaikan rasa syukurnya atas hasil survei yang positif bagi pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. Menurut Iswara, angka 77,81 persen menunjukkan sinyal kemenangan mutlak jika Pilkada diadakan saat ini.

    “Kami bersyukur, survei Kang Dedi dan Kang Erwan sudah mencapai 77,81 persen. Artinya, jika Pilkada dilaksanakan hari ini, kita sudah menang mutlak,” ungkap Iswara yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Dedi-Erwan.

    Lebih lanjut, Iswara menegaskan bahwa mereka akan terus bekerja keras untuk meningkatkan elektabilitas pasangan tersebut hingga mencapai target 80 persen. Ia optimis, mengingat pada Pilkada 2018, Dedi Mulyadi berhasil menang dengan perolehan 32 persen suara.

    “Target kami adalah 80 persen. Kang Dedi sebelumnya menang dengan 32 persen suara pada 2018, dan kali ini kami yakin bisa melampaui angka itu,” ujar Iswara yang juga Wakil Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Jawa Barat.

    Dengan strategi dan persiapan yang matang, PDK Kosgoro 1957 dan Partai Golkar Jawa Barat optimis dapat mengantarkan pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan menuju kemenangan besar pada Pilkada 2024. ***

  • Rekomendasi Kuliner di Bandung yang Nikmat, Murah, Ramah di Kantong

    VISTA NUSANTARA – Bandung merupakan kota yang dikenal
    dengan sejuknya udara dan keindahan alamnya, serta menyimpan segudang kuliner
    lezat yang wajib dicoba. Bagi para pencinta kuliner, berburu makanan enak
    dengan harga terjangkau di Bandung adalah hal yang menyenangkan. Berikut
    beberapa rekomendasi tempat makan yang bisa kamu kunjungi:

    1. Warung Nasi Bu Eha


    Warung nasi legendaris ini selalu menjadi favorit banyak
    orang. Dengan menu rumahan yang sederhana namun kaya rasa, seperti nasi liwet,
    lauk pauk lengkap, dan sambal yang menggoyang lidah, Warung Nasi Bu Eha adalah
    pilihan tepat untuk mencicipi cita rasa asli Bandung.

    2. Mie Kocok Simpang Raya


    Mie kocok adalah salah satu ikon kuliner Bandung. Kuah kaldu
    yang gurih, mie kuning yang kenyal, dan taburan kikil serta tauge membuat mie
    kocok menjadi hidangan yang sangat menggugah selera. Mie Kocok Simpang Raya
    adalah salah satu tempat yang terkenal dengan kelezatan mie kocoknya.

    3. Batagor Haji Isan


    Batagor adalah camilan khas Bandung yang terbuat dari adonan
    tepung ikan yang digoreng dan disajikan dengan saus kacang. Batagor Haji Isan
    adalah salah satu penjual batagor tertua dan paling populer di Bandung.
    Teksturnya yang lembut dan saus kacangnya yang gurih membuat batagor ini selalu
    laris manis.

    4. Boemi Joglo


    Bagi Anda yang ingin menikmati suasana makan yang lebih
    santai dan nyaman, Boemi Joglo adalah pilihan yang tepat. Restoran ini
    menyajikan berbagai macam menu khas Sunda dengan harga yang terjangkau. Selain
    itu, suasana pedesaan yang kental akan membuat Anda merasa seperti sedang makan
    di rumah sendiri.

    5. Warung Nasi Bu Imas


    Warung nasi ini terkenal dengan menu nasi timbelnya yang
    lengkap. Nasi timbel disajikan dengan berbagai macam lauk pauk, seperti ayam
    goreng, ikan goreng, tempe goreng, dan sambal. Rasanya yang autentik dan
    harganya yang murah membuat Warung Nasi Bu Imas selalu ramai pengunjung.

     

  • Rekomendasi 5 Tempat Wisata Murah Meriah dengan Pemandangan Indah di Kota Bandung

    VISTA NUSANTARA – Bandung adalah kota dengan beragam wisata yang selalu memanjakan mata, selain itu Bandung juga terkenal dengan kulinernya yang sangat variatif yang memiliki cita rasa lezat. Oleh karena itu Bandung selalu memberikan kesan ngangenin bagi para pengunjungnya. 
    Selain itu dengan keramah tamahan perilaku orang Bandung yang membuat kota ini menjadi salah satu magnet wisata di Pulau Jawa. 
    Enggak heran juga, kalau tiap akhir pekan, ada ribuan bahkan puluhan ribu masyarakat luar kota yang memilih Kota Bandung sebagai destinasi liburan pendek mereka!
    Sebenernya ada hal yang menjadi keunggulan wisata di Bandung yaitu ‘harga tiket’ tempat wisata yang relatif murah. Oleh karena itu, berikut 10 rekomendasi tempat wisata murah di Bandung: 
    1. Kiara Artha Park


    Kiara artha Park terletak di Jl. Banten, Kebonwaru, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat 40272. Buka dari Senin-Minggu dari jam 10.00-21.00 WIB
    Sesuai dengan namanya Kiara Artha Park adalah sebuah taman yang memiliki pemandangan yang sangat indah, menyejukkan mata, dan juga menenangkan pikiran. 
    Kegiatan yang bisa dilakukan disini adalah jalan jalan santai sambil keliling taman, menikmati pemandangan dengan sewa sepeda atau skuter. 
    Harga tiket masuk ke Kiara Artha Park ini adalah dengan cukup membayar Rp 10.000
    2. Babakan Siliwangi City Fores


    Babakan Siliwangi City Fores terletak di Jl. Tamansari No.90, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
    Taman Kota Babakan Siliwangi memiliki forest walk yang membuat kita serasa berada di dalam hutan. Forest walk menyajikan fasilitas bagi pejalan kaki untuk menikmati suasana hutan kota yang terbentang sepanjang dua kilometer.
    Di sini bisa menikmati suasana segar area hutan. Kemudian berjalan-jalan, olahraga maupun menjadi area swafoto tanpa harus menembus lebatnya hutan.
    Babakan Siliwangi City Fores  buka pada Senin-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB dan  Sabtu-Minggu pukul 08.30-17.00 WIB. Tidak dikenakan biaya sepeserpun. 
    3. Tepi Kota Healing


    Tepi kota Healing terletak di Jl. Padang Golf, Sukamiskin, Kec. Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat 40293.
    Tiket masuknya pun sangat terjangkau, hanya Rp 10.000 yang bisa ditukar dengan air mineral atau minuman ringan.
    Tepi Kota Healing buka pada Senin-Jumat pukul 08.30-18.00 WIB, dan pada Sabtu-Minggu pukul 08.30-20.00 WIB. 
    Selain bisa jalan-jalan mengelilingi area taman seluas 5 hektar, pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas tambahan dengan harga terjangkau seperti berkeliling dengan sepeda listrik, naik kuda, memberi makan kelinci, ikan, angsa, dan domba.
    4. Museum Gedung Sate


    Museum Gedung Sate terletak di Jalan Diponegoro Nomor 22, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.
    Harga tiket masuk ke museum Gedung Sate relatif murah yaitu hanya Rp 5.000.
    Museum Gedung Sate beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.30 – 16.00 WIB. Namun uniknya di sini adalah  wisatawan yang ingin berkunjung wajib melakukan reservasi maksimal satu hari sebelum jadwal kunjungan.
    Penggunjung melakukan reservasi melalui Whatsapp/ Instagram. Pengunjung melakukan pembayaran di Lokasi Museum dan mendapatkan Tiket Masuk Museum. 
    Fasilitas yang di dapatkan dari Museum ini diantaranya Auditorium pemutaran film sejarah gedung sate, Interactive glass (menampilkan informasi melalui grafis), Virtual Reality 3D Gedung Sate, Augmented Reality Pembangunan Gedung Sate, Merchandise Shop, Edukator Bersertifikasi, Interactive Floor, dan Architarium.
    5. Taman Hutan Raya


    Taman Hutan Raya terletak di Kompleks Tahura, Jl. Ir. H. Juanda No.99, Ciburial, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40198.
    Disini ada wisata sejarah, yaitu Goa Jepang, Goa Belanda, Patahan Lembang, prasasti kerajaan Thailand. Juga wisata agro, karena banyaknya jenis pepohonan yang ada disini dan juga diberi nama pada batangnya. Selain itu juga bisa menikmati keindahan beberapa air terjun yang ada disini.
    Tahura buka pada Senin – Minggu pukul 08.00 – 16.00 WIB. Untuk wisatawan yang berkunjung ke Taman Hutan Raya Ir H Djuanda harus membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 (wisatawan nusantara) dan Rp 55.000 (wisatawan mancanegara).
    Itulah beberapa rekomendasi wisata murah di Kota Bandung. Untuk rekomendasi selanjutnya pantau terus ya jangan sampai terlewatkan.
  • 10 Sertifikat KIK diraih Pemerintah Kota Cirebon Tepat di Hari Jadi Kota Cirebon ke 597 Tahun



    VISTA NUSANTARA – Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Cirebon ke-597 tahun tepat pada tanggal 27 Juli 2024,  Kota Cirebon hari ini menerima 10 Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) yang mencakup 7 Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) dan 3 Pengetahuan Tradisional (PT). Pemberian sertifikat ini merupakan langkah penting dalam upaya melestarikan budaya lokal yang kaya dan beragam.

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat melalui Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Andi Taletting Langi menyerahkan sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) langsung kepada Pj. Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi yang diantaranya sebagai berikut:

    1. Pengetahuan Tradisional Sega Jamblang

    2. Pengetahuan Tradisional Docang

    3. Pengetahuan Tradisional Empal Gentonh

    4. Ekspresi Budaya Tradisional Upacara Perkawinan Kasultanan Cirebon

    5. Ekspresi Budaya Tradisional Panjang Jimat Kraton Kasepuhan Cirebon

    6. Ekspresi Budaya Tradisional Tari Bedaya Rimbe

    7. Ekspresi Budaya Tradisional Tari Topeng Cirebon

    8. Ekspresi Budaya Tradisional Maca Babad

    9. Ekspresi Budaya Tradisional Goong Renteng

    10. Ekspresi Budaya Tradisional Jamasan Cirebon

    Acara penyerahan sertifikat KIK ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh budayawan setempat. Adapun tetangga kota Cirebon, yakni Pemerintah Kabupaten Cirebon tak mau kalah dan menyatakan keinginannya untuk mendapatkan sertifikat serupa, mengingat pentingnya pengakuan dan pelestarian budaya di wilayah tersebut.

    Dalam kesempatan pertama, Pj Walikota Cirebon mengapresiasi atas kepedulian negara melalui Kementerian Hukum dan HAM untuk melindungi kekayaan intelektual komunal berupa ekspresi budaya tradisional dan pengetahuan tradisional yang ada di kota cirebon. Pj Walikota Cirebon masih meyakini bahwa masih terdapat ekspresi budaya tradisional maupun pengetahuan tradisional yang belum tersentuh, mengingat Kota Cirebon memiliki sejarah budaya yang panjang.

    KIK telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di wilayah Jawa Barat. Sertifikat ini tidak hanya berfungsi sebagai pengakuan formal atas kekayaan budaya yang dimiliki, tetapi juga sebagai alat pelindungan hukum terhadap eksploitasi yang tidak sah. Dengan adanya sertifikat KIK, budaya lokal akan lebih terlindungi dan terjaga keasliannya.

    “Pelestarian budaya adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan melindungi kekayaan budaya lokal, kita turut berkontribusi pada kelestarian identitas bangsa,” tambah Kadivyankum Jabar, Andi Taletting Langi.
    Acara penyerahan sertifikat KIK ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat upaya pelestarian budaya di wilayah Jawa Barat dan di seluruh Indonesia. Dengan dukungan semua pihak, warisan budaya yang kaya dan beragam ini dapat terus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.
  • Persatuan dalam Keragaman: Alkautsar Cipaku Expo 2024 Menyatukan Budaya dan Generasi


    Vista Nusantara – Pondok Pesantren Alkausar Cipaku, Cianjur, bersiap untuk menjadi pusat keramaian dan inspirasi pada 4-6 Juli 2024. Dalam rangkaian acara Alkausar Cipaku Expo 2024, pesantren ini akan memamerkan potensi santri, alumni, dan masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan menarik.

    Karbaval Budaya Santri: Membangun Karakter dan Kreativitas

    Acara ini akan dibuka dengan Karbaval Budaya Santri, sebuah apel tahunan yang menampilkan semangat dan disiplin santri Alkausar Cipaku. Selain apel, kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan workshop kepesantrenan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri dalam aspek-aspek kehidupan pesantren.

    Puncak acara Karbaval Budaya Santri adalah penampilan spesial dari artis Ivo Chu, yang akan menghibur dan menginspirasi para santri serta pengunjung dengan karyanya.

    Alumni Fair: Membangun Jaringan dan Menebar Inspirasi

    Alumni Fair menjadi wadah bagi para alumni Alkausar Cipaku untuk berkumpul kembali, berbagi pengalaman, dan membangun jaringan. Acara ini akan dimeriahkan dengan wisuda kelulusan bagi para alumni yang telah menyelesaikan pendidikannya di pesantren.

    Talkshow Lintas Alumni akan menghadirkan alumni sukses dari berbagai bidang, baik di dalam maupun di luar negeri. Mereka akan berbagi kisah inspiratif perjalanan hidup dan karir, serta memberikan motivasi kepada para santri untuk meraih cita-cita.

    DKM Competition: Merajut Ukhuwah Islamiyah

    DKM Competition akan menguji kemampuan dan kreativitas para anggota DKM (Dewan Kemahasiswaan) dari berbagai desa di Kecamatan Sukawang. Kompetisi ini berfokus pada budaya religi Barzanji, sebuah tradisi lisan yang mengajarkan nilai-nilai Islam dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

    Melalui DKM Competition, diharapkan dapat tercipta semangat persaudaraan antar DKM, serta terjaga dan dilestarikan budaya religi di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

    Culture Cianjuran: Merayakan Keunikan Budaya Lokal

    Culture Cianjuran akan menjadi ajang untuk mempromosikan dan melestarikan budaya lokal Cianjur. Acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti haul dan doa bersama, penampilan dari pendakwah nasional, serta lantunan ayat suci Al-Quran oleh Qori Internasional, Sigit Abdullah, Lc.

    Sigit Abdullah, Lc merupakan juara 3 MTQ Internasional yang di ikuti oleh 66 Negara yang di laksanakan oleh Pemerintah Republik Mesir di Kota Port Sa’id tahun 2022. Kehadirannya akan menjadi inspirasi bagi para santri dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas baca Al-Quran.

    Acara Culture Cianjuran juga akan dimeriahkan dengan penampilan Rajah Kacapi, sebuah alat musik tradisional khas Cianjur yang akan menghidupkan suasana dengan alunan musik yang merdu.

    Expo: Menampilkan Potensi Santri dan Masyarakat

    Expo Alkausar Cipaku 2024 akan menjadi platform bagi para santri dan masyarakat sekitar untuk memamerkan hasil karya dan produk unggulan mereka.

    Berbagai UMKM produk santri dan masyarakat akan di tampilkan dalam bazar yang akan diselenggarakan selama tiga hari. Pengunjung dapat berbelanja produk-produk berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung para pelaku UMKM lokal.

    Selain bazar, expo juga akan menyediakan santripreneur Corner, sebuah area khusus untuk para santri yang ingin mengembangkan bisnis mereka. Di sini, mereka dapat mendapatkan bimbingan dan pelatihan dari para pengusaha sukses, serta berjejaring dengan investor potensial.

    Penutup

    Ketua penyelenggara, KH. Dede Abdul Muiz, dan pimpinan pondok pesantren, KH. Usep Abdul Azis Lc, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan acara ini.

    Alkausar Cipaku Expo 2024 diharapkan menjadi momentum penting bagi Pondok Pesantren Alkausar Cipaku untuk memperkenalkan potensi santri, alumni, dan masyarakat kepada khalayak luas.

    Acara ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, membangun jaringan, dan berbagi inspirasi. Dengan berbagai kegiatan menarik yang diusung, Alkausar Cipaku Expo 2024 pasti akan menjadi momen yang berkesan bagi semua pihak yang terlibat.***

  • Peringati Hari Buruh Internasional, Bey Machmudin Ajak Buruh Hadirkan Kegiatan Positif

        Jawa Barat, VN – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengajak para pekerja untuk mengisi peringatan Hari Buruh Internasional dengan aktivitas yang bermanfaat dan positif bagi masyarakat.

    Hal itu dikatakannya usai meresmikan revitalisasi Jembatan Cikarang penghubung Kawasan Industri EJIP – MM2100 di Kabupaten Bekasi, Rabu (1/5/2024).
    “Mari kita peringati Hari Buruh ini dengan kegiatan yang positif dan berdampak baik bagi masyarakat,” ujar Bey Machmudin.
    Bertepatan dengan peringatan Hari Buruh, Bey berharap semua buruh dapat menghadirkan acara yang positif karena menurutnya, hal itu dapat meningkatkan soft skill yang dimiliki para buruh.
    “Mari kita peringati Hari Buruh dengan kegiatan positif dan kondusif, juga untuk meningkatkan skill seperti pekerja di Bandung menggelar simposium, yang juga dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota,” imbuhnya.
    Bey mengungkapkan pula bahwa pemerintah merasakan dampak dari kinerja para buruh dalam mendorong perekonomian nasional.
    “Pemerintah telah menetapkan Hari Buruh sebagai hari libur, jadi artinya pemerintah mengakui bahwa tenaga kerja buruh memiliki peranan penting bagi ekonomi nasional,” pungkas Bey. (h.jbr)
  • Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Phinera Wijaya, Kami akan Awasi Kinerja BUMD Jabar

        Jawa Barat VN – DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti pencapaian kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat. Khususnya yang belum mencapai target maksimal sesuai dengan perencanaan yang telah disampaikan.

    Hal tersebut mengemuka saat Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB syariah Soepomo, BJB Cabang Ashim Ashari dan Jasa Sarana, Kamis (25/4/2024)
    Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Phinera Wijaya mengatakan, kunjungan Komisi III untuk melihat kinerja mitra kerja komisi III untuk triwulan pertama di tahun 2024 ini ada beberapa catatan untuk kami evaluasi seperti BUMD yang sudah bisa mandiri atau memberikan keuntungan untuk jawa barat seperti BJB dan MUJ ( Migas Utama Jabar ) namun BUMD lain masih jauh dari harapan
    “Komisi III menyalakan kinerja BUMD yang dinilai masih belum optimal dalam mencapai targetnya untuk awal tahun 2024 ini. Dan seperti yang kita ketahui memang BUMD seperti BJB atau MUJ itukan memberikan deviden atau keuntungan yang signifikan untuk Jawa Barat. Namun penelitian – perusahaan yang lain masih bisa belum memenuhi harapan kita semua dan masih harus mendapatkan pantauan dan dorongan” tutur Phinera.
    Phinera menambahkan,seluruh pimpinan dan anggota di Komisi III akan selalu mengawasi dan mendukung serta mencari dimana kendala dan permasalahan dari BUMD – BUMD ini. Sehingga seluruh BUMD Jabar dapat memberikan kontribusi PAD yang maksimal untuk provinsi.
    “Kita (Komisi III-red) akan selalu mengawasi dan mendorong serta bersama-sama akan mencari dimana letak kendala dan permasalahan yang mereka hadapi. Tentu kitapun harus mencari cara dan solusi yang terbaik sehingga seperti harapan kita semua nantinya bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk Provinsi Jawa Barat,” tutup Phinera Wijaya.(h.jbr)
  • Bey Machmudin Sampaikan Pendapat terhadap Tiga Ranperda Prakarsa DPRD Jabar

        Jawa Barat, VN – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar di gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/4/2024).

    Pada rapat paripurna kali ini, terdapat dua agenda rapat. Pertama, yakni tentang Perubahan Keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan dari Fraksi Partai Demokrat.
    Agenda rapat pertama dilaksanakan berdasarkan surat dari Fraksi Partai Demokrat kepada Ketua DPRD Jabar yang menugaskan Andi Zabidi menjadi anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Jabar menggantikan Dede Chandra Sasmita.
    “Perubahan tersebut ditetapkan pada rapat paripurna kali ini,” ucap Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat.
    Sedangkan agenda rapat kedua, yakni Penyampaian Pendapat Gubernur Jawa Barat terhadap Tiga Rancangan Perda Prakarsa DPRD Jabar.
    Bey Machmudin menyampaikan bahwa dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar yang telah dilaksanakan pada 19 April 2024, Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jabar telah menyampaikan Ranperda Prakarsa.
    Pertama, yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Pelindungan Konsumen.
    Kedua, Ranperda tentang Penyelenggaraan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.
    Ketiga, Ranperda tentang Tata Kelola Penelitian, Pengembangan dan Penerapan llmu Pengetahuan, dan Teknologi Jawa Barat.
    “Ketiga ranperda prakarsa dimaksud tak lain adalah untuk pelindungan masyarakat dan kemajuan pembangunan daerah Provinsi Jawa Barat,” ucap Bey Machmudin.
    Terkait Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen, Bey menuturkan bahwa konsepsi dasar dalam penyusunan ranperda ini pada hakikatnya tidak boleh bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
    Menurut Bey, dalam pelaksanaannya memerlukan penguatan peran pemda provinsi yang tentunya harus sesuai dengan kewenangan daerah provinsi.
    Maka rumusan Ranperda tentang Penyelenggaraan Pelindungan Konsumen diarahkan agar dapat memberikan perlindungan terhadap hak-hak konsumen serta pengaturan hak dan kewajiban pelaku usaha barang dan penyedia jasa sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
    Sehingga adanya urgensi dan dorongan untuk membentuk Perwakilan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (PBPKN) Provinsi, Bey berpandangan harus selaras dengan tugas Badan Perlindungan Konsumen Nasional sebagaimana diatur dalam UU No 8 Tahun 1999.
    “Namun di sisi lain akan beririsan dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar pada Bidang Perlindungan Konsumen serta tugas pokok dan fungsi BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen),” kata Bey.
    Dengan begitu pengenaan sanksi dalam ranperda tidak boleh bertentangan dengan sanksi yang sudah diatur dalam UU No 8 Tahun 1999 dan perda hanya dapat mengatur sanksi terhadap pelanggaran yang belum diatur dalam undang-undang.
    Terkait Ranperda tentang Penyelenggaraan Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Bey berujar bahwa kekhususan pemenuhan hak asasi manusia penyandang disabilitas menjadi perhatian utama untuk menjamin melaksanakan kehidupannya tanpa adanya diskriminasi.
    “Sehingga negara wajib hadir untuk memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi dengan sangat baik,” ucapnya.
    Seiring berjalannya waktu, sambung Bey, Perda No 7 Tahun 2013 perlu diganti untuk diharmonisasikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta mampu menanggapi berbagai permasalahan kehidupan penyandang disabilitas di Jabar.
    Dalam hal pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas, sebagian telah diejawantahkan dalam beberapa perda lainnya, seperti perda mengenai penyelenggaraan pendidikan, kesehatan, penyelenggaraan perlindungan anak, perhubungan, kepariwisataan, dan ketenagakerjaan.
    Sehingga untuk ranperda ini, Bey menegaskan perlunya peran dan tanggung jawab pemda untuk menyediakan griya/panti sebagai tempat penampungan sementara dan diberikan berbagai fasilitas bagi penyandang disabiltas sampai mereka mampu mandiri.
    “Pengenaan sanksi bagi keluarga penyandang disabilitas yang melakukan penelantaran kepada anggota keluarganya yang menjadi penyandang disabilitas, kiranya perlu untuk dipertimbangkan,” kata Bey.
    “Juga peran serta masyarakat pada penyelenggaraan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas,” sambungnya.
    Diselaraskan
    Terakhir, terkait Ranperda tentang Tata Kelola Penelitian, Pengembangan dan Penerapan llmu Pengetahuan,dan Teknologi Jawa Barat, Penjabat Gubernur Jabar mengusulkan untuk dapat diselaraskan kembali menjadi Penyelenggaraan Sistem IImu Pengetahuan dan Teknologi.
    “Argumentasi dasar kami untuk dimohonkannya penyelarasan kembali atas judul ranperda menjadi Penyelenggaraan Sistem llmu Pengetahuan dan Teknologi, terletak pada keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat dibatasi oleh locus atau wilayah, namun arah dan pelaksanaan kebijakannya yang dapat dibatasi oleh kewenangan daerah,” tuturnya.
    Maka sesuai dengan amanat UU No 11 Tahun 2019 mewajibkan pemda mengembangkan invensi dan inovasi sehingga substansi pokok dalam ranperda dapat dilakukan pengembangan dan penyelarasan dalam hal pemda untuk bersinergi dalam memfasilitasi pengembangan inkubasi teknologi, kemitraan industri hingga pengembangan kawasan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan kesiapan dan keunggulan daerah.
    “Oleh karena itu, selayaknya arah ranperda adalah harmonisasi kebijakan dan strategi provinsi pada upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kearifan lokal, termasuk pembinaan pendayagunaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Bey Machmudin. (h.jbr)
  • MUSRENBANG 2024, Sekda Jabar: Penyusunan RPJPD 2025 – 2045 Jadi Pertaruhan Jabar

        Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJPD 2025 – 2045 merupakan fase kritis dan jadi pertaruhan Jabar karena ada bonus demografi.

    “Tekad kita sebagaimana visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025 – 2045, Jabar menjadi provinsi termaju, tentu harus berkorelasi, harus bersinergi dengan skenario nasional yang sudah didesain,” ujar Herman Suryatman pada acara Musrenbang 2024, di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Senin (22/4/2024).
    Musrenbang tahun ini juga spesial karena dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) Abdullah Azwar Anas.
    Herman mengatakan, Pemdaprov Jabar akan menjadi yang terdepan dalam perencanaan pembangunan, sampai tahap berikutnya yakni pengorganisasian, eksekusi, sampai monitoring dan evaluasi.
    “Starting pointnya adalah perencanaan pembangunan, karena itu kita harus sukses berencana, berarti kita merencanakan untuk sukses,” cetus Herman.
    Herman mengatakan Pemdaprov Jabar saat ini diminta Menteri PAN RB untuk menjadi role model dalam menjalankan reformasi birokrasi.
    “Faktanya reformasi birokrasi Jabar adalah salah satu yang terbaik di tingkat nasional, ini tentu harus kita jaga, harus kita pertahankan dan paling substansial adalah bagaimana berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.
    “Bukan hanya indeksnya saja yang tinggi, yang paling penting reformasi birokrasi ini memberi efek berdampak pada peningkatan kesejahteraan, salah satunya mengurangi pengangguran,” tambahnya.
    Menurutnya, angka pengangguran Jabar saat ini 7,4 persen dan Indeks Ratio Gini di angka 0,42 persen. Herman berharap angka tersebut dapat diturunkan.
    “Harapannya kita bisa turunkan secara signifikan, kita akan turunkan sehingga Jawa Barat menjadi provinsi termaju,” tutupnya. (h,jbr)
  • HARI JADI SUMEDANG, Bey Machmudin Ingin Sumedang Kembali Menjadi Paradijs van Java

        Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap Kabupaten Sumedang bisa kembali menjadi ‘Paradijs van Java’ atau surga dari Jawa yang dulu sempat melekat pada daerah ini.

    Hal itu disampaikan Bey saat memberikan sambutan pada rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Jadi ke – 446 Kabupaten Sumedang, Senin (22/4/2024).
    “Selamat Ulang Tahun yang ke-446 untuk Kabupaten Sumedang semoga dalam perjalanan ke depan, semangat kebersamaan dan kerja keras kita dapat membawa Sumedang kembali menjadi ‘Paradijs van Java,” ucap Bey.
    Bukti yang menggambarkan bahwa Sumedang seperti surga ditemukan dalam sebuah buku berjudul ‘Het Paradijs van Java’ yang ditulis seorang penulis ternama asal Belanda bernama Wijnand Kerkhoff.
    Buku tersebut, merupakan satu-satunya tulisan yang memberikan gambaran bagaimana sesungguhnya potensi wisata ekologi dan budaya Kabupaten Sumedang di masa lalu.
    Bey mengatakan, julukan Paradijs van Java sebenarnya masih relevan disandang Sumedang. Menurutnya kabupaten yang terbentuk pada 22 April 1578 kaya sumber alam yang indah dan budaya yang kental ditengah era modern saat ini.
    “Saya yakin dengan sinergi dari semua pihak Sumedang bisa Sumedang akan menjadi daerah terbaik dengan julukan Paradijs van Java-nya,” ujarnya.
    Pemda Provinsi Jabar, kata Bey, akan terus mendukung kemajuan Sumedang. Berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumedang akan terus dijalankan, seperti peningkatan infrastruktur, kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.
    “Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentu akan terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan Kabupaten Sumedang,” katanya.
    Rapat paripurna istimewa ini merupakan puncak peringatan Hari Jadi ke – 446 Kabupaten Sumedang setelah berbagai acara digelar sejak beberapa hari lalu.
    Peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema ‘Sabilulungan Rempug Jukung Sauyunan dina Ngawujudkeun Sumedang Beyond Sehati.
    “Semoga tidak hanya sekadar menjadi slogan, tetapi juga menjadi pijakan bagi setiap langkah yang diambil untuk membangun Sumedang yang lebih baik,” harap Bey. (h.jbr)
?>